Indonesia
NovelToon NovelToon

Takdir Kedua Teressa

Prolog

Teressa adrian..seorang gadis cantik yang berusia 19 tahun..anak dari pasangan leonel adrian dan alicia nathania joe..gadis bertubuh mungil dengan lesung pipi cantik di kedua pipinya..tubuhnya yang putih bersih sangat kontras dengan rambut pirang bergelombang miliknya..jangan lupakan hidung mancung dan alis tebal yang gadis itu miliki..gadis cantik sekaligus manis itu memiliki netra hazel yang persis seperti milik sang mommy..alicia.

Gadis manis dan ceria itu menerima sebuah kenyataan pahit dalam hidupnya..tepatnya pada 9 tahun yang lalu.. gadis cantik itu harus mengalami kelumpuhan di kedua kakinya saat umurnya baru menginjak 10 tahun karna insiden kecelakaan mobil yang dialami bungsu dan sulung adrian 9 tahun lalu.

beruntungnya badan gadis kecil itu tidak remuk saat sebuah mobil menghantam kuat di sesi kanan tempat dia duduk..karna sang abang kael lebih dulu manarik tubuh sang adik..kaki teressa yang tersangkut seat bealt membuat kaki itu terjepit di kursi penumpang dan berakhir dengan kelumpuhan.

Gadis cantik yang dulu mereka kira akan mengalami keterpurukan karna kecacatan fisik yang di alaminya..tapi melah bersinar sangat terang bersama dua saudara kembaranya..walau tak ayal keterpurukan meredupkan cahaya hidup gadis itu selama 2 tahun masa pemulihannya..tapi itu tidak bertahan lama..karna cinta dan dukungan keluarga yang selalu mengalir menemani masa pemulihanya membuat hidup teressa kembali bercahaya..dia kembali menjadi sosok teressa yang dulu..teressa yang cerewet..ceria dan sangat nakal.

Gadis cantik itu selalu ungul di bidang akademik dan non akademik..kecacatan tidak menghalangi jalannya untuk bersinar..walau cacat..dia sangat mahir di bidang yang melibatkan kedua tanganya..seperti memanah dan menembak..walau tak bisa bela diri langsung..tapi dia sangat hapal gerakan-gerakan beladiri yang diajarkan daddynya pada dua saudara kembarnya.

beladiri dan sebagainya sudah menjadi makanan sehari hari tiga saudara itu sejak kecil..dan dia sudah menyaksikan latihan beladiri saudaranya dari dia kecil hingga dewasa..dan mungkin bila di bisa berjalan dia pasti langsung bisa mempraktekan bela diri itu tanpa perlu latihan lagi..dan tak ayal dia sering menjadi komentator saat daddy dan kedua saudaranya sedang latihan.

Teressa kini sedang menempuh pendidikan di sebuah kampus bergengsi yang ada di kotanya..sebagai putri seorang konglomerat terkaya di negara ini..teressa hidup aman damai sentosa..tidak ada yang berani mengeritiknya dan menertawakan kecacatanya..bahkan semua orang berloma-lomba untuk mendekati dan menyanjung-nyanjungnya..hanya demi percikan popolaritas yang gadis itu miliki.

lagipula di negara ini siapa yang tidak mengenal tiga harta berhaga milik keluarga adrian..tiga saudara itu sangat di sanjung banyak orang..bukan hanya harta mereka yang melimpah..prestasi mereka juga sangat cemerlang seperti paras mereka yang bukan kaleng-kaleng..apalagi si bungsu adrian yang merupakan kesayangan keluarganya.

Tentang keluaraga adrian..daddy teressa bernama leonel adrian..sedangkan mommy teressa bernama alicia nathania jeo..teressa memiliki dua saudara dan mereka kembar..abang pertamanya bernama kael..dan kembaran sang abang bernama kaela..keluarga mereka merupakan konglomerat terkaya saat ini di negara mereka dan di susul dengan keluarga sang mommy dia urutan kedua.

.

.

.

