Malam ini Alea sedang menghadiri acara konferensi pers dengan para dokter untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang isu-isu kesehatan. setelah acara selesai Alea dan teman-temannya berbincang sejenak
"Lea lo pulang bareng siapa? " tanya sandy
"Oh gue bawa mobil sendiri, kebetulan sopir gue lagi cuti jadi gue yang bawa sendiri" jawab Alea
"Yaudah hati-hati ya, padahal gue mau nebeng tapi pacar gue udah jemput kesini" kata Sandy dengan kecewa
"it's ok don't worry, gue duluan ya san" ucap Alea sembari keluar
"Gimana apakah berhasil? " tanya seseorang
"Aman boss semua udah beres"
"Bagus ! saya suka kinerja kamu. nanti akan saya transfer kekurangannya"
"hahaha rasakan Alea inilah akhir hidupmu "
Alea mengemudi mobilnya dengan kecepatan sedang akan tetapi ia merasa ada sesuatu yang tidak beres. Tanpa Alea sadari didepan sana ada sebuah truck yang berhenti mendadak saat ingin berhenti ternyata rem mobil Alea tidak berfungsi akhirnya ia menabrak pembatas jalan yang menyebabkan mobilnya terguling.Saat hendak keluar Alea terlambat mobil itu sudah meledak.
BOMMM..!!
DUARR..!!!
Alea mengingat masa-masa indah bersama keluarga dan temannya disaat-saat terakhir hidupnya sebelum ia menghembuskan nafas terakhir.
"Maafkan Lea mah, pah, kak dion inilah akhir hidup Lea. Lea mencintai kalian semua Lea berharap bisa bertemu kalian kembali di kehidupan lain"
Berita kecelakaan Alea yang terkenal itu sudah menyebar luas di masyarakat, mereka sedih karena kehilangan dokter muda yang hebat seperti Alea.
"Hiks..hiks..hikss putri kita pah, dia telah meninggalkan kita semua" tangis mamah Alea
"Kita ikhlaskan kepergian Lea mah, papah akan mencari tau sumber masalah ini" ucap papa Alea sembari memeluk istrinya
"Biar Dion saja mah, pah yang menyelidiki kasus ini, Dion tidak akan memberi ampun kepada orang dibalik ini" ucap Dion ia merasa curiga ada sesuatu di balik kasus kematian adiknya
"Ya Dion kerahkan semua pasukan papah untuk mencari tau siapa dalang dibalik kasus ini" ucap papah Alea
Beberapa hari berlalu kini Keluarga Brawijaya sedang berkumpul untuk membahas masalah kematian Alea.
"Bagaimana Dion apakah berhasil? " tanya Tuan Brawijaya
"Ternyata semua ini ulah Sandy teman Alea pah" jawab Dion geram rasanya ia ingin membunuh Sandy sekarang juga
"Sandy..apakah anak dari keluarga Andreas?
"Benar ia adalah teman kuliah Lea, menurut informasi yang didapat Sandy adalah teman satu jurusan dengan Lea dan bekerja di Rumah Sakit yang sama dengan Lea yaitu Rumah sakit milik kita, Sandy merasa iri karena Lea lebih berprestasi dan unggul daripada dia, dan dia nekat menyingkirkan Lea dengan cara menyabotase mobil Lea." terang Dion
"Benar-benar kurang ajar! bagaimana anak dari keluarga Andreas beraninya menyentuh putriku" marah Tuan Brawijaya
"Tenang pah sekarang Dion akan menghancurkan Perusahaan serta Keluarga Andreas bersama keturunannya untuk membalas dendam kita" Tegas Dion dia ingin segera mencabik-cabik Keluarga itu
"Baiklah kalau begitu, lakukan sesuka mu nak papah serahkan semua pada mu"
"Dion pastikan tidak akan ada lagi keturunan keluarga Andreas"
"Mamah mendukung mu Dion, lakukan ini demi adik mu" ucap Nyonya Clara
"Pasti mah, Dion akan berangkat kesana sekarang"
...****************...
