Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Tidak Miskin, Mas!

Aku Tidak Miskin, Mas!

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Menyembunyikan Identitas / Pelakor jahat / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Leni Anita

Marsya, seorang istri yang selalu di hina oleh suami dan keluarga nya hanya karena dia dianggap karyawan di salah satu toko kue.

Tapi tanpa sepengetahuan keluarga suami nya, bahwa toko kue itu adalah milik nya dan dia adalah seorang sarjana.

Dia sengaja menyembunyikan identitas nya atas permintaan sang ibu, kini Marsya tahu sendiri seperti apa suami nya dan juga keluarga nya.

Selain di berikan nafkah yang jauh dari kata cukup, Marsya juga di duakan oleh suami nyam dengan seorang wanita yang merupakan rekan kerja suami nya di kantor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09

"Bu, Marsya sudah memasak untuk makan malam kita semua, tolong hargai dia!" Pak Amin menasihati istri nya.

"Apaan masak beginian, cuma ayam rebus saja!" Bu Ana menunjuk ke meja makan.

"Ibu sudah belanja tadi, kenapa ibu tidak sekalian belanja bumbu. Bagai mana Marsya mau memasak nya jika tidak ada bumbu nya!" Pak Amin berkata pada istri nya.

"Dia memang istri yang tidak berguna, sudah miskin tidak ada guna nya lagi!" Dani berkata pada ayah nya.

Hati Marsya merasa di remas mendengar ucapan suami nya, selama ini dia sudah banyak berkorban. Untuk menutupi kekurangan uang belanja selama ini, Marsya menggunakan uang pribadi nya. Setiap hari mereka bisa makan enak dengan uang nya Marsya, tapi mereka masih menyebut nya miskin dan tak berguna.

******

Hari ini Marsya tidak pergi ke toko kue nya, dia pergi ke rumah orang tua nya. Marsya sudah sangat rindu pada Mama dan Papa nya.

Marsya langsung di sambut oleh mbak Tini ketika tiba di rumah orang tua nya, mbak Tini adalah seorang Art di rumah orang tua nya Marsya. Mbak Tini sudah lama bekerja di rumah orang tua nya Marsya.

"Non Marsya, silahkan masuk non!" Sapa mbak Tini ramah saat Marsya memasuki halaman rumah orang tua nya.

"Mama sama Papa ada mbak?" Tanya Marsya pada mbak Tini.

"Ibu ada di dalam non, tapi bapak sedang keluar tadi!" Jawab mbak Tini.

"Ya udah deh mbak, aku masuk dulu!" Marsya pamit pada mbak Tini.

Marsya langsung masuk ke dalam rumah orang tua nya, dia tidak melihat keberadaan nya Mama nya sama sekali. Tapi Marsya tahu di mana Mama nya berada saat ini, Marsya langsung menuju ke tempat itu.

"Mama,,,!" Sapa Marsya ketika dia menemukan seseorang yang dia cari.

"Marsya, kau di sini nak!" Mama Lili meletakkan sesuatu yang ada di tangan nya di atas meja.

"Iya Ma, Marsya datang!" Marsya langsung memeluk tubuh nya Mama nya dengan erat.

"Gimana keadaan kamu nak?" Mama Lili melepas kan pelukan nya dan membingkai wajah putri bungsu nya dengan kedua tangan nya.

"Seperti yang Mama lihat, aku baik- baik saja!" Jawab Marsya sambil tersenyum.

"Syukur lah kamu datang ke sini nak, ada hal penting yang mau Mama sampai kan sama kamu nak!" Mama Lili membimbing tangan Marsya untuk duduk di bangku yang ada di gazebo.

"Papa mana Ma?" Tanya Marsya karena sejak tadi memang dia tidak melihat kehadiran Papa nya.

"Papa sedang keluar nak, dia sedang meninjau perkebunan teh di puncak!" Jawab Mama Lili.

Orang tua Marsya memang memiliki perkebunan teh yang luas di daerah puncak, dan semua itu tentu saja tidak di ketahui oleh Dani dan juga keluarga nya. Karena setahu mereka bahwa Marsya adalah anak orang miskin, dan mereka tidak tahu siapa sebenar nya Marsya.

"Ayo duduk nak!" Mama Lili membimbing tangan Marsya agar segera duduk.

Ibu dan anak itu duduk di gazebo yang berada di taman samping rumah, mbak Tini pun datang mengantar kan minuman dan cemilan untuk mereka berdua.

"Maaf kan Marsya Ma!" Tiba - tiba Marsya meminta maaf pada Mama Lili.

"Ada apa nak?" Tanya Mama Lili dengan lembut.

Mama Lili berpura - pura tidak tahu apa yang terjadi pada putri nya, Galih sudah menceritakan semua nya pada Mama Lili. Mama Lili ingin mendengar semua nya secara langsung dari mulut putri bungsu nya.

"Maaf kan Marsya Ma, karena dulu Marsya sempat berburuk sangka sama Mama. Sekarang Marsya tahu seperti apa mas Dani dan juga keluarga nya!" Marsya berkata pada Mama nya dan kini dia tidak mampu lagi membendung air mata nya.

"Sudah lah nak, jangan menangis lagi. Kami semua ada di sini dan tidak akan pernah meninggal kan mu!" Mama Lili mengusap puncak kepala sang anak yang di balik jilbab.

"Mas Dani dan keluarga nya hanya memandang seseorang dari harta saja, dan parah nya lagi sekarang dia berselingkuh dengan rekan kerja nya!" Kini Marsya tidak mau lagi menyembunyikan sesuatu dari Mama nya.

"Sekarang apa yang ingin kau lakukan? Apakah kau ingin terus bertahan di sana?" Tanya Mama Lili pada Marsya.

