Indonesia
NovelToon NovelToon

Kelahiran Kembali Sebelum Hari Kiamat Melanda

Bab 1. Kelahiran kembali

Sebuah rumah yang minimalis Mewah berlantai dua yang terlihat sepi dan sunyi didalam rumah tersebut nampak lah seorang gadis yang sedang tertidur dengan di selimuti cahaya matahari pagi.

Dia memiliki postur tubuh yang ideal, elegan dan terlihat anggun, dilengkapi dengan rambut panjang hitam yang lurus dibagian atas bergelombang di bagian ujungnya rambutnya. Kulit putih mulus dengan jari-jari yang lentik kaki yang panjang. Wajahnya yang cantik bak persolen tampa make up sekalipun.

Namun, saat ini gadis itu terlihat gelisah dalam tidurnya, pada saat ini wajah cantiknya terlihat tampak pucat dan banyak sekali keringat yang bercucuran, sepertinya dia sedang bermimpi entah mimpi buruk apa yang mengganggu tidurnya, membuat ia merasakan seperti ketakutan, dan kesakitan nampak jelas sekali di wajahnya sedang tidur ada kecemasan dan kesedihan, gadis itu tiba-tiba terbagun dari tidurnya.

" ahhaa..hhh..."

Ia terbagun dari tidurnya dan duduk menundukkan kepala sambil menutup wajahnya dengan jari-jari nya yang lentik. Menstabilkan nafasnya terengah-engah yang masih terasa sesak di dadanya dengan keringat yang mengalir dari dahinya sampai membasahi baju tidur.

Beberapa menit setelah itu barulah Zoey merasa tenang akhirnya ia sadar, ia mengerutkan keningnya saat memandang ruangan yang tampak familiar baginya.

"Dimana aku! Kamar ini tampak familiar dan terasa tidak asing bagiku."

Zoey melihat sekeliling ruangan kamar yang familiar baginya, kemudian ia berjalan kearah jendela yang ditutupi oleh gorden yang familiar baginya, setelah gorden terbuka masuklah sinar mentari pagi melalui jendela kaca itu, membuat matanya silau ia menghalangi cahaya itu dengan tangannya.

Setelah itu baru ia bisa melihat keluar rumah melalui jendela, dia berada di lantai dua, kehidupan diluar sangatlah indah, dunia masih tenang dan damai.

" hhhh...!!! Tempat ini sangatlah indah sangat damai tidak terkontaminasi oleh virus yang melanda dunia terasa nyaman sekali." Guman Zoey sambil melihat sekeliling dan mengamati seluruhnya.

"Ini adalah kamarku, rumah ini adalah peninggalan orang tuaku, rumah ini masih utuh seperti sebelum virus tidak dikenal itu melanda dunia."

"Atau aku sudah disurga karena rumah ini masih utuh, seingatku rumah ini telah runtuh oleh gempa bumi."

"Yah! Ini pasti disurga atau aku bermimpi karena aku sangat menginginkan kembali hidup damai disini." Gumam Zoey merasa sedih bila mengingat kehidupannya semasa hari kiamat.

Setelah hari kiamat semua tempat tanpa kecuali mengalami kehancuran, akibat bencana alam, zombie berkeliaran dimana-mana untuk mencari mangsa, bahkan hewan dan tumbuhan pun mengalami mutasi. Dunia bagaikan neraka bagi umat manusia, yang kuat lah berkuasa dan yang lemah di tindas dijadikan budak, khususnya untuk wanita lemah dijadikan budak seks.

Saat dia terhanyut dalam perasan tangannya tidak sengaja menyenggol kalender di depan meja, saat itu ia terkejut, lalu pandangannya teralihkan kepada kalender itu.

Matanya terbelalak betapa terkejutnya dia melihat yang tertara di kalender tersebut, hari kamis tanggal 12-09-20xx, ini adalah dua bulan sebelum datangnya kiamat.

Lalu dia mencubit pahanya dengan keras-keras sampai ia merasakan sakit luar biasa.

"Aaaaww.. sakit sekali!, haha... haha.. haha aku kembali lagi! Tidak aku kelahiran kembali dua bulan sebelum virus itu datang."

Tetapi untuk memastikan dugaannya salah apa benarnya dia mencari ponselnya untuk memastikan sesuatu, lalu mencoba memanggil nomor sahabatnya, lalu tersambung.