Haii Readers👋
Salam kenal dari author
Jangan lupa like, comment, dan vote yahh
dukung author terus supaya rajin update!! 😁
Happy Reading‼️❤
Di suatu tempat dan di masa lain terlihat seorang gadis terbaring lemah di ranjang kecil yang usang, sudah 1 minggu lamanya gadis itu tak kunjung sadar.
"Hiks.. Hiks.. Putri tolong sadarlah.. Maafkan hamba yang tak bisa memanggilkan tabib untuk Putri" tangis seseorang yang berada disebelah gadis itu. Sudah beberapa hari ia hanya bisa menangis melihat junjungannya yang terbaring lemah.
Tiba-tiba terdengar suara lenguhan dari gadis itu
"Eunghh, sakit sekali kepala ku"
"Putrii.. Putrii apakah putri baik-baik saja" tanya Nuan panik
"Apa ini dimana aku? Bukankah aku sudah mati, dan lihat tubuh dan pakaianku seperti di zaman..
"Akhh sakitt sekalii..!! " Seru gadis itu sambil memegang kepala nya
Bayangan-bayangan seperti putaran film berputar cepat di benaknya. Menceritakan tentang kehidupan pemilik asli tubuh ini.
Putri Xu Fang Yin, Putri dari Jenderal besar bernama Xu Iyong dan Istrinya bernama Nyonya Xu Anqi. Dulu Putri Fang Yin sangat di sayang oleh kedua orang tuanya, kehidupannya sangat ceria dan hangat. Akan tetapi saat ia menginjak usia 7 tahun ayah nya yang kembali setelah bertugas di perbatasan membawa istri baru bernama Chun Zi yang ternyata sudah memiliki anak dengan ayah nya. Hal itu membuat Nyonya Xu terkejut dan kecewa karena ini terlalu tiba-tiba,bahkan ia mengenal suaminya sebagai laki-laki yang setia.Berhari-hari Nyonya Xu merenung ia merasa sangat sedih sehingga membuat kesehatannya menurun. Ia hanya di temani oleh putri kecilnya yaitu Fang Yin karena sang suami banyak menghabiskan waktu dengan istri baru beserta anak nya.
Seiring berjalannya waktu Selir Chun semakin berani, ia setiap hari memasukan racun ke dalam makanan Nyonya Xu.
Kondisi Nyonya Xu semakin memburuk dan akhirnya ia meninggal. Putri Fang Yin sangat sedih atas kematian ibu nya, kehidupan setelah ibu nya meninggal bak kutukan buruk karena Ayah nya sangat membenci Fang yin akibat hasutan Selir Chun bahwa yang menyebabkan kematian Nyonya Xu adalah Fang yin yang tidak becus menjaga ibu nya ketika Jendral Xu sedang bertugas.
Bahkan Fang yin diusir dari kediamannya oleh ayahnya karena di fitnah oleh saudara tirinya, yaitu Putri Xu Mei. Ia sering disiksa Selir Chun dan Putri Mei bahkan ia ditempatkan di kediaman paling belakang yang tidak layak huni untuk seorang Putri.
"Ahh benarkah aku bereinkarnasi? aku tidak menyangka Tuhan masih memberiku kehidupan" ucap Alea, Yaa dia adalah Alea yang berpindah tubuh ke Putri Fang Yin.
"Putri apakah ada sesuatu? mohon jawab Nuan hamba takut Putri" tanya Nuan sambil menangis.
Alea ingat dia Nuan adalah pelayan Putri Fang Yin sejak kecil
"Aku baik-baik saja nuan kau tak usah khawatir, dan diamlah jangan menangis lagi! " tegas Fang
yin
Nuan terkejut biasanya Putri Fang Yin tidak pernah berkata tegas, ia pemalu dan jarang bicara.
"Hamba senang sekali Putri sudah sadar, apakah Putri ingin makan sesuatu? tapi maaf kita hanya punya nasi" ucap nuan sedih sebab mereka hanya diberi nasi sisa dari dapur kediaman dan tentu itu perintah dari Selir Chun.
"Benarkah kita hanya diberi nasi nuan?"
"Benar Putri.. " jawab nuan sedih
"Astaga benar-benar menyedihkan kehidupan mu Putri Fang Yin, tenang saja aku akan balaskan dendam mu kepada semua orang yang membuat mu seperti ini! "
"Ya sudah tidak apa nuan kau ambilkan nasi itu"
"Baik Putri akan nuan ambilkan"
"Ini Putri makanlah walaupun hanya semangkuk nasi semoga bisa mengenyangkan" ucap nuan
"Kemarilah nuan kita makan bersama" pinta Fang Yin
"Hamba tidak berani Putri" jawab nuan takut
"Hey ayo lah, kalau kau tidak mau makan dengan ku aku juga tidak akan makan! "
"Ba-baiklah Putri hamba akan makan bersama Putri"
"nuan coba kau ceritakan kenapa aku bisa pingsan beberapa hari" pinta Fang Yin
"Apakah Putri lupa? " tanya nuan heran
Alea tidak ingat kenapa tubuh Fang Yin bisa seperti ini karena dalam kilas balik itu tidak terlihat jika Fang Yin terluka atau diracuni.
"Ah ya aku menjadi lupa akan beberapa hal setelah pingsan berhari-hari" jawab Fang Yin
"Baiklah Putri nuan akan menceritakan kejadian sebelum Putri pingsan"
"Saat itu Putri Xu Mei datang kemari sambil membawa makanan kesukaan Putri, Putri Xu Mei berbicara sangat lembut kepada Putri dan Putri menyambut nya dengan senang karena merasa Putri Xu Mei telah berubah dan dia juga meminta maaf kepada Putri atas perlakuannya selama ini. Dan Putri memakan makanan yang dibawakan oleh Putri Xu Mei, setelah beberapa saat anda terlihat pucat dan kejang-kejang kemudian pingsan. Saat hamba akan masuk, hamba melihat Putri Xu Mei tertawa dengan keras sambil menampar wajah anda. Itulah yang terjadi Putri" jelas nuan, ia tak tega menceritakan ini semua hatinya merasa sakit melihat penderitaan Putri Fang Yin.
"Jadi begitu cerita nya" ucap Fang Yin
"Apakah Putri tidak sedih? " tanya Nuan
"Kenapa aku harus sedih, setelah ini akan ku balas semua perbuatan mereka! "
"Dengar nuan setelah ini kita akan pergi dari kediaman buruk ini dan sebelum itu aku akan mengobati luka ku dan kita akan berlatih bela diri! " tegas Fang Yin
"A-apa bela diri? apakah Putri bisa bela diri? tanya nuan sedikit hati-hati
"Ya aku bisa hanya aku sembunyikan selama ini" jawab Fang Yin
Sebenarnya Alea di masa modern selalu di latih bela diri sejak kecil oleh papah nya, dan selain pengobatan modern ia juga belajar pengobatan tradisional dari kakek nya. Entah ini sebuah kebetulan atau takdir?
...****************...
Haii Readers👋
Bagaimana kelanjutan kisah Alea yang berpindah tubuh ke Putri Fang Yin, akankah dia berhasil membalaskan dendam itu?
Yuk pantau terus cerita ini!
Jangan lupa like, comment, dan vote yahh
dukung author terus supaya rajin update!! 😁
Happy Reading❤
Hari sudah berganti malam, Fang Yin segera beranjak untuk tidur tiba-tiba dia berada di sebuah taman yang indah dipenuhi bunga dan kicauan burung yang merdu. Saat sedang menikmati suasana disana ada suara yang mengejutkannya.
"Alea Brawijaya" Ucap orang itu
"Siapa kau, kenapa kau tau nama ku..dan wajah kita mirip"
"Hai aku adalah Fang Yin yang sekarang tubuh itu kau tempati" jawab Fang Yin
"Ah yaa kau adalah Fang Yin asli"
"Aku butuh bantuan mu Alea balaskan dendam ku kepada mereka yang telah menyakiti aku dan ibu ku" pinta Fang Yin
"Apa yang akan aku dapatkan? Apakah aku bisa kembali ke tempat asal ku? " tanya Alea
"Kau bisa menggunakan tubuh ku dan aku menyimpan emas di lemari ku, jual lah itu untuk keperluan mu Alea. Tapi maaf kau tidak bisa kembali ke tempat asal mu" terang Fang Yin
"Hmm baiklah jika memang begitu, aku pastikan dendam mu terbalaskan! " Ucap Alea
"Terimakasih Alea, dan kau tidak usah khawatir di dunia sana keluarga mu berhasil menemukan pelaku yang mencelakai mu"
"Siapa dia? " tanya Alea
"Dia adalah Sandy teman dekat mu keluarga mu sudah membunuh seluruh keluarga Sandy kau tenang saja" jelas Fang Yin
"Baiklah terimakasih sudah memberitahu ku"
"Baiklah aku akan pergi sekarang, Selamat tinggal" ucap Fang Yin sambil tersenyum
Alea terbangun dia sudah berada di kamar nya lagi, ternyata hari sudah pagi dia hari ini akan pergi ke hutan untuk mencari tanaman herbal.
Fang Yin pergi diam-diam ke hutan lewat pintu belakang dan mirisnya sama sekali tidak ada pengawal di sekitar kediamannya, para pelayan dan pengawal sering kali mencemooh dirinya bahkan membicarakan Fang Yin secara terang-terangan.
Saat sampai di hutan Fang Yin terus melangkah masuk lebih dalam banyak sekali tanaman langka disana, Fang Yin langsung membabat habis semua itu untuk di tanam di kediamannya. Saat semakin masuk ke dalam ia samar mendengar ada suara rintih meminta tolong. Dan dia melihat seorang kakek bersimpuh di depan monster kalajengking yang akan segera memakannya. Melihat itu Fang Yin tak hanya diam ia segera membantu kakek tersebut.
Pertarungan Fang Yin dan monster kalajengking cukup lama karena tubuh Fang Yin masih lemah.
Akan tetapi Fang Yin berhasil mengalahkan monster itu.
"Anak muda terimakasih sudah menyelamatkan kakek dari serangan kalajengking itu" ucap kakek itu
"Sama-sama kek, kenapa kakek bertarung dengan kalajengking itu? " tanya Fang Yin
"Kakek hanya mencari kayu bakar tetapi tiba-tiba kalajengking itu datang dan menyerang kakek nak" jelas kakek itu
"Nak karena kau sudah menyelamatkan kakek, kakek ingin memberikan mu kalung ini, tolong Terima lah" Pinta kakek itu sambil menyodorkan kalung itu.

"Tapi kek, saya ikhlas membantu kakek" tolak halus Fang Yin
"Kau harus menerima ini nak, ini milikmu percaya pada kakek ini akan sangat berguna untukmu. Dan teteskan darah mu sedikit di kalung ini"
"Baik kek jika itu mau kakek"
Saat Fang yin meneteskan darahnya ke kalung itu tubuhnya diselimuti cahaya hijau yang berkilau.
"Nah nak kau adalah pemilik sesungguhnya kalung ini, kau bisa masuk ke dalamnya dengan mengusapnya ini adalah kalung dimensi" terang kakek itu
"Maksud kakek? bagaimana ini milikku? " tanya Fang yin bingung
"Kau akan tau saat nanti kau sudah masuk ke dalam kalung itu"
Setelah mengucapkan itu kakek tersebut langsung menghilang dihadapan Fang yin
"Kemana kakek itu pergi? " ucap Fang yin
Setelah itu Fang yin mencoba mengusap kalung itu dan tiba-tiba dia berada di taman yang indah saat sedang asik melihat-lihat tiba-tiba ada suara seseorang.
"Selamat datang Tuanku, hamba sudah lama menanti tuan ku"
"Hey siapa kau? kenapa kau ada di kalung dimensi ku? "
"Hamba adalah Phoenix api tuan, hamba yang menjaga kalung dimensi milik tuan" Ucap Phoenix tersebut
"Phoenix? kau bisa berubah menjadi manusia? "
"Benar tuan hamba hewan legenda bisa berubah menjadi manusia" terang Phoenix
"Mohon sekarang tuan berendam dibawah air terjun kehidupan supaya racun yang ada ditubuh tuan bisa hilang dan membuka dentian tuan yang tertutup"
"Baiklah aku akan berendam" ucap Fang yin
Setelah beberapa jam ia berada dibawah air terjun kehidupan tubuh nya terasa lebih ringan dan segar, kini wajah Fang Yin berubah menjadi sangat cantik bak dewi, kulitnya seputih susu, wajahnya halus hampir tak terlihat pori-pori, mata nya memancarkan warna kehijauan ini benar-benar sangat cantik.
"Wah tuan anda benar-benar sangat cantik, dan selamat racun yang ada di tubuh tuan sudah hilang serta tingkat kultivasi tuan sekarang ada di tingkat Kaisar 3,tuan bisa meningkatkan kultivasi dan menyerap mana yang ada disini terlebih lagi dibawah pohon cahaya dan tuan bisa memakan buah nya untuk mempercepat kultivasi tuan" terang Phoenix
"Baiklah Phoenix aku akan ber kultivasi sekarang"
Kemudian Fang yin duduk lotus dibawah pohon cahaya sebelum itu ia sudah memakan buah dari pohon cahaya yang dapat mempercepat tingkat kultivasi nya.
BOOMM! BOOMM!! BOOMM!
Fang Yin berhasil menerobos sampai tingkat Langit 3, itu melebihi seorang Kaisar. oh ya ada beberapa tingkatan kultivasi
1.Tingkat Warrior 1-5
2.Tingkat Elit 1-5
3.Tingkat Kaisar 1-5
4.Tingkat Langit 1-3
5.Tingkat Surgawi 1-3
6.Tingkat Keabadian
"Selamat tuan ku sudah berada di tingkat langit 3" ucap Phoenix
"Benarkah, berapa lama aku ber kultivasi Phoenix? "
"dua hari tuan, tetapi tenang saja jika di ruang dimensi ini satu hari maka diluar hanya beberapa jam saja" jelas Phoenix
"Ahh begitu baiklah aku tidak perlu khawatir" lega Fang yin dia khawatir nuan akan mencarinya
"Sekarang mohon tuan teteskan darah tuan sedikit untuk mengikat kontrak dengan hamba" pinta Phoenix
"Apakah harus Phoenix?"
"Benar tuan karena hamba sudah ditakdirkan menjadi hewan kontrak anda"
"Baiklah" lalu Fang yin menggigit jari nya dan meneteskan darah di kening Phoenix lalu tubuh mereka dikelilingi cahaya merah dan hijau dan berangsur-angsur menghilang.
"Kini hamba telah resmi menjadi hewan kontrak tuan" ucap Phoenix
"Jangan panggil aku tuan pangil aku Yin'er dan kau bukan bawahan ku kini kita adalah keluarga! " tegas Fang yin
"Baiklah Yin'er jika itu mau mu" ucap Phoenix terharu mendapat tuan seperti Fang yin yang menganggap nya sebagai keluarga
"Siapa nama mu Phoenix? " tanya Fang yin karena aneh rasanya jika terus memanggil Phoenix
"Hamba tidak memiliki nama Yin'er, mohon Yin'er memberi hamba nama"
"Baiklah nama mu sekarang Hanzo, apa kau suka, dan jangan bilang Hamba hamba aku tidak suka anggap aku sebagai adik mu Hanzo" pinta Fang yin
"Baik Yin'er aku suka dengan nama itu dan terimakasih" ucap Hanzo senang sekaligus terharu.
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!