“Anjayy paduka jeonghan..apa dia tidak capek selalu mempesona..”girang sorang gadis yang sedang duduk di sofa sambil menonton televisi pintar yang menayangkan 13 pria tampan yang sedang menari menampilkan lagu comback terbaru mereka.

“Hoy maknae!..kenapa masih berbicara seperti itu..”seru seorang pria tampan yang baru memasuki ruang keluarga..dan duduk di samping sang adik..dia kael..si sulung adrian.

(Maknae : bungsu)

“Apa sih oppa..ganggu saja..”decak teressa kesal.

“Opa opa…abang!..”bantah kael cepat.

“Kamu pikir abang ini kakek mu..abang belum setua itu..”ucap pria itu kesal.

“Abang ini kolot sekali..oppa itu kan artinya abang bukan kakek-kakek..bagaimana sih kan sudah eca ajarkan kemarin..sepertinya otak abang tidak sepintar yang mereka katakan..”ucap teressa kesal.

“Apa kamu bilang!!..dasar bocah nakal..”kesal pria itu.

“Hey hey..ada apa ini..”munculah se sosok wanita paruh baya yang masih sangat cantik menengahi pertengkaran mereka.

“Mommy lihatlah adik terus saja berbicara tidak baik dengan bahasa gaulnya itu..”adu kael pada sang mommy..pria yang terkenal dingin dan datar itu selalu berubah 360 derajat saat bersama keluarganya..persis sang ayah.

“Adik..benar apa yang abang bilang?..”tanya alicia menatap putri bungsunya.

“Hmm..maaf mommy..lagian eca kan tidak berbicara pada abang..eca berbicara pada diri eca sendiri..”bela gadis cantik itu.

“Eca kan gen z mommy..ya harus pakai bahasa gaul mengikuti zaman..masa eca harus berbicara seperti daddy yang kaku saat berbincang dengan paman bima..eca tidak mau..itu terdengar sangat buruk....”tambah anak itu lagi sedikit cemberut.

“Boleh berbahasa gaul..tapi harus di filter..dan ingat adik hanya boleh berbahasa gaul dengan teman sebayanya saja..sedangkan yang lebih tua adik harus berbicara hormat..”jelas alicia.

“Iya mommy..”ucap teressa akhirnya.

“Huh..padahal mommy juga sering mengumpat daddy saat mommy kesal..”gumam teressa lirih melirik sang ibu.

Alicia hanya terkekeh kecil mendengar gumaman sang putri..dia juga mengakui hal itu.

“Nah dengar tu bocah..bandel sih..kan kena marah..”ejek kael pada sang adik sambil menjulurkan lidahnya.

“Hey abang jelek..kenapa selalu nyebelin hah..apa meriang abang kalau sehari saja tisak menganggu ku?..”ucap teressa kesal.

“Ya..badan abang bisa gatal-gatal kalau tidak melihat wajah kesal mu..”balas pria itu tersenyum menyebalkan.

“Hey..berhenti gangguin adek gue!!..”tiba-tiba terdengar teriakan seorang gadis cantik yang baru hadir disana.

“Kakak..”seru teressa girang..wander womannya telah datang.

“Ini adek gue bukan adek lo..”balas kael menatap kesal sang kembaran.

“Mana mau eca punya abang nyebelin kayak lo..”ucap gadis itu yang di angguki oleh teressa.

“Heh kalian ini..adiknya di larang berbicara gaul..ini malah kalian berdua yang ikut-ikutan memberi contoh..”ucap alicia memijit pelipisnya pelan.

“Dia duluan mommy..”tunjuk kaela pada sang kembaran.

“Enak saja..kamu yang duluan..”balas kael.

“Sudah- sudah masuk kamar masing-masing..”perintah alicia..dia pusing saat mendengar anak kembarnya selalu berdebat..padahal saat kecil dulu mereka sangat akur dan tidak bisa terpisahkan..tapi semenjak kelahiran putri bungsunya mereka terus bertengkar memperebutkan si bungsu..kael menyayangi teressa dengan cara menjahili sang adik..sedangkan kaela selalu menjadi pahlawan bagi teressa dalam melawan kejahilan sang abang..tapi terlepas dari semua itu ketiga saudara itu saling menyayangi walau setiap hari bertengkar dan membuat alicia harus ekstra sabar dalam menghadapi tiga kepala berkelakuan ajaib itu..walau tak ayal mulutnya harus mengoceh setiap hari pada tiga anaknya itu.

