Indonesia
NovelToon NovelToon
Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Maya Maheswari adalah CEO muda, anggun, dan dingin yang memimpin konglomerat terbesar di Indonesia. Sementara Leo, suami yang dinikahinya lewat perjanjian kontrak, hanyalah mantan prajurit berpenampilan santai yang bekerja sebagai pengawal pribadinya. Dianggap sebelah mata oleh keluarga besar Maheswari, Leo selalu diam dan berdiri tegap satu langkah di belakang sang istri.

Namun, di balik sikap tenangnya, Leo menyimpan identitas rahasia sebagai pendiri jaringan keamanan dan intelijen global yang memegang kendali atas data rahasia para elite dunia. Saat intrik pengkhianatan dari dalam perusahaan mulai mengancam nyawa dan takhta Maya, Leo perlahan membuka topengnya. Demi melindungi wanita yang dicintainya, sang pengawal siap mematahkan setiap konspirasi membuktikan pada dunia siapa penguasa sebenarnya di balik bayangan Sang Ratu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 9

"Berbeda bagaimana?" tanya Maya. Jarinya menahan pinggiran layar laptop, menatap Leo di kegelapan temaram ruang utama penthouse.

Leo memperbaiki posisi duduknya di sofa. Kaus hitam yang ia kenakan mencetak jelas bahunya yang tegap. "Serangan di basement tadi malam adalah peluru terakhir mereka yang membabi buta. Ketika rencana kasar itu gagal, Hendra dan orang di belakangnya tidak punya pilihan selain bertaruh habis-habisan di RUPS besok."

Maya menyipitkan mata. "Artinya mereka bakal lebih agresif?"

"Bukan cuma agresif, Maya, tapi nekat," sahut Leo dingin. "Selama ini kamu bertarung sendirian sebagai CEO muda yang diremehkan. Kamu bertahan hanya dengan mengandalkan integritas dan dokumen. Tapi mulai besok, kamu punya benteng yang tak bisa mereka tembus."

"Maksudmu... kamu?"

"Saya, dan semua jaringan yang saya gerakkan di balik bayangan," jawab Leo penuh kepastian. "Hendra mengira dia bertarung melawan keponakannya yang tidak punya sokongan militer atau intelijen. Dia tidak tahu kalau setiap jengkal pergerakannya, aliran dana tersembunyinya, hingga daftar orang bayarannya sudah ada di telapak tangan saya."

Maya menatap suaminya lama. Kejujuran dan dominasi yang terpancar dari kalimat Leo membuat jantungnya berdesir kencang. Pria ini bukan lagi sekadar sosok pengawal yang pendiam atau suami kontrak yang acuh tak acuh. Di balik kesederhanaannya, Leo adalah penguasa tak kasat mata yang siap meratakan siapa pun yang mengancam dirinya.

"Kamu benar-benar yakin RUPS besok akan berjalan sesuai rencana kita?" gumam Maya, menurunkan suaranya hingga menjadi bisikan halus.

"Bukan cuma sesuai rencana, Maya," Leo berdiri dari sofa, melangkah pelan mendekati sisi ranjang tempat Maya duduk. Langkah kakinya tanpa suara di atas karpet tebal. "Besok adalah hari di mana Hendra dan sekutunya sadar kalau mereka sudah salah memilih lawan."

Leo berhenti tepat di samping ranjang. Tingginya yang menjulang menciptakan bayangan protektif di atas tubuh Maya. Ia mengulurkan tangan, jemarinya yang hangat dan sedikit kasar menyentuh pelan pinggiran laptop Maya, lalu membantunya menutup layar komputer jinjing itu secara perlahan.

"Sekarang, matikan laptopmu," kata Leo lembut namun tak bantah. "Seorang Ratu butuh istirahat yang cukup sebelum memimpin pertempuran."

Sentuhan singkat jemari Leo di atas tangannya membuat aliran hangat merambat di dada Maya. Ia menatap wajah suaminya dari jarak dekat meneliti rahang tegas, tatapan mata tajam yang kini melunak, dan aroma maskulin yang begitu menenangkan. Untuk pertama kalinya dalam satu tahun ini, Maya merasa aman. Benar-benar aman.

"Leo," panggil Maya pelan saat Leo hendak berbalik kembali ke sofanya.

"Ya, Maya?"

"Terima kasih... karena tidak membiarkanku bertarung sendirian."

Leo menghentikan langkahnya, menoleh seraya menyunggingkan senyum tipis sebuah senyuman tulus tanpa rahasia yang membuat ketampanannya makin memikat.

"Pernikahan ini mungkin dimulai dengan kesepakatan di atas kertas, Maya," sahut Leo rendah, suaranya berat membelah keheningan malam. "Tapi janji saya untuk melindungimu dibuat dengan nyawa. Selamat tidur, Boss."

Maya mengangguk pelan. Ia merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk, menarik selimut sutra hingga sebatas dada. Saat sakelar lampu dimatikan dan ruangan kembali diselimuti kegelapan temaram, Maya mendengar deru napas teratur Leo dari arah sofa dekat jendela.

Di luar, rintik hujan masih membasahi kaca penthouse, tetapi di dalam ruangan itu, rasa cemas yang menghantuinya bertahun-tahun lenyap sepenuhnya. Sang CEO Maheswari Group akhirnya bisa memejamkan mata dengan tenang, tahu bahwa di kegelapan malam, sang pengawal rahasia sedang bersiaga menjaga setiap detik tidurnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!