"Aku ingin mendapat kan lebih banyak bukti tentang perselingkuhan mereka Ma, setelah itu aku akan menggugat cerai mas Dani. Aku akan menunjuk kan siapa aku sebenar nya dan akan membuat mas Dani dan keluarga nya menyesal!" Ujar Marsya dengan tatapan berapi - api.

"Bagus nak, kamu tidak boleh terus terpuruk dan membiarkan mereka semua berbuat sesuka hati nya pada mu!" Mama Lili menyemangati putri nya.

"Bulan depan kan pesta pertunangan Mas Galih dan mbak Arum, Ma. Aku akan membuat mereka terkejut denga kehadiran ku di sana. Akan ku permalukan mas Dani dan juga selingkuhan nya di acara tersebut!" Marsya berkata pada Mama Lili.

"Itu ide yang bagus nak, Arum dan Galih memang akan mengundang semua karyawan nya di dalam acara pertunangan mereka. Buat Dani dan selingkuhan nya malu, biar kan semua orang di sana tahu bahwa kau adalah istri nya!" Mama Lili mendukung rencana Marsya.

"Iya Ma, di tempat kerja nya mas Dani bilang pada semua orang bahwa dia masih lajang dan akan menikah dengan Mela. Aku akan membuat mereka malu dan di hujat oleh semua orang!" Marsya sudah bertekad akan membalas perbuatan mereka semua.

Marsya melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan nya, sudah hampir jam 5 sore. Dia pun berpamitan pada Mama nya untuk pulang.

"Ma, Marsya pulang dulu, kapan - kapan Marsya datang lagi!" Marsya pamit pada Mama nya.

"Iya nak, kamu hati - hati dan jaga diri mu baik - baik di sana. Kabari Mama dan yang lain nya jika kau butuh sesuatu!" Mama Lili mengingat kan putri nya.

"Baik Ma, Assalam mu'alaikum!" Marsya pun mencium tangan Mama nya.

"Wa' alaikum salam!" Jawab Mama Lili.

Mama Lili pun mengantar kan putri nya hingga ke mobil, Marsya memang sengaja membawa mobil nya sendiri hari ini. Dia tidak menggunakan jasa sopir nya, karena sopir nya hari ini pergi mengantar kan Papa nya ke puncak memeriksa perkebunan teh milik mereka.

Marsya menyimpan mobil nya terlebih dahulu di rumah nya, setelah itu baru lah dia pulang ke rumah mertua nya dengan menggunakan ojek online. Karena hari sudah sore, Marsya ingin lebih cepat sampai karena itu lah dia mengunakan jasa ojek online.

Marsya tiba di depan rumah mertua nya, dan dia melihat mobil Dani sudah terparkir di halaman rumah nya.

"Tumben mas Dani udah pulang, biasanya dia pulang malam!" Guman Marsya dengan heran.

Marsya melihat pintu yang setengah terbuka, dan di depan pintu ada sepasang sepatu Wanita. Marsya mengernyit kan kening nya, dia penasaran siapa tamu wanita yang datang ke rumah nya?.

1
Lila
typo nya luar biasa thor...
echa purin
👍
Lina Ina
thor jgn tido yea...banyak kesalahan atas nama2 saya baca saya yg betul kan 🤣🤣
Dewa Nara
berpapasan kali Thor 🤭
Arda Aldi
maksudnya radio ini apa ya kak AQ sulit memahami nya,maaf kak banyak tipo salah sebut nama tolong kalau bisa d perbaiki ya kak supaya pembaca tidak bingung
Kevin-Prince 91
pantesan terus di gangguin suami sama mertuanya,lha tinggal ke pengadilan agama/sewa pengacara aja buat cerai gak ada niat buat di urus banyak alesannya 🤭
Kevin-Prince 91
katanya toko ramai,duit di kasir banyak bgt,jiaaaakh cuma 2,850.000
amit",terus pemukulan terhadap pelayan tokonya gimana?
Kevin-Prince 91
aneh bgt gak sih,kan dulunya mela ngontrak,nah pak Anton juga kaya gak punya harga diri,ngapain tinggal di rumah besan?
cari rumah sewaan lah.
Kevin-Prince 91
padahal org kaya raya gugat cerai itu mudah sekali,tinggal sewa pengacara beres,apalagi sudah banyak bukti"
Kevin-Prince 91
babu tidak mau di suruh",lha ngapain kerja?!
Tari Suparyani
sampai kebawa,ikut emosi
Kevin-Prince 91
aneh bgt si Marsya,masa villa keluarganya tapi nanya ke tunangan kknya,pakai logika dong!
kenapa tidak bertanya pada papa&mama,atau pada KK kandungnya sendiri yg jelas" lebih paham ttg villa itu?!
Kevin-Prince 91
laki" gitu aja di tangisin!
buang ke sungai amazon biar di makan ikan piranha
Kevin-Prince 91
padahal ada UUD pernikahan juga,
bisa di laporkan,ngapain ribet,adu mulut nambah darting
Kevin-Prince 91
buat apa tetap tinggal bila sudah tidak di nafkahi?
bahkan di jadikan babu gratisan?!
tinggalin aja bukti udh ada,pusing amat
Kevin-Prince 91
rasain lah dari awal harusnya jadi istri smart,jgn bodoh.
T Sa
aku paling kagak suka..novel lebay ng masuk diakal🤣🤣🤣

dia mencari bukti.bukti apalagi thorrr??

dikantor, ada arumi yg jadi buktinya

authornya erorr ya🤣🤣
T Sa
hanya di novel saja..ada wanita kaya raya..yg udah ketahuan diselingkuhi tapi masih bodoh🤣🤣
Serepina Silalahi
kasihan juga dgn Mela
Serepina Silalahi
ibu dan anak sdh mendapatkan ganjarannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!