.

.

.

TO BE CONTINUE…..

annyeong guys..yuhuu author kembali lagi dengan novel baru..ini kisah tentang puteri bungsu alicia dan leo ya guys..tentang perjalanan waktu yang gadis itu alami.

disini author juga menjelaskan sedikit tentang keluarga adrian..mana tau ada pembaca yang tidak membaca novel author yang berjudul “CEO cerai dulu dong!”..jadi mereka tidak binggung nantinya.

Di bab ini author memperlihatkan sedikit bagaimana kehidupan keluarga adrian setelah beberap tahun kemudia..bisa dibilang ini ekstra chapter dari novel “CEO cerai dulu dong!”.

Semoga suka ya guys..love you more❤️❤️❤️❤️

Toko barang antik

Siang hari di sebuah kampus ternama.

“Gelo..dosen botak itu sungguh menyebalkan..”ucap sahabat teressa kesal sambil memasukkan laptop dan buku catatan ke tas miliknya dengan berdecak kesal..hal yang sama juga di lakukan oleh teressa.

“Sudahlah..lagipun tugasnya tidak sebanyak itu sampai lo harus mengeluh seperti orang yang hendak dicabut nyawa..”balas teressa menatap jengah sahabatnya yang sangat dramatis itu.

“Serem banget..lagian elo mah pintar..beda sama gue yang oon ini..”keluh gadis yang bernama chika itu.

“Lagian kenapa gue ambil manajemen bisnis sih..kan ribet..”sambung gadis itu sambil mengacak rembutnya frustrasi.

“Ribet apanya..orang enak gini..lagian lo mau ngambil apa selain jurusan ini?..kedokteran kayak abang lo?..bukanya itu lebih buruk..secara lo kan jijian orangya..apalagi sama darah..”ucap teresa panjang lebar.

“Iya juga sih..eh btw kenapa lo ga ngambil jurusan kedokteran juga kayak kak kaela?..lo kan suka banget belajar ilmu kedokteran..”tanya chika.

“Nanya lo?..”ucap teressa menatap sahabatnya itu kesal.

“Kaki gue yang begini mana bisa jadi dokter..seorang dokter itu harus cepat dan tanggap..kaki sangat di butuhkan saat keadaan genting dirumah sakit..”ucap teressa.

“Lagi pula kasian juga abang gue sendirian ngurusin perusahaan opa gue..apalagi opa gue itu udah tua dan memang selayaknya untuk pensiun dan menikmati hidup..apalagi si suami bucin mommy gue itu..sangat tidak bisa diharapkan..pria tua itu selalu punya akal bulus agar bisa membolos kerja dan bermanja-manjaan sama mommy gue..ujung-ujungnya abang gue juga yang harus turun tangan untuk menghendel pekerjaan di perusahaannya ngebantuin paman bima..dan semenjak abang gue mulai turun ke perusahaan makin menjadi-jadi saja bokap gue itu..dia merasa bisa bebas karna sudah ada abang gue yang ngurus perusahaan..”cerita teressa terdengar penuh keluhan..dia kadang sering bertengkar dengan sang ayah karna memperebutkan sang ibu..tapi terkadang dia juga tidak bisa berjauhan dengan cinta pertamanya itu.

“Bokap lo itu benar-benar ajaib ca..”ucap sang sahabat.

“Nah itu yang gue bilang..”timpal teressa.

“ais malangnya hidup gue…bisa ga sih ga usah belajar sama kerja..dan uangnya mengalir aja gitu kayak uang lo..gue kan ingin hidup damai tanpa bekerja…”ucap chika penuh keluhan.

“Ya gabisa kocak..rest in peace aja lo sana..biar bisa damai..”ucap teressa memutar matanya malas.

“Ih…Jahat banget lo doain gue metong..”ujar gadis itu kesal.