"Yes! Tersambung berarti aku tidak salah lagi."

Zoey sangat bahagia sampai dia tersadar lagi saat mendengarkan suara seorang wanita di seberang sana.

"Hallo... Zoey!"

Wanita disana menjawab sambungan ponsel Zoey, tentu dibahagia melihat sahabatnya menghubungi, mereka selalu bersahabat sejak sekolah SMP sampai sekarang.

" iya hallo Ra..chel."

Zoey sedikit gugup berbicara dengan sahabatnya, di kehidupan sebelumnya Rachel sahabat Zoey selalu setia padanya tapi dia yang bodoh mudahnya percaya dengan orang lainnya sehingga hubungan menjadi renggang.

Rachel tidak pernah menjauh dari Zoey justru Zoey sendiri yang mengabaikan Rachel, karena hasutan orang lain yang ingin memisahkan mereka berdua.

Karena diberikan kesempatan kedua, di kehidupan ini dia lah yang akan melindungi sahabat satu-satunya yang selalu ada untuknya.

"Zoey... kenapa? Suaramu terdengar tegang sekali."

Rachel bisa mendengarnya suara Zoey tidak sepertinya biasanya, tentu dia khawatir apa terjadi sesuatu dengan Zoey.

" tidak apa-apa aku hanya bermimpi buruk saja, lalu teringat denganmu!, Rachel bagaimana kabarmu?.. maafkan aku jika ada kesalahan ku yang sengaja maupun yang tidak sengaja yang telah menyakitimu."

Zoey sudah menenangkan dirinya, lalu ia berbicara dengan Rachel seperti biasanya tidak terlihat gugup lagi, tetapi tetap saja terdengar aneh karena ia tiba-tiba minta maaf, seperti akan pergi jauh saja.

"Apa mimpimu buruk sehingga membuat mu menjadi bodoh, Zoey! Untuk apa minta maaf padaku kamu tidak memiliki kesalahan, Aneh!

Rachel menjadi hanya menganggap perkataannya Zoey hanya candaannya saja, jadi dia tidak menanggapinya, lagian Zoey juga tidak memiliki kesalahan apapun padanya.

"Tapi, meskipun kau membuat salah aku pasti memaafkan mu, kita sudah lama saling kenal, sekarang kita ibarat saudara kandung."

Rachel menakutkan perkataannya kepada Zoey meskipun Zoey membuat salah, kalau tidak fatal dia pasti memanfaatkannya, karena dia sudah mengenal Zoey juga tidak mungkin menyakitinya.

Hati Zoey terasa hangat mendengarnya, benar Rachel memang selalu memaafkan nya, apapun kesalahannya. Zoey sudah bertekad dalam hati untuk memperkuat dirinya supaya bisa melindungi sahabatnya di kehidupan ini.

"Rachel dikehidupan aku akan melindungi,"

Rachel hanya tertawa mendengarkan ucapan Zoey, tetapi hatinya senang juga terharu mendengar Zoey akan melindungi.

"Akan aku nanti itu, saat kau melindungiku!"

Canda Rachel ia hanya menganggap perkataannya Zoey hanya gurauan saja.

"Tetapi hatiku senang mendengarnya, dan terimakasih, aku juga akan melindungimu!"

Rachel tidak bisa kalah jadi dia mengatakan bahwa dia akan melindungi Zoey juga, jadi mereka berdua saling jaga menjaga mulai sekarang.

"Ya terimakasih juga aku tidak menolaknya, hehe!.. "

"oh ya Rachel dalam dua bulan ini persiapkan lah makan yang bisa tahan lama sebanyak mungkin, setelah dua bulan ini dunia akan berubah."

Zoey memberitahu Rachel untuk mengumpulkan makanan sebanyak banyak, tetapi dia tidak mengatakannya bahwa hari akan kiamat, jika dia mengatakannya sahabatnya tidak akan percaya.

"Kamu percaya padaku kan, Rachel."

Kali ini Zoey berbicara dengan sungguh-sungguh, supaya Rachel segera mengumpulkan makan sebanyak yang dia mampu.

"iya aku percaya, tapi aku hanya heran saja dari mana kamu mengetahuinya bahwa dunia akan berubah!, lalu berubah yang bagaimana?.. Mengapa kita harus mengumpulkan makanan segala..?"

