Indonesia
NovelToon NovelToon
Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Status: tamat
Genre:Single Mom / Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:668.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Jalur Langit

Disa ingin memberi kejutan berupa kehamilan yang telah lama dinanti-nanti, tetapi dia malah mendapatkan kejutan lebih dulu dari Cakra. Cakra membawa pulang Risa yang sedang hamil anaknya.

Dari pada menerima Cakra, yang jelas-jelas sudah mengkhianatinya, dan harus menerima Risa sebagai madunya, Disa memilih pergi dengan membawa anak Cakra yang dia sembunyikan.

"Jangan menyesal setelah aku pergi."

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jalur Langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Kegiatan Disa sekarang selain membantu ibunya di warung, Disa juga mulai aktif lagi di media sosial. Konten yang sekarang Disa buat adalah tentang masak memasak. Ibunya tidak mengizinkan Disa bekerja, dan Disa tidak mau hanya menjadi beban bagi ibunya saja.

Kalau masalah uang, Disa tidak perlu khawatir. Ia masih mempunyai tabungan hasil menjadi konten kreator saat bersama Cakra. Ditambah lagi harta hasil gono gini dan nafkah masa iddah yang kemarin Disa dapat dari Cakra. Ia pun mendapatkan tambahan uang dari Hadrian yang diam-diam memberikannya uang cukup banyak tanpa sepengatahuan Cakra atau pun Yuni.

Sekiranya Disa tidak bekerja hingga ia melahirkan, Disa tidak akan kekurangan uang. Jumlah tabungannya terbilang banyak.

Tentunya, Rahmi pun tidak akan pernah membiarkan anak dan cucunya hidup kekurangan. Pendapatannya dari warung lebih dari cukup untuk biaya hidup mereka.

Semenjak Disa ada di rumah, Vina jadi sering datang saat ia ada waktu luang. Gadis yang masih melajang di usia dua puluh lima tahun itu marah-marah saat tahu keputusan Disa yang tetap merahasiakan kehamilannya dari Cakra.

"Enak di dia dong kalau gitu. Dia gak tau kalau kamu lagi hamil, jadinya dia kayak lepas tanggung jawab gitu. Harusnya kamu kasih tau dia dong, Dis, biar dia tetap ngasih kamu uang. Enak aja nggak ngasih kamu uang buat biaya hamil. Hamil itu kan makanannya harus bergizi, harus rutin cek up ke dokter tiap bulan, harus rutin USG biar tau keadaan janinnya, terus obat sama vitaminnya juga nggak murah. Harusnya kan si Cakra yang keluar uang buat bayar semuanya!" omelnya panjang kali lebar.

Disa jadi tergelak, "Iya ... Nanti aku bakalan ngasih tau sama dia di waktu yang tepat kok, tenang aja. Kemarin aku belum ngasih tau karena aku sama Mas Cakra belum resmi cerai. Kalau sekarang kan kami udah resmi cerai dengan talak tiga, jadi nggak apa-apa kalau sekarang dia tau aku lagi hamil. Kan udah nggak bisa balikan." Disa mengusap perutnya.

Mulut Vina ternganga, "Talak tiga? Serius kalian udah talak tiga?"

"Iya," Disa mengangguk. "Kalau nggak percaya tanya aja sama ibu." Ia mengerling ibunya yang sedang sibuk membuatkan pecel untuk Vina.

"Pinter juga ya kamu, Dis," puji Vina memegang tangan Disa. "Biar makin nyesel tuh si Cakra. Aku yakin dia pasti bakal nyesel, nyesel banget karena udah ngelepas kamu apalagi kalian udah talak tiga!"

Disa hanya tersenyum tipis. Rahmi sudah selesai membuat pecel. Ia sajikan pecel itu di depan Vina.

"Makan tuh nyesel!" sembur Vina sebelum mulai menyantap pecelnya.

Disa dan Rahmi serentak tertawa.

"Ngomong-ngomong, kamu belum punya calon, Vin? Atau minimal pacar gitu," tanya Disa.

Pertanyaan itu lumayan sensitif bagi Vina. Namun karena Disa yang bertanya, Vina tidak merasa marah. Mereka sudah bersahabat sejak kecil. Vina tahu niat Disa bertanya seperti itu hanya karena ia ingin tahu, bukan ingin menyudutkan seperti orang-orang sebab Vina belum menikah di usia yang seharusnya sudah stabil untuk membangun rumah tangga.