“Ya lagian permintaan lo kagak masuk akal banget..sekaya-kayanya orang juga tetap harus belajar sama kerja keles untuk masa depan…”ucap teressa.

“Iya deh iya..”ucap chika akhirnya.

“Sis jadi gak ketoko barang antiknya?..dah jam berapa ini..sekalian nongkrong sambil ngerjain tugas di kafe biasa..”ucap chika sambil menatap jam yang ada di pergelangan tanganya.

“Ya ayo..situ dulu yang ngajakin debat pemilu..”ucap teressa.

“Sialan lo manusia bunglon..”kesal sang sahabat dan mereka akhirnya pergi dari kampus menuju toko barang antik.

Teressa di juluki bunglon oleh sahabat dan keluarganya..karna gadis itu sangat mudah berubah-ubah sifatnya..terkadang cerewet..pendiam..julud..sinis..datar dan banyak lagi tergantung dengan siapa dia berhadapan...gadis dengan seribu kepribadian dalam satu tubuh.

Teressa mengarahkan tuas yang ada di kursi rodanya..sedangkan di sampingnya terlihat sang sahabat berjalan dengan tenang..teressa mengarahkan kursi rodanya berbelok memasuki sebuah toko barang antik yang beberapa hari lalu selalu mengusiknya.

Dia dan sahabatnya memang menyukai barang antik..bedanya teressa menyukai barang antik aneh yang memiliki sejarah..sedangkan sang sahabat menyukai barang antik indah dan aestetic khas jaman dulu.

Saat memasuki toko..pandangan teressa langsung tertuju pada sebuah tas jinjing kain berukuran besar yang memiliki motif corak yang terlihat sangat aneh di matanya..tas itu berwarna coklat kayu dengan motif bunga yang tak pernah dia ketahui apa jenis dan namanya.

Di sisi pinggir tas itu terlihat sebuah gantungan kunci bermotif bunga yang sama dengan rumbai berwarna silver yang tergantung disana..tapi yang lebih anehnya lagi mata teressa tidak pernah benar-benar lepas dari tas itu..saat dia melihat lihat benda lain pandangannya terus saja tertuju ke tas itu.

“Ais..tas itu sedari tadi menarik perhatian gue..”ucap teressa mendekati tas itu dan meraba permukaan kasar tas kain itu.

“Tas itu?..yang benar saja ca..lihatlah masih banyak benda yang indah disini..”ucap chika menunjuk sekeliling toko.

“Tapi mata gue hanya tertuju kesini..”balas teressa.

“Lo dan selera aneh lo..”ucap sahabatnya itu tidak habis fikir.

“Kita sama-sama penyuka barang antik..tapi sepertinya gue jauh lebih waras dari lo..sepertinya gejalanya semakin parah..sesama teman gue turut prihatin..”ucap sang sahabat dramatis.

“Apa yang lo repetin sedari tadi hah..”jengah teressa.

“Suka-suga gue dong monyet..uang gue juga..gue juga yang nyimpan..sewot mulu hidup lo..ga bosan lo jadi netijen gue..”ucap teressa jengah.

“Di bayar gak kalau jadi netijen lu..kalau iya mah gue ayo aja..”ucap gadis itu bersemangat.

“Tau ah..yang waras diam..”ucap teressa akhirnya.

Teressa akhirnya membeli tas jinjing yang menarik perhatianya itu..sedangkan sang sahabat membeli beberapa tusuk konde cantik yang ada di sana..setelah selesai kedua sahabat itu pergi dari sana.

Sepeninggalan mereka..seorang pria tua menatap teressa dengan senyum penuh arti yang tak dapat di artikan.

“Akhirnya tas itu memiliki pemiliknya..”gumam pria itu.

.

.

.

TO BE CONTINUE…..

Tas ajaib

Teressa akhirnya membeli tas jinjing yang menarik perhatianya itu..sedangkan sang sahabat membeli beberapa tusuk konde cantik yang ada di sana..setelah selesai kedua sahabat itu pergi dari sana.