Rachel memberikan begitu banyak pertanyaan kepada Zoey, ia memang percaya kepada Zoey untuk mengumpulkan makanan, tapi ia perlu tahu apa alasannya.

Bab 2. Mendapatkan Ruang Angkasa

Zoey mengalami kesulitan bagaimana caranya ia bisa meyakinkan Rachel, tidak mungkin dia mengatakan bahwa dirinya terlahir kembali, mungkin Rachel hanya menganggap terlalu baca baca novel.

"Rachel, sebenar aku bermimpi ini seperti nyata sekali bahwa dunia ini akan hancur dengan wabah yang tidak diketahui asal usulnya."

"semua umat manusia berubah menjadi zombie, ada bencana alam yang tiba-tiba dan pergantian musim yang sangat ekstrem,"

" untuk berjaga-jaga jika itu benar dan menjadi kenyataan lebih baik kita mempersiapkan diri sejak dini, jika itu tidak terjadi kita bisa menggunakannya untuk diri kita sendiri, juga tidak ada masalahnya kan!"

Zoey hanya beralasan karena mimpi, itu lah alasan yang lebih afdol untuk meyakinkan Rachel, supaya mempersiapkan diri dari sekarang. Jika Rachel tidak yakin juga cukup dia saja yang mengumpulkan makanan untuk dirinya juga sahabatnya.

"Baiklah aku mengumpulkan makanan yang tahan lama tidak bisa membusuk, jika tidak ada bencana dalam dua bulan ini, aku bisa menikmati sendiri tidak rugi juga,!"

" lalu bagaimana dengan keluarga paman mu apa kamu sudah memberitahukan mereka tentang mimpimu?... supaya mereka bisa mempersiapkan diri juga!"

Sebenar Rachel kurang suka dengan keluarga paman Zoey, mereka hanya memanfaatkan kepolosan Zoey untuk menguasai harta peninggalan ibu Zoey.

Tapi bagaimana juga dia paman sahabatnya satu-satu keluarga yang masih hidup dunia ini, tidak mungkin dia mengatakan langsung ketidaksukaannya begitu saja didepan Zoey, ia takut persahabatan mereka akan renggang gara-gara masalah ini, karena Zoey cukup mempercayai keluarga pamannya.

Zoey mendengarkan nama pamannya di sebutkan, ia mengerutkan keningnya karena keluarga pamannya adalah lintah darat. Di kehidupan sebelumnya dia selalu polos dan baik hati dengan mudah nya dia mempercayai keluarga pamannya, padahal ingin menjerumuskannya kejurang.

Rachel dulu sering menasihati tapi dia malah curiga kepada Rachel untuk memecah belah hubungannya dengan keluarga pamannya, karena itu ia menjauhi Rachel, tetapi Rachel tetap menolongnya dalam kesulitan justru dirinya yang tidak menerima kebaikannya, dia anggap Rachel hanya pura-pura karena hasutan dari bibinya.

Sampai kematian karena keluarga pamannya ingin memperebutkan kalung peninggalan ibunya, karena kalung itu mempunyai ruang penyimpanan lebih luas daripada seorang yang memiliki kemampuan ruang.

Mereka minta bantuan kepada pacar sepupunya yang mempunyai kemampuan atribut Api. Pacar sepupunya ini juga tidak baik karena kecantikannya pacar sepupunya sering sekali ingin meleceh dirinya, syukur saja dia memiliki kemampuan atribut es bisa melindungi dirinya.

Saat ketahuan oleh sepupunya lelaki itu justru menuduh diri yang merayunya, sungguh ironis betapa bodohnya dirinya dimasa lalu.

Sekarang dia ingin kuat untuk membalikkan keadaan, tidak ada lagi yang bisa menindasnya juga mengambil kalung peninggalan ibunya.

Tunggu!!

"Dimana kalungku." Gumam Zoey sambil merasakan diarea lehernya tetapi dia tidak merasakan ada kalung disana, dia mulai cemas dan mencari kalung itu.

"Zoey.... Zoey...!!! Ada apa denganmu mengapa kamu diam saja, Zoey...!

Rachel yang tidak mendapatkan jawaban dari Zoey dia sedikit mengeraskan suaranya, barulah Zoey tersadar dari kecemasannya, bahwa disana masih ada sahabatnya.