"Ngeliat kamu kayak gini kok aku jadi yakin nggak mau nikah. Married is scary," jawab Vina.

"Heh, nggak semuanya pernikahan kayak aku tauk. Liat dong ibu sama ayah aku, mereka harmonis dan langgeng kok, nggak ada yang selingkuh. Malah ibuk nggak mau nikah lagi sejak ditinggal sama ayah, karena nggak mau mengkhianati ayah katanya. Masih banyak kok laki-laki yang baik dan setia kayak ayah. Aku cuma kurang beruntung aja dapatnya laki kayak Mas Cakra."

Vina terkekeh. "Iya sih, tapi banyak perempuan yang curhat di medsos saat ditanya hal apa yang pernah terjadi di hidup yang paling mereka sesali. Dan jawabannya hampir sama, MENIKAH! Mereka nyesel setelah ngalamin kehidupan setelah menikah itu."

"Artis-artis juga banyak yang cerai. Sekelas penyanyi yang udah cantik banget aja bisa diselingkuhi apalagi anomali kayak aku coba," sambung Vina.

Disa dan Rahmi tergelak semakin keras.

"Tapi ... Menikah itu adalah ibadah terpanjang dalam hidup karena berlangsung seumur hidup. Terlepas dari menikah itu menyeramkan atau tidak, banyak pahalanya loh," Rahmi ikut berkomentar.

Disa mengangguk setuju.

"Ibu kasih contoh yang sederhana saja nih misalnya kayak Disa. Disa kan suka masak, jadi selama dia menikah sama Cakra, dia setiap hari masak yang enak-enak buat Cakra. Dan nggak cuma sehari dua hari aja, kalau hubungan langgeng kan bisa seumur hidup Disa melakukan itu. Nah itu bisa mendatangkan pahala buat Disa."

"Lah ngapain masak?" sahut Vina, membuat senyum di bibir Disa dan Rahmi lenyap. "Banyak warung, banyak resto, banyak kafe. Cakra juga kaya raya, ngapain kamu repot-repot masak?"

Disa tidak tahan untuk tidak menjitak kepala Vina. "Susah emang ngomong sama anomali!"

Vina meringis, mengusap-usap kepalanya yang habis dijitak oleh Disa.

"Sakit. Jangan jitak kepalaku juga dong!"

Vina ingin membalas perbuatan Disa, namun Disa yang menyadari sudah lebih dulu menghindar. Sudah biasa kedua perempuan itu seperti itu, Rahmi hanya geleng-geleng kepala.

Rahmi berkata, "Ibu doain semoga kalian nantinya akan mendapatkan jodoh yang baik, setia, dan pastinya sayang dan cintaaaaa banget sama kalian, ya? Aamiin."

"Aamiin," balas Disa.

"Aamiin. Semoga Cakra segera mendapatkan karma yang setimpal," sambung Vina.

Astaga Vina! Masih ajaaa!

Sebuah motor sport berwarna hitam berhenti di depan warung. Pengendaranya membuka helm full face yang menutup kepalanya, kemudian ia memesan makanan kepada ibunya Disa.

"Bu, mau nasi sama ayam bakarnya dibungkus dua porsi ya."

Ketiga wanita yang ada di sana menoleh.

"Mas Rayyan. Lagi di rumah, Mas? Tumben kelihatan," sahut Rahmi yang kemudian langsung membuat pesanan laki-laki itu.

"Iya, Bu, Lagi dapat cuti tiga hari," pria itu menjawab. Lalu, tatapannya menyadari adanya Disa dan Vina di salah satu meja.

"Hai," sapanya. Mereka saling mengenal.

"Hai," balas Vina. "Pulang kapan Ray?"

"Tadi pagi." Rayyan lalu tersenyum pada Disa yang juga sedang menatapnya. "Hai, Dis. Lagi nginep di rumah ibu?" tanyanya.

"Hai. Iya nih, lagi nginep di rumah ibu," jawab Disa sekenanya. Tak ada yang memberitahukan jika Disa memang tinggal di rumah ibunya sekarang.

Rayyan mengangguk paham. Ia mengambil duduk di salah satu kursi, menunggu pesanannya selesai dibuat.

Vina langsung mengajak Disa berbisik-bisik sambil melirik cowok gagah itu. Gagah, kulitnya putih bersih, badannya tinggi tegap.

"Sekarang Rayyan udah jadi pilot. Dia jarang pulang sekarang."

Disa angguk-angguk kepala. "Udah sukses ya sekarang, ikut senang deh."

"Iya." Vina melirik Disa, lalu mengerling Rayyan. "Mantanmu kan itu?"

Diingatkan tentang status Rayyan, Disa langsung melotot.

*

"Ibu, ini ada paket." Salah seorang pekerja di rumah melapor kepada Risa sambil mengulurkan paket yang dibungkus rapi.

"Ya, makasih." Risa menerima paket tersebut dengan kening mengernyit.

"Perasaan aku nggak pesen apa-apa deh, kok ada paket ya," gumamnya merasa heran.

Risa naik ke kamarnya untuk membuka paket misterius tersebut. Seingatnya, Risa tidak sedang memesan apa pun, itu sebabnya ia merasa heran dengan kedatangan paket ini.

Tanpa merasa curiga, Risa membuka bungkus paket. Isi di dalamnya cukup membuatnya terkejut. Terbelalak lebar kedua matanya. Dadanya berdetak kencang.

Kirim uang sejumlah lima puluh juta secepatnya, atau semua foto-foto ini akan jatuh ke tangan suamimu!

Tertulis surat ancaman di antara foto-foto Risa yang terlihat sedang tidur bersama laki-laki lain. Bukan Cakra.

...****************...

1
Katherina Ajawaila
bener kan segala cara di halalkan sm Cakra, ngk malu Cakra pd hal lebih tua tapi akalnya busuk, malu sm yg muda, Rayyan bjar muda tapi brilillian, malu donk nm doank CEO, tapi cetek
Katherina Ajawaila
belagu jd perempuan udh jendes, So jual mahal ada yg mau angkat derajatnya tp belagu, gemes pengen tonjok aja
Katherina Ajawaila
Disa plinplan, yg jalan ini nanti berdua bukan org" ko bodok, giliran yg baik masukkan nya di bantah, giliran ngancurin di trima, gimana sih Disa, pantesan aja gampan di tikung, jadi muak 🤑
Omah Tien
mama raiyan baik ya mau bermantu janda sdh punya anak
Ellina Seraphine
kan.. kan.. gw tebak Risa hamil bukan anaknya Cakra.. 🤣
Katherina Ajawaila
iya bener kelamaan kAllau 1 thn 40 hr nya bocil aja biar tar belah duren nya barengan sm 40 hr lahir nya si kembar
Katherina Ajawaila
Disa jgn mau balik sm Cakra jikok, jorok ngk jelas bekas jablai piala bergilir😡
Katherina Ajawaila
habis nge jablai. percaya aja itu pelacur mu hbs lahiran juga ngk ada takut nya, mmg dasar anjing betina bentar lg juga bunting 😆
Katherina Ajawaila
kereeen lah Rayyan, biar kejengkang Cakra😁
Katherina Ajawaila
waaaauuu keren lah Dosa jadi istri kspten Rayyan, pilot booo, biar keje. ngk ang bu yuni liat baby nya pasti yg cewek mukanya Cakra 🥰
Katherina Ajawaila
org Bpk nya Bukan kamun, kamu hanya pencuci dot nya aja Cakra, yg nk bisa gambil lah muka nya, apa lg kalau di tes DNAnya, jauh k laut ngk kelihatan😆
Katherina Ajawaila
lo aja bego Cakra kenapa Risa bekelit paduin sm Andre, itu lo hanya tempat cuci botol yh di manfaatin
Katherina Ajawaila
mantap karna aku hamil anak Andre bukan kamu mas, jawab pelacur
Katherina Ajawaila
kelar ketahuan bejad nya Risa semoga 🤬
Katherina Ajawaila
pelacur ketahuan srjengkak lg langsung cabut loh 5 huruf. perek aja belagu. 😔
Katherina Ajawaila
nmnya pelacur nhk. mungkin nolak krn mmg profesinya, semoga ketahuan biar msk dua" di prodeo. mantap kan jablai 🤑
Katherina Ajawaila
m yuni ngk takut dosa ua ngejilit kelar
s" menantunya yg asli yg mana yg udh bolong br di amgkatsntu yg mana, biar aja pasti bakal ketahuan nanti nya
Katherina Ajawaila
mantap, kabualan terus, org pelacur ya pinter ngeles aja
Katherina Ajawaila
mantap lo Tida pelacur receh ngk. malu jual lendir sana sini belum aka kena penakut kelamin 🤬
Katherina Ajawaila
mati aja lo Cakra yg lo anter bukan darah daging mu, ntar juga ketahuan 😖
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!