Sepeninggalan mereka..seorang pria tua menatap teressa dengan senyum penuh arti yang tak dapat di artikan.

“Akhirnya tas itu memiliki pemiliknya..”gumam pria itu.

________________________________

Beberapa hari terlewat..Malam hari di mansion adrian terlihat teressa yang sedang mengemasi barang bawaanya untuk melakukan study lapangan di beberapa tempat bersejarah yang ada diluar kota. ..gadis itu memasuki ponsel,laptop dan buku catatanya..beberapa helai pakaian,skincare dan makeup..serta alat mandi seperti sabun sampo dan sikat gigi.

“Adik..ini cemilanya tidak dibawa?..”tanya kaela menghampiri meja belajar sang adik sambil membawa sekantong cemilan yang tadi mereka beli.

“Oiya..hampir saja lupa kak..”ucap teressa meraih sekantong cemilan yang di sodorkan sang kakak.

“Kenapa tidak memakai koper saja?..kan lebih besar…”tanya kaela.

“Tas ini saja kak..tas inikan cukup besar..lagi pula eca hanya tiga hari disana..hanya perlu membawa almamater dan pdh saja untuk dipakai..”ucap teressa.

Kaela menatap semua barang-barang yang di siapkan oleh sang adik..menilainya baik-baik..apakah ada benda yang dilupakan adiknya itu.

“Adik tidak bawa kamera?..bukankah pemandangan disana akan sangat cantik dan asri..”ucap kaela.

“Oh benar juga kak..aku hampir lupa..untung ada kakak disini yang mengingatkan..”ucap teressa langsung berlari mencari kamera kesayanganya..kaela hanya menatap adiknya itu.

“Yasudah kakak kebawah dulu ya..nanti kakak akan kembali menemanimu tidur..”ucap kaela.

“Wah beneran kak?..”tanya teressa yang diangguki oleh kaela.

“Kakak pasti akan merindukan mu nanti..”ucap kaela.

“Pastinya..”ucap teressa.

Teressa mulai memasukkan berbagai barangnya kedalam tas..tapi yang anehnya adalah tas itu tidak penuh-penuh saat di masukkan semua barang..malah semakin lapang dan bisa di masukkan beberapa barang lagi.

“Eh..ternyata masih banyak ruang tersisa..ku kira akan sangat penuh dan susah untuk menutup resletingnya..”ucap teressa merasa heran.

“Tapi baguslah..mungkin nanti tiba-tiba ada benda yang ingin kubawa lagi..”ucap teressa tidak ambil pusing.

Teressa meraih tas itu untuk di pindahkan..di memusatkan tenaganya di tangan bersiap untuk mengangkat tas berat itu..tapi dia sedikit oleng saat mengangkat tas itu..tas yang dia kira akan sangat berat malah terasa sangat ringan.

“Eh..apa ini..kenapa sangat enteng..”ucap teressa mengoyang-goyangkan tas itu dengan enteng.

Teressa menatap binggung tas yang ada di depanya..dia mulai memasukkan beberapa benda lagi..seperti cemilan yang tadi rencananya akan di tenteng saja..kipas angin mini dan beberapa produk kencantikan yang sebetulnya tidak terlalu dia perlukan..bahkan pistol khusus berukuran kecil miliknya juga tak luput dari jangkauannya.

“Masi luas dong..”seru teressa kegirangan.

“Apa tas ini memiliki magic?..”tanyanya pada dirinya sendiri..dia kembali mengamati tas itu..padahal barang-barang yang dia masukkan secara asal sangatlah banyak..mungkin kalau menggunakan koper besar pasti akan penuh.

“Keren sekali kalau benar..”seru teressa girang..dia mendapatkan harta karun.

“Hehehe..kalau benar begitu aku bisa menyelundupkan mie instan dan makanan instan lainnya…aku bisa dengan puas makan disana..”ucap teressa senang..dan apa yang dia katakan itu benar-benar dia lakukan..gadis itu berseru senang saat tas itu menampung semua bahan selundupanya tanpa terlihat mencurigakan sedikitpun.

“Mission complete..”seru teressa.

Hari keberangkatan akhirnya tiba..dua bus kampus terparkir di parkiran kampus..beberapa mahasiswa mulai memasukkan barang milik mereka ke bagasi bus.

Yang mengikuti mata kuliah umum hanya satu kelas saja tapi jumlah mahasiswa yang berada di kelas itu melebihi 50 orang dari jurusan yang berbeda-beda.

Teressa dan chika baru saja memasuki bus mereka setelah tadi menyaksikan drama keluarga mereka masing-masing..apalagi keluarga adrian..semua anggota keluarga itu hadir hanya untuk mengantar kepergian teressa..suasana haru penuh tangis sempat terjadi..banyak petuah yang teressa dapatkan dari kakek dan kekek buyutnya..seolah dia pergi selama berbulan-bulan..padahal cuma tiga hari saja.

Setelah terlepas dari keluarganya teressa menghela nafas lega..dia tadi sedikit malu karna keluarganya menjadi pusat perhatian semua orang karna drama perpisahan mereka..tidak tanggung-tanggung..dekan dan beberapa dosen turut hadir disana karna menyambut keluarganya yang merupakan donatur terbesar di kampus itu.

“Keluarga kita lebay ya sis..tapi lebayan keluarga lo..”ucap chika terkekeh kecil sambil melambai tanganya ke arah keluarganya..hal yang sama juga di lakukan oleh teressa.

“Maklum aja..gue belum pernah bepergian sendirian seperti ini..paling tidak..ada beberapa pengawal yang menjaga gue..tapi kali ini gue maksa untuk pergi sendiri..”ucap teressa.

“Makannya mereka begitu..lagi pula gue juga merasa berat meninggalkan mereka..”sambung teressa.

“Sudah..lagupula cuma tiga hari..kita have fun saja..lagi pula jarang kita bisa sebebas ini..”ucap chika yang di angguki oleh teressa.

Bus akhirnya melaju membelah jalan raya..teressa dan chika berbincang seru tentang berbagai kegiatan yang nantinya akan mereka lakukan disana..tidak terasa satu jam sudah berlalu..jalan yang semula ramai perlahan menjadi sepi seiring bus melaju memasuki perbukitan.

“Everyone! Let’s have fun..” teriak seorang gadis mulai menyetel lagu dj koplo viral di speaker bus.

Seruan gadis itu membuat para mahasiswa di bus itu berteriak riang…mereka mulai bersenang-senang..menari dan bernyanyi bersama di sana..sedangkan teressa hanya menatap mereka dengan sedikit rasa iri..dia iri melihat semua temannya bisa bergerak bebas kesana kemari..sedangkan dia hanya bisa berdiam diri sambil menyasikan mereka..dia memang tidak pernah mengeluh tentang kondisinya..tapi terkadang rasa iri itu juga pernah hinggap di relung hatinya.

Selaku manusia biasa..dia juga merasakan rasa iri..dia selalu berharap suatu hari nanti dia bisa berjalan selayaknya manusia normal..bisa berjalan dan berlari setiap sore bersama saudara dan sahabatnya..bisa melakukan berbagai hal yang selama 9 tahun ini tidak bisa dia lakukan.

Di tengah dentuman musik dan riuh kesenangan teman-temanya..dunia teressa terasa sunyi..pertanyaan “kapan dia akan hidup normal seperti mereka” terus memenuhi benaknya..dan pertanyaan “akan kah waktu bahagia itu datang”membuatnya tidak behenti berharap.

Dan entah kenapa sebuah kalimat “ akan kutukarkan apapun itu untuk merasakan hari bahagia itu “hinggap di benaknya..sebuah kalimat yang mungkin akan merubah hidupnya..sebuah kalimat yang mungkin akan menukarkan banyak kebahagian untuk kebahagian lainnya..dan di tengah lamunannya sebuah tangan menepuk pundaknya.

“Hey bengong aja..kesambet baru tau rasa lo..” ucap chika membuyarkan lamunan teressa.

Teressa hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan chika…tapi sebuah ledakan mengalihkan perhatian mereka.

.

.

.

TO BE CONTINUE…….

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!