" Rachel aku tutup dulu telponnya, soalnya aku ingin mempersiapkan sesuatu nanti aku hubungi lagi, Rachel ingat perkataanku, segera kumpulkan makan secepat mungkin!"

Zoey menegaskan Rachel untuk mengumpulkan makan segera mungkin, jangan melupakan masalah ini karena ini adalah masalah hidup dan mati.

" baiklah aku tidak lupa, lalu bagaimana dengan keluarga pamanmu kamu belum menjawabnya."

Rachel masih menunggu jawaban Zoey tentang pamannya ini, jika Zoey memberitahu pamannya itu bukan urusannya juga karena Zoey hanya mempunyai satu paman kandung, dia juga tidak ikut campur, tetapi jika keluarga paman Zoey bertindak lebih keterlaluan baru dia turun tangan untuk membantu Zoey.

" aku belum memikirkan nya, saat bangun tidur aku langsung menelponmu, sudah dulu ya, ingat jangan lupa kumpulkan makanannya."

Zoey memutuskan sambungannya, tetapi sebelum itu masih mengingatkan Rachel untuk mengumpulkan makanan dan yang lainnya.

Setelah itu Zoey fokus mencari kalungnya, ia mengingat-ngingat kembali dimana dia menaruh kalung itu, terakhir kali ia melepaskan pakaiannya, karena ia ikut lomba berenang di kampusnya, lalu ia juga melepaskan kalungnya, supaya tidak terjatuh dalam air.

"Yeah..!!! Aku ingat sekarang, kemaren aku menaruhnya dalam tasku."

Zoey mengambil tasnya yang masih diatas meje belajarnya, lalu ia menuangkan semua isi tasnya, akhirnya yang dia cari jatuh dari dalam tasnya.

"Ketemu!!! Mulai sekarang aku akan menjaga kalung ini, soal ruang angkasa harus dirahasiakan kepada siapapun, untuk Rachel lebih baik dirahasiakan saja lebih dulu, meskipun dulu dia sangat setia belum tahu dalam kehidupan ini"

Zoey cukup berhati-hati dalam kehidupan ini, dia tidak mudah lagi mempercayai seseorang, mulai sekarang dia akan tegas dan egois, dia melakukan itu untuk melindungi diri saja, hanya seorang wanita yang dianggap lemah.

Zoey menusuk jari telunjuknya dengan jarum lalu meneteskan darahnya keatas liontin kalung yang seperti bunga rose. Darah yang jatuh keatas liontin kalung rose itu menghilang dalam sekejab, tidak lama setelah itu cahaya yang kilauan memancar dari liontin tersebut, yang menyelimuti seluruh tubuh Zoey, dalam sekejab Zoey sudah berpindah tempat.

Zoey membuka matanya yang dia tutup saat silauan cahaya dari liontin membuat mata nya perih, saat melihat sekeliling dia sudah mereda diruang yang familiar juga sedikit berbeda.

Dalam kehidupan sebelumnya dia tampa sengaja membuka ruang dari liontin kalungnya, ruang itu hanya untuk penyimpanan saja, dia tidak bisa masuk kedalamnya, ia mengeluarkan barang dan memasukkan barang hanya melalui pikiran saja, jika ingin melihat luasnya ruang yang dia miliki hanya melalui kesadarannya saja.

Bentuk ruangnya memang sama seperti dulu tetapi luasnya berbeda, sekarang ruangnya banyak perubahan disini ada rumah walaupun tidak besar tetapi bisa untuk tidur dan bisa memasak sudah cukup buat dirinya, juga ada sumur dibelakang rumah, sumur ini tidak besar hanya menampung air beberapa ember saja.

"Kalau ruangku bisa masuk dengan seluruh tubuhku, aku tidak takut lagi jika ada bahaya menghampiri, cukup bersembunyi diruang saja, hehe"

Zoey cukup senang dengan penemuan ini, dia tidak takut lagi jika ada bahaya yang menghampirinya, dia bisa bersembunyi diruang.

"Air sumur ini apakah seperti air suci seperti didalam novel-novel yang pernah aku baca"

Zoey mencoba meminum air sumur tersebut, disana sudah ada gayung untuk mengambil air, sumurnya tidak terlalu dalam jadi masih bisa diambil menggunakan tangan.

