Indonesia
NovelToon NovelToon

Istri Dadakan Tuan Arga

bab 1 salsa si anak malang

Seperti biasa, hari ini adalah hari yang sibuk dan juga berat untuk salsa. Karena Dia harus mengerjakan pekerjaan rumah seorang diri. karena ibu tiri dan juga kakak tirinya sedang keluar untuk liburan, mereka meninggalkan rumah dalam keadaan yang sangat kacau dan berantakan, ditambah lagi tumpukan pakaian yang sudah seminggu belum dicuci dan dibiarkan menumpuk begitu saja.

Jangan tanya keadaan pekerjaan yang lain, pastinya terbengkalai dan juga berantakan. kirim kotor bertumpuk di mana-mana dan keadaan rumah yang sudah sangat berantakan, bukan tanpa alasan ini semua bisa terjadi tapi ayahnya salsa baru saja meninggal dunia seminggu yang lalu, duka kehilangan itu cukup mengguncang mentalnya.

Membuat salsa tidak mampu untuk mengerjakan pekerjaan ke rumah, karena kesedihannya yang cukup mendalam. di saat dia harusnya sedang beristirahat sambil menyembuhkan luka hatinya tapi realita tak seindah khayalan, karena salsa dihadapkan dengan kekacauan rumahnya sementara ibu dan kakak tirinya pergi berlibur, tinggallah salsa sendiri di rumah ini.

Dengan keadaan sekacau ini, memang biasanya juga seluruh pekerjaan rumah dilimpahkan kepada salsa. sementara kakak dan ibu tirinya tidak mengerjakan apapun. melihat pedihnya nasibya sendiri salsa kembali teringat kepada almarhum ayahnya, dulu saat almarhum ayahnya masih hidup sampai juga diperlakukan seperti ini bedanya dulu saat ayahnya ada di rumah maka ibu dan kakak tirinya akan bersikap baik kepadanya.

Walaupun setelah ayahnya pergi mereka akan memperlakukannya seperti pembantu, disuruh untuk mengerjakan pekerjaan rumah sendirian. ditambah lagi uang jajan yang diberikan oleh ibu tirinya sangat sedikit membuat salsa harus mencari tambahan dengan bekerja part time, untuk memenuhi semua kebutuhannya.

Untungnya salsa anak yang pintar, dia mendapatkan beasiswa kuliah jadi tidak perlu pusing-pusing untuk memikirkan membayar uang semesteran. tapi walaupun begitu uang buku dan lain-lain harus salsa beli sendiri, selama ini seluruh uang jajan salsa dari ayahnya selalu dititipkan kepada ibu tirinya, semua uang jajan yang diberikan oleh ibu tirinya sangat sedikit dan kurang.

Kembali sosok almarhum ayahnya, membuat tanpa sadar air mata salsa kembali menetes, walaupun selama ini peran ayahnya sangat sedikit dalam hidupnya tapi salsa sangat menyayangi sang ayah. karena dialah satu-satunya yang salsa miliki setelah kepergian ibunya sekitar 10 tahun yang lalu, baru setelahnya ayahnya menikah lagi dengan ibu tirinya, ibu tirinya membawa seorang anak perempuan yang sekarang menjadi kakak tiri salsa.

Selama ini mereka memperlakukan salsa seperti pembantu di rumah nya sendiri, bahkan tak segan-segan mereka menyuruh salsa seenaknya. bahkan ibu tiri dan kakak tiri salsa tega menghukum salsa kalau salsa melakukan kesalahan atau di rasa kurang patuh, tak sampai di situ saja kekejaman ibu tirinya salsa.

Ibu tiri salsa juga memotong jatah uang jajan salsa yang di berikan oleh ayah nya, hanya memberikan sebagian kecil saja untuk salsa, mereka hanya akan mempertemukan salsa dengan baik kalau di hadapan ayahnya salsa, bahkan sangkin rapihnya permainan mereka sampai ayah nya salsa sendiri tidak menyadari kelakuan mereka di belakang nya.

Mungkin sampai akhir hayat ayah nya salsa tidak menyadari perbuatan kejam dan licik yang dilakukan oleh istri dan anak tirinya kepada salsa, salsa juga tidak berani mengadu ke ayah nya karena takut pada kakak tirinya dan juga ibu tirinya. Salsa berada di bawah ancaman dan tekanan dari mereka makanya dia memilih diam.

bab 2 ibu dan kakak tiri

Ibu tiri salsa juga memotong jatah uang jajan salsa yang di berikan oleh ayah nya, hanya memberikan sebagian kecil saja untuk salsa, mereka hanya akan mempertemukan salsa dengan baik kalau di hadapan ayahnya salsa, bahkan sangkin rapihnya permainan mereka sampai ayah nya salsa sendiri tidak menyadari kelakuan mereka di belakang nya.

Mungkin sampai akhir hayat ayah nya salsa tidak menyadari perