[ peringatan isi cerita ini berisi kekerasan dan pembunuhan dan banyak adegan sadis atau Gore rasisme radikalisme dan yang lain lain di dalamnya disarankan yang tidak sanggup dengan konten seperti ini thor sarankan jangan di baca ini dan harus di atas 17+
cerita ini cukup dark ]
Taka sebelum reinkarnasi
seorang yang selalu mengurung diri di dalam kamar saat kelas 2 SMA aku berhenti dan tidak masuk sekolah lagi karena aku trauma,
Setiap harinya aku hanya bermain game dan makan lalu tidur dan seterusnya hanya begitu saja yang aku lakukan setiap hari suatu saat aku membeli sebuah game Galge kencan simulasi dan aku memainkannya
"wah tokoh utama ternyata lemah , sering di bantu oleh Heroinenya lagi tokoh-tokoh gadis nya memang sangat cantik dan imut imut , siapa pangeran yang mengesalkan ini.!!
" Dia sombong sekali dan sangat tengik.!! jangan hanya karena Kau tampan dan kau bisa melawanku..!!
Di game Galge ini mempunyai sistem RPG dan sangat sulit boss nya sangat kuat kuat
Satu karakter Villain pun muncul dalam game
"Jadi di last boss nya , memang sih dia sangat kuat sekali aku akan menyelesaikan game ini hiya..!!!
Tokoh villain utamanya bernama Taka ia mempunyai rambut berwarna putih silver dan mata yang hijau dan wajah yang tampan , ia juga teman masa kecil dari Heroine pertama yang bernama tifa von effort dia memang wajah yang manis dan imut rambut nya berwarna coklat dan mengikat rambut dengan dua bagian twins tail
Sepertinya Taka ini menyukai tifa makannya ia melawan pemeran utamanya untuk dirinya sendiri
"ah aku memang suka gadis berkucir dua sangat imut..
#5 hari 5 malam kemudian
"aku akhirnya menyelesaikan semua route di game nya termasuk route Harem "
( suara perut lapar )
Perut ku mengeluarkan suara
"ah aku sangat lapar , ngantuk sekali mata ku tidak kuat lagi "
Aku mulai berdiri dan aku pergi keluar rumah
"sepertinya aku pergi ke supermarket dulu"
Suara pintu terbuka
(Kriik)
Pandangan ku mulai pudar dan menjadi sangat gelap tubuhku tidak berdaya
"apa ini..? aku kenapa kenapa semuanya mulai gelap, apa aku akan berakhir disini di tempat ini padahal aku masih belum punya pacar ah..
(Terjatuh..)
haru mulai membuka matanya
"hah..!! apa itu aku mati.!! Dan aku dimana tempat apa ini..?
haru pun tiba-tiba berada di tengah kota kuno semuanya terlihat sangat asing baginya tidak pernah melihat ini sebelumnya
"aduh..!! kepalaku sakit sekali, kenapa aku masih hidup tadi aku baru saja mati..?
Aku melihat sebuah kaca di sebuah toko
"ini kan.? aku..!!! kenapa wajahku jadi begini dan rambut berwarna putih silver dan aku masih terlihat seperti anak kecil, apa yang terjadi padaku sebenarnya!! "
haru yang telah reinkarnasi
menjadi sangat panik dan mengeluarkan keringat dingin ia sangat bingung
" apa yang terjadi padaku sebelumnya terjatuh dan mati tiba-tiba aku ada disini jangan-jangan cuma satu mungkin doang "
"aku reinkarnasi..!!!
" Kenapa bisa begitu bukan kah itu hanya di komik dan novel aku seperti aku terlahir kembali aku benar-benar rainkarnasi "
Seorang anak gadis memangil nya
"ada apa Taka tingkah mu sangat aneh lu apa yang sedang kamu lakukan?
Taka terkejut dia memanggilnya seperti itu
" Heh Taka
" siapa itu apa anak gadis ini kenal
denganku " gumam nya
" apa kamu mengenalku? " ucap nya
Wajahnya menjadi terlihat sangat bingung
"hah..? jangan bercanda Taka..!! aku akan marah loh..
"tidak aku tidak bercanda, apa kamu kenal denganku
"Kau kenapa sih Taka sikapmu tiba-tiba menjadi sangat aneh apa kepalamu sakit.?
"iya kepalaku sedikit sakit entah kenapa "
"Apa kau Baik-baik saja setelah ini kita periksa mu oke "
"Iya..??
Sebenarnya apa yang sedang terjadi disini ini semua terlihat sangat nyata
Tunggu Taka bukan Taka itu villain utama di game itu jika dilihat lihat wajahnya sama jangan jangan!!
ini bukan dunia ini adalah dunia game galge itu?! Tidak mungkin ini hanya mimpi pasti ini cuma Mimpi saja
"hey kamu coba tolong cubit pipiku "
"iya aku mengerti ini kamu yang suruh loh Taka "
Dia menarik pipiku dari kedua sisi
Aku merasa sakit
"aduh..!! sakit..!! ini bukan mimpi , aku merasa sakit "
"tentu saja ini bukan mimpi dasar bodoh apa yang dari tadi kamu pikirkan Taka?
Berarti jika aku menjadi Villain di game itu maka hidupku nanti aku berakhir tragis aku tidak menginginkan itu aku akan menjadi baik dan menolong orang
Berarti gadis ini?
"tifa von effort "
"yah itu memang namaku kenapa kau tiba-tiba memangil nama lengkap ku?
Taka pun tersenyum ku padanya dan menggandeng tangganya lalu berlari
"tidak ada aku hanya ingin memanggilmu saja jadi kita akan kemana tifa?
"kenapa kau tiba-tiba senyum seperti itu tapi yah iya kita pergi ke tempat itu?
"tempat itu apa itu?
"tempat yang kau akan tunjukkan padaku katanya kau akan mengajarkan aku mengunakan sihir..
Eh memang event ini ada di dalam gamenya seingat ku memang benar orang yang mengajarkan sihir ke tifa itu Taka ia itu aku
Biasanya seperti itu ada tempat yang tinggi dan kosong seperti gunung atau tebing
# Taka 8 tahun tifa 8 tahun
Benar juga di dunia ini sihir dapat digunakan
Sama seperti di dalam gamenya
#30 menit kemudian
Aku sampai di tepi tebing yang luas dan indah
"wah indah sekali.. "
Sepertinya dia terlihat senang syukurlah
"kalau begitu ayo kita mulai "
"iya ayo "
" ngomong-ngomong cara mengeluarkan sihir bagaimana? aku tidak tahu sama sekali apa yang harus aku lakukan , oh iya bagaimana dengan yang seperti di dalam komik apakah sama atau tidak
Aku akan mencobanya " gumam Taka
" Pertama aku harus fokus dan gunakan imaginasi untuk membentuk sihir
Aku akan mengeluarkan fire ball saja " gumamnya sambil mengangkat tangan nya
" Pertama udara yang mengandung gas dan bahan peledak yang mudah terbakar dan menjadi satu percikan api kecil dan jadi lah
Sebuah bola api keluar dari tangan kanan ku
Api itu berwarna biru dan besar
"aku? berhasil.. aku berhasil mengunakan sihir " ucap Taka yang terlihat senang
"wah hebat Taka kau mengeluarkan api dari tanganmu dengan mudah sekarang coba kau lancarkan itu coba kau arah kan itu ke pohon yang di sebrang itu " ucap tifa sambil bertepuk tangan
"baiklah akan aku coba Fire ball..!!! Tembak.!!
Bola api itu melesat kencang dan mengarah pohon itu dan seketika bola api itu mengenai pohon itu dan
(Duarr!!!!)
Ledakan besar terjadi dan bukan hanya pohon saja yang harus disekitarnya juga hancur lebur menjadi debu
"tidak mungkin kan.?? Bisa sekuat itu padahal cuma fire ball biasa.?
Tifa terkejut dan hanya melongo dan terdiam
"se.. seperti itu salah ku seharusnya aku tidak menyuruhmu mengunakan itu ahaha...? Taka??
"Aku..aku sangat bersemangat ini sedikit menyenangkan aku harus mencoba yang lainnya "
"hey Taka jangan berlebihan loh.? Nanti bisa hancur semuanya karena hutan ini dekat dengan kota kau harus menahan diri oke.?
"oke aku akan menahan diri tenang saja "
Coba aku hanya mengatakan nama dari sihirnya saja dan sambil berimajinasi
Skill Enchant : flying
Tubuh ku tiba-tiba menjadi sangat ringan dan terangkat ke angkasa dan aku terbang
"wah aku terbang? ini
menyenangkan sekali"
"Taka terbang apa aku sedang bermimpi
Taka pun mencoba mencubit pipinya sendiri
"aduh!! bukan mimpi Taka benar-benar terbang "
"hey tifa lihat aku, aku bisa terbang yahu.!!
" Ada yang harus aku coba
Apa aku bisa membuat senjata " gumamnya
" Skill: membuat, dan juga Enchant " gumam nya dengan fokus
" aku akan mengabungkan pistol dengan pedang " gumam taka
Seketika munculah sebuah pistol yang mempunyai bilang yang sangat tajam
Dan terbentuklah sebuah senjata baru pistol dan pedang menjadi satu, aku akan memakainya : Bruinhilde
"wow keren juga ini Bruinhilde namanya cocok dengan bentuknya
Aku akan mencoba mengunakan sihir dengan menggunakan Bruinhilde
Fire ball dan sihir tanah dan jadi lah magma
Aku menekan pelatuknya dan menembaknya nya
(Dor dor dor!!!)
Aku berhasil mengenai sasaran
"Aku berhasil aku sudah tahu cara kerja mengunakan sihir"
Taka pun menyimpannya Bruinhilde di kantong bajunya
" Sekarang aku akan mulai sedikit serius aku mengangkat tangan kiriku ke atas seketika awan menjadi mendung dan menjadi gelap
Petir dan tambah dengan angin dan menjadi badai dan gabungkan dengan mudah mengeluarkan listrik " gumam Taka yang mengangkat kedua tangan ke atas langit
Sebuah bola petir merah besar ada di tangan kiri nya dan bola angin besar di tangan kananku aku mengabungkan keduanya dan menjadi sangat besar dan dahsyat
Cuaca menjadi sangat buruk petir menyambar dari langit dan angin begitu kencang
Taka pun mengarahkan tangan nya ke arah hutan
Dan menembaknya
"aaakkhh!!!"
serangannya mengenai hutan dan menghacurkan hutan itu dsn terjadi sebuah ledakan besar
( duar!!!)
Dan hutan itu harus tidak ada sisa menjadi butiran debu satu pohon pun tidak ada yang tersisa hutan nya hancur lenyap seketika
"Ah..? sepertinya aku sedikit berlebihan hahaha..?
Taka lun turun di tempat tifa berada dia terlihat sangat kebingungan dan terdiam
"hey tifa apa kau baik-baik saja "
"ah.. kan sudah aku bilang..!! Jangan berlebihan tapi apa ini ledakan besar apa ini hutannya hancur tidak tersisa.!!!
Tifa menjewer telinga Taka dan menarik pipinya
"ah.!! aduh..!! sakit maaf kan aku terlalu terbawa suasana "
"terlalu terbawa suasana gimana "
"dengar Taka kau tidak boleh mengacurkan apa-apa sembarang mengerti.!!
"iya aku mengerti lepaskan aku ini sakit.!! tifa "
"kalau begitu aku sekarang akan mengajarkan mu sihir "
"iya "
#30 menit kemudian
"Taka lihat aku berhasil mengunakan sihir "
"iya bener ini ada sihir air "
Kalau begitu kau harus membuat air ini meledak "
"eh.? Bagaimana caranya?
"kau harus membayangkan benda yang bisa meledak dengan menggunakan sihir air ini "
Sebuah Gelembung air muncul dari tangan tifa
"lihat apa seperti ini?
"iya coba kau serang Batu besar yang ada disana itu "
"Iya baik : Bubble bom !!!
(Duar!)
dan batu itu hancur berkeping keping
"aku berhasil Taka "
"Iya selamat "
"sepertinya mana ku terkuras banyak bagaimana kita pulang segera lagi pula hari sudah mulai gelap
"Benar juga yah aku kita kembali
Aku mengangkat tifa dan mengendong dan terbang melesat kencang menuju kembali ke rumah
Saat aku kembali di kota
Kebakaran ada dimana mana dan monster menyerang para warga
"sebenarnya apa yang terjadi disini
" kenapa semua hancur dan banyak orang yang terbunuh?!!
sekelompok iblis dan goblin menyerang semua warga
"Hentikan!! " teriak Taka
Sebelumnya aku ber rainkarnasi di dalam game yang aku mainkan dan aku menjadi karakter penjahat utama dalam game itu
Dan Saat ini kota kecil tempat ku tinggal sedang di serang oleh iblis dan goblin jumlah mereka sangat banyak
"apa yang sebenarnya terjadi disini? , Iblis dan goblin kenapa mereka menyerang tempat ini seharusnya tempat ini Aman , dan juga ini berbeda di gamenya hal yang seperti ini tidak ada dalam cerita dalam game nya "
Wajah tifa pucat dan sangat ketakutan dank panik semua warga di serang dan di bunuh oleh para iblis dan goblin itu
"he..he.. hentikan!!! aaakkhh!!! ayah ibu!!!
Tifa berlari dan ingin segera bergegas dan aku memegang tangannya dan menghentikannya
"Taka lepaskan aku!! ayah ibu aku akan pergi ke mereka , lepaskan aku!!
Aku berusaha menenangkannya dan agar tidak panik sejujurnya aku sendiri takut tapi aku tidak boleh panik itu sangat berbahaya
"tenangkan dirimu tifa kau tidak bisa menolong mereka dengan keadaan panik seperti ini , aku akan membantumu jadi jangan pergi sendiri sangat berbahaya bagi mu "
Tifa menganguk dan mendengarkan perkataanku
"iya aku mengerti, tolong aku Taka "
"Iya tentu saja itu yang ingin aku lakukan"
Sepertinya dari serangan ini ada dalangnya
Kenapa semua bisa seperti ini aku akan menemuinya pertama aku harus mengatasi mereka dulu baiklah aku akan mengunakan Bruinhilde tapi tifa tidak mempunyai senjata
Aku harus membuat salinan Bruinhilde
Skill copy Enchant : Bruinhilde
Sebuah Bruinhilde muncul di tangan kananku dan berhasil menjadi dua aku berhasil membuat salinannya
Aku memberikan Bruinhilde ke tifa
"tifa gunakan ini "
Tifa terkejut dan bertanya tentang itu
"apa ini?
"ini adalah alat untuk menyerang dari jauh dan bisa kau gunakan seperti pedang, kau hanya perlu mengunakan sihir untuk mengunakannya , sihir apa saja yang kau sihir alam dan sihir semacamnya tergantung pengunanya "
Tifa sedikit kebingungan dan hanya terdiam dan menganguk
"jadi ini seperti tongkat sihir yah dan ini lebih hebat kan benda ini sangat berguna dalam mengunakan sihir "
" Benar nama benda ini adalah Bruinhilde "
" Bruinhilde yah cukup keren juga kalau begitu ayo kita bergegas "
"iya ayo "
Segerombolan iblis mendekati ku dan tifa
Wajahnya yang buruk dan menakutkan mempunyai 2 tanduk di kepalanya dan sayap seperti kelalawar dan kuku yang panjang-panjang
"ternyata masih ada yang tersisa manusia disini kau akan menjadi makanan penutupku manusia"
" Sepertinya kau cukup sombong juga iblis apa kau yakin kau akan bisa memakanku tapi sayangnya kalian semua akan berakhir disini!!
"aaakkhh!! Dasar manusia kau punya mulut besar juga yah dan omong kosong"
"tapi aku tidak bercanda"
Aku mengarahkan Bruinhilde ke arah para iblis itu dan mulai menebakinya
( Peluru api )
"terima ini!!!
(Dor dor dor!!)
Aku menembakkan mereka dengan peluru api dan mengenai mereka satu persatu dan mereka terbakar terkena peluru serangan ku
"aaakkhh!! Apa ini aku terbakar panas!! Kenapa serangan kecil itu bisa sekuat ini "
Tifa melihatnya dan hanya terdiam dan kebingungan
"hebat?
Aku tersenyum pada tifa dan berkata dengan lembut
"apa yang sedang kau tifa , ini masih belum selesai sekarang giliranmu untuk mengalahkan mereka, ayo kau pasti bisa mengalahkan mereka "
"iya aku mengerti!!
"kau harus memfokuskan mana mu ke dalam Bruinhilde itu dan mengunakan sihir dengan itu "
Fokus aku harus menyalurkan manaku ke dalam benda ini dan membuat sihir yang hebat aku akan menggunakan yang Taka ajarkan kepadaku dan mengembangkannya menjadi lebih kuat lagi
( Sihir air : gelembung air meledak!! )
Mengarah itu ke arah para iblis itu dan melancarkan serangannya sebuah cahaya biru yang berada di pelatuknya dan menjadi sebuah Gelembung air
(dor dor dor )
" hiya.!! terima ini!!!
Peluru air itu mengenai mereka satu persatu dan menledak
(duar! duar! duar! )
Semua iblis yang yang menghalagi jalan ku telah abis Tanpa tersisa satu pun
Aku berteriak pada goblin itu yang sedang ketakutan melihat para iblis sudah musnah oleh aku dan tifa
"Hey.. para goblin semuanya jika kalian ingin bernasib sama seperti mereka ini majulah!!
Jika kalian ingin selamat pergi dari sini dan jangan menyerang manusia lagi!!!
Aku menunjukan tatapan yang sangat tajam dan mengancam mereka dan mereka berhasil ketakutan dan mereka larikan diri pergi meninggalkan kota
" Huh.. seperti disini sudah selesai semua kita tinggal mencari dalang dari kekacauan ini "
"benar yah kita berhasil mengalahkan mereka semuanya berkatmu Taka
terima kasih "
tifa merasa lega dan tersenyum manis kepadaku dan aku tersenyum balik dan mengelus kepalanya
"tidak ini juga berkat kerja keras mu juga tifa selamat yah dan makasih "
Tifa menunduk kepalanya dan memerah
"He..heh Taka apa kau menganggap ku anak kecil?
"tapi memang benar , kita kan masih kecil masih 8 tahun bukan?
"iya memang sih tapi kau menganggapku lebih muda dari mu kan "
"hmm.. setengahnya benar tapi kau sangat imut tifa..
Wajahnya terlihat sangat kesal dan merah merona
"hah.? apa apaan itu kau bisa mengatakan itu dengan mudahnya jangan menjahili aku "
"Aku tidak menjahili mu aku berkata yang sebenarnya "
"d.. dasar taka bodoh!! "
Setelah itu aku dan tifa mencari dalangnya dan aku menemukan seorang yang mencurigakan sedang berada di depan di pinggir Kota dia memakai armor berwarna hitam di tubuhnya dan wajahnya yang sangat menakutkan aku mendekatinya dan aku menyuruh tifa tetap disini sementara aku pergi ke Sana
" Mungkin saja itu dia adalah dalangnya tifa kau tetap disini levelnya sangat berbahaya untukmu aku akan menghadapinya sendirian "
"jangan Taka aku aku juga akan ikut bersamamu kau bisa mati jika sendirian "
Tifa yang meneteskan air mata dan aku bertambah kebingungan dan tetap menyuruhnya tetap disini
"tifa aku tidak akan mati oke aku mohon tetap disini kau masih punya keluarga yang sedang menantimu dan kau tidak boleh mati disini "
"iya aku mengerti tolong jangan mati Taka "
Iya aku mengerti "
Aku bergegas menuju ke orang itu dan menyapa nya
"hmm.. siapa kau bocah ada apa urusan apa yang kemarin "
" Paman kau orang dari dalang semua ini kan? "
"dasar bocah!! Jika itu benar
kau ingin apa? "
Orang itu terlihat sangat kesal mendengar perkataanku
" Begitu yah kau orang yang melakukannya kau sudah sudah banyak membunuh orang-orang di kota ini , aku..aku tidak akan memaafkanmu!!
"Memang kau bisa apa bocah!!
"aku bisa ini "
Aku mengangkat tanganku memunculkan sebuah lingkaran besar di sekitarku dan mengeluarkan sebuah tombak api dan es yang jumlahnya sangat banyak
" Terima lah ini ribuan tombak api dan es ini kau akan berakhir disini!! "
"hmm.. menarik juga kau bocah bisa mempunyai kekuatan sebesar ini maaf tadi aku sudah meremehkan mu bocah katakan siapa namamu?
"aku Taka orang yang akan mengalahkanmu!! "
" Begitu taka majulah dan cobalah kalahkan diriku ini hahaha..!!!
"terima ini!!
aku menlancar serangan ku dan menyerangnya dia menhidari setiap serangan ku dan menghentikannya
" Hmm.. apa segini doang bocah?
"tidak aku masih belum selesai paman "
Aku mengunakan Bruinhilde mode pedang untuk menyerangnya dari jarak dekat
Aku mengayunkan Bruinhilde untuk menebasnya
Tiba tiba dia menahan serangan ku dengan pedang yang ia bawa
"menarik bocah kau sangat menarik , hey bocah bagaimana kau bergabung dengan ku lalu kau akan menjadi lebih kuat kita bisa menguasai dunia loh "
"tidak terima kasih!!! aku tidak ingin menguasai dunia aku tidak tertarik dengan itu aku akan mengalahkanmu secepat mungkin "
aku terus menyerangnya dengan sekuat tenaga ku terus menerus ia selalu menahan serangan ku
"bocah kau memang mempunyai kekuatan yang besar tapi kau tidak bisa menguasainya , kekuatan besar saja tidak cukup yang penting itu seberapa ahli kau mengendalikannya , aku akan menhabisimu bocah!! "
Sebuah bola api besar Muncul dari tangannya dan mengarah kepadaku
(hell flame!! )
Bola api itu melesat kencang ke arah ku dan itu semakin dekat
"aku tidak sempat itu terlalu cepat aku harus secepatnya menhidarinya!!
Tiba-tiba seorang pria setengah parubaya ada di hadapan ku dan menebas bola api besar itu menjadi dua
(Sling)
wajah orang seperti pria berusia 40 an dan dia berjenggot putih dan memakai pakaian biasa saja berwarna putih silver rambutnya berwarna hitam aura kuat berasal dari dirinya
"Apa? siapa kau kenapa kau bisa memotong hell flame ku dengan mudah? "
Wajahnya sangat pucat dan ketakutan dan pria tua itu menjawab pertanyaan nya dengan santainya
"aku bukan lah siapa siapa aku kebetulan lewat sini dan melihat tempat ini sudah hancur "
"tidak mungkin kau orang biasa , orang biasa tidak bisa menebasnya tahu "
Pria tua itu melihat ke arah ku dan berbicara padaku
" Nak apa kau tidak apa apa tunggu sebentar yah nak aku akan menyelesaikan nya dengan cepat "
pria tua itu menghilang dari hadapan ku dan ia sudah ada di depan orang jahat itu dan menebas leher nya
" dengan satu serangan dia mengalahkannya hehe.. kakek itu sangat hebat "
Kakek itu berkata pada orang itu
"sudah selesai disini kau sudah tamat "
Dia memasukkan pedangnya lagi di sarung pedang nya dia berjalan ke arah ku dan tiba di depan ku dia mengelus kepala ku dan tersenyum
"kerja bagus nak kau sudah menahannya sebentar dan kau juga kan yang menhabisi para iblis itu "
"i..iya? "
"nak namamu siapa? "
"aku Taka kek "
"begitu taka nama yang bagus kau juga kuat Taka bisa mengatasi nya sendirian "
"tidak aku tidak sendirian aku bersama teman perempuan ku aku bersembunyi di sana agar tidak terluka karena orang tadi "
"begitu baik sekali hatimu ayo kita pergi ke teman mu itu "
"baik kek "
Aku dan pria tua itu mendekati tifa
"tifa maaf menuggu lama "
Tifa menagis dan memukuli tubuh ku
"hisk..hisk dasar Taka bodoh aku kira kau akan mati aku sangat takut tahu "
"aduh!! aduh sakit tifa badan ku sekarang sangat sakit "
" aku tidak tahu bagaimana jika kau mati Taka aku tidak mau kehilanganmu sekali "
Aku berusaha menenangkan tifa dan menjelaskan semuanya padanya
"tenang lah tifa aku masih hidup kakek ini yang menolong ku tadi "
"huh "
Kakek itu berbicara pada tifa
"haha.. sepertinya kalian berteman dengan baik tidak aku tidak melakukan apa-apa kalian lah yang sudah berjuang , pasti berat yah padahal kalian masih anak anak sudah mengalami hal seperti ini "
.Aku dan Tifa menundukan kepala dan berterima kasih pada nya
"kakek terima kasih sudah menolong ku "
"terima kasih kek "
Pria itu membalas nya dengan tersenyum
"tidak apa-apa yang penting kalian selamat , Yang penting ayo kita segera ke dalam kota , kita harus menolong orang yang terluka "
"iya kek "
mendengar itu tifa berlari menuju ke rumah nya untuk melihat orang tua nya
" tifa ini saat nya kau pergi ke rumah mu sekarang "
"iya Taka aku pergi dulu "
Tifa pergi dan kerumahnya aku terlalu banyak menggunakan kekuatan ku setelah ini aku istirahat sejenak pria tua itu berbicara padaku
"Taka apa kau tidak pulang melihat keluargamu? "
Seingat ku Taka tidak mempunyai orang tua ibu dan ayah tirinya meniggalkan nya saat ia berusia 5 dan dia tinggal seorang diri di rumah
"ah kek aku tidak mempunyai keluarga semuanya telah pergi meninggalkan ku aku tinggal sendiri di rumah "
Mendengar itu pria tua itu menujukan wajah prihatin dan sedih
"begitu yah pasti berat yah untuk mu "
"tidak apa-apa kek aku sudah mempunyai teman dan orang tua nya tifa Sangat baik padaku "
"kek aku ingin meminta sesuatu apa boleh kek? "
Aku menundukkan kepalaku dan memohon kepada pria tua itu
"kek tolong latih aku , jadi kan aku murid mu aku ingin menjadi lebih kuat , aku harus melindungi orang-orang yang berharga bagiku aku ingin menjadi lebih kuat supaya aku bisa melindungi mereka "
aku mengangkat kepalaku dan mengepalkan tanganku dan menlajutkan perkataanku pria itu terdiam dan melihat ku dengan serius
"jika aku yang sekarang aku tidak mampu melindungi mereka aku masih terlalu lemah , aku mohon kek aku ingin berlatih dengan mu "
Pria tua itu memalingkan tubuhnya dan mengatakan sesuatu
" Baiklah aku akan melatih mu tapi ada satu syarat "
"Apa itu? "
" Aku akan melatih mu tidak main-main aku Akan melatih mu dengan keras kau tidak boleh mengeluh "
Mendengar itu aku sangat senang sekali
"ah.. iya baik kek aku terima syarat itu "
Pria tua itu tersenyum padaku
"kau mempunyai semangat yang bagus , aku suka dengan orang seperti mu kau sangat mirip dengan ku dulu saat aku Masih kecil , justru kau sudah melampaui aku yang dulu dan sekarang Taka lampaui lah diriku ini dan menjadi lah orang paling kuat "
"baik kek "
#5 hari kemudian
Kondisi kota sudah aman seperti biasa banyak rumah yang sedang di bangun kembali orang orang kembali tersenyum
Mungkin ini sudah terlambat nama kota tempat ku terlahir kembali kota hedra kota kecil yang aman damai walaupun sebelumnya di serang oleh para iblis dan goblin tapi sudah damai seperti biasanya
Aku akan memperkenalkan diri ku lagi
Sebelum aku rainkarnasi di dunia ini aku adalah seorang pemuda Hikikomori dan aku bermain game visual novel galge dan mati aku ber rainkarnasi di dunia game galge yang aku main kan aku terlahir kembali sebagai orang yang akan menjadi penjahat di dalam game itu
Tapi aku tidak akan membiarkan itu terjadi aku tidak ingin seperti itu aku ingin menjadi orang yang berbeda seperti Taka dalam game itu aku sedikit berbeda dengan nya
Dan perjalananku baru dimulai sekarang
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!