Lalu Zoey langsung meminum air tersebut dengan gayung langsung kemulutnya, ia menghabiskan semua airnya.

"Mmm!!! Air ini benar-benar segar ada rasa manis-manisnya, seperti sudah diberi gula, air ini membuat tubuhku bertenaga kembali"

Bab 3. menelusuri seluruh ruang angkasa

Zoey tidak sadar saat air masuk kedalam tubuhnya, air tersebut mengaliri seluruh aliran darahnya, tubuhnya mulai terasa sakit.

"Aak!!!! Mengapa tubuhku sepertinya ada yang menusuk- nusuk dengan jarum."

​Sebelum selesai ia berbicara dia sudah berteriak karena sakit yang luar biasa yang dia rasa pada tubuhnya, tulangnya terasa di remukkan setelah itu di perbaiki lagi, dagingnya terasa disayat-sayat pisau.

"Aaaaaaaakkhhhhh!!!!!..."

Zoey berteriak karena tidak tahan lagi, dengan yang dia rasakan, ia tidak tahu apa yang terjadi pada tubuhnya, tiba-tiba saja merasakan luar biasa disaat dia tidak siap.

"baru saja aku diberikan kesempatan kedua untuk mengubah takdirku, rupanya aku hanya bermimpi saja."

Zoey bergumam dalam hati dengan sedih karena sudah diberikan kesempatan kedua tetapi hanya sementara saja sebelum dia mengubah takdirnya ia mengalami kematian lagi, karena tidak tahan lagi dengan sakit yang dia rasakan ia pingsan di dalam ruang.

Dalam keadaan pingsan tulang-tulang yang di remukkan kembali utuh kembali dengan lebih kuat lagi, daging dan kulit seperti disayat dan ditusuk jarum kembali sembuh seperti semula, kulitnya tambah halus tiada cacat dia tambah cantik.

Sebelumnya ia memang cantik tetapi terlihat pucat dan lemah dan ditambah sifat polosnya, mudah dipengaruhi. Sekarang kecantikannya lebih berwarna lebih hidup dan bersinar tidak pernah bosan bila dipandang.

Satu jam kemudian Zoey terbangun dari pingsannya, ia mengerjapkan matanya lalu ia duduk sambil melihat sekelilingnya.

"Tempat ini dimana, apa kali ini aku benaran dilemparkan kesurga, tempat ini sejuk sekali tidak ada populasi udara."

Zoey menghirup udara disana sedalam-dalamnya lalu ia mencium bau busuk yang sangat bau, saat mencari sumber bau ternyata di tubuhnya sendiri karena sudah di lumuri oleh lumpur hitam berminyak.

"Aaaaa apalagi ini, kenapa hal aneh selalu terjadi padaku."

Zoey berteriak sambil berlari mencari air untuk membersihkan seluruh tubuhnya, saat itu ia melihat sungai mengalir, ia langsung melompat kedalam sungai sambil membuka seluruh pakaiannya.

Tiga puluh menit kemudian seluruh lumpur di tubuhnya sudah bersih, tetapi bau di tubuhnya masih sedikit berbau, ia harus mencucinya dengan sabun mandi.

Setelah itu ia keluar dari sungai sambil mengambil baju tadi lalu mencuci untuk membersihkan bajunya karena sudah menghitam. Ia hanya memakai baju basah itu karena dia belum tahu dimana keberadaan nya.

Setelah diamati baru dia tersadar bahwa dia masih di ruang angkasa di kalung pemberian ibunya.

Zoey melompat-lompat sangat gembira, ternyata dia tidak meninggal tetapi hanya pingsan. Ia mengingat kembali mengapa tubuhnya merasakan sakit, baru ia sadar setelah minum air satu gayung penuh dengan ukuran dua liter ia menghabiskan semuanya karena saking enak nya air itu.

"Ternyata benaran air suci, tetapi airnya tidaklah banyak aku harus berhemat untuk kedepan nya."

Zoey melihat air suci hanya berada dalam sumur kecil juga tidak dalam, jadi ia sudah berencana menggunakan air itu dengan hemat.

Yang tidak di ketahui oleh nya, air tersebut terisi otomatis jika sudah menyusut saat mengambilnya, dia akan tahu suatu saat nanti.

Setelah tahu bahwa dia masih hidup ia kembali ke kamarnya, untuk mengganti pakaiannya yang kering, juga mandi pakai sabun dan shampo untuk menghilangkan bau di tumbuhnya dan rambutnya.

Saat bercermin dia sangat terkejut melihat penampilan nya yang begitu banyak perubahan, tubuhnya semakin seksi, bibir pink merona, bulu mata lentik, hitung mancung, kulit mulus, rambut panjang

Karena rambut nya tambah panjang ia memotong rambutnya dengan gunting, dengan ukurang sebahu, meskipun potong rambutnya asal-asalan, justru menambah kecantikannya.

"Aku memotong rambutku supaya tidak merepotkan ku saat melawan zombie, tetapi dengan rambut pendek aku sungguh menggoda, aku harus bisa melindungi diri ku dari pria brengsek."

Dengan kecantikannya sekarang pasti banyak yang menargetkannya sebagai wanita lemah, jadi ia sudah bertekad untuk memperkuat diri.

"Tanda apa ini."

Gumamnya saat melihat tanda bunga rose di dadanya bertepatan diantara garis dadanya yang terlihat transparan

" ini seperti liontin kalungku."

Zoey mencari rantai liontin tersebut, ditempat saat memberikan liontin itu darah, benar saja dia menemukan rantai kalungnya jatuh dilantai, tanpa menggunakan liontin lagi.

Zoey mengambil rantai itu lalu ia mencari liontin yang sama dalam lacinya untung saja ada, lalu ia memakai kalung itu lagi dengan liontin baru saja dia pasang.

Zoey dulu ia mempersiapkan liontin itu untuk putri pamannya bernama Jenna, karena Jenna sangat menginginkan kalungnya, ia sangat enggan memberikan kalung itu, karena itu ia memesan liontin yang sama untuk diberikan kepada Jenna.

"Ada gunanya juga aku membeli liontin rose ini, dengan begini tidak ada lagi yang curiga bahwa liontinnya sudah diganti."

Setelah ia merasakan lapar lalu ia makan sedikit, hanya makanan cepat saji saja, karena dia malas memasak, dan dia juga belum menelusuri seluruh ruang angkasa nya.

Setelah makan ia kembali keruangnya untuk melihat seluruh isi ruangnya, tadi belum sempat ia lihat semuanya.

Pertama sekali ia ingin melihat rumah lebih dahulu karena rumah ini lah tempat ia beristirahat jika ia kelelahan saat masuk keruang.

Rumahnya hanya satu lantai, memiliki dua kamar, satu kamar tidur satu lagi masih kosong , Zoey sudah berpikir kamar kosong ia isi dengan barang yang akan dia beli nanti nya.

Setelah itu ia melihat dapur didalam dapur semua bahannya sudah lengkap dia tidak perlu lagi repot membeli peralatan dapur, untuk dia bawa dan dikeluar dia cukup menyimpan peralatan dapur di rumah peninggalan orang tuanya kesini, karena rumah itu berniat ia kosong kan, ia berencana menjual rumah itu sebelum pamannya datang kerumah nya.

Dibelah rumah juga ada gudang yang sangat besar, saat Zoey melihat ternyata kosong.

Zoey hanya menghela nafasnya. " di novel-novel yang aku baca setelah mendapatkan ruang ia mendapatkan harta yang melimpah sedangkan aku hanya gudang kosong."

Setelah itu ia melihat keluar rumah, nampak lah hamparan lahan sangat luas, tanahnya sudah di gembur siap tanam saja dengan tanaman apa saja.

" pasti pemilik ruang sebelumnya memintaku untuk bercocok tanam disini."

"Tapi tidak apa, aku akan memanfaatkannya untuk menanam semua nya disini, karena di hari kiamat tidak bisa tanaman yang bisa ditanam."

Setelah itu Zoey melihat kolam ikan, juga beberapa kandang ayam, bebek, sapi, domba.

"Baiklah! Aku akan beternak juga disini, kolam ini akan aku isi bibit ikan, kandang ini akan aku isi hewan ternakan, aku tidak kekurangan daging saat hari kiamat nanti."

Zoey tetap bersyukur mendapatkan ruang kosong tiada isinya!!!

 tenang dia bisa mengisinya, karena dia mempunyai banyak uang.

.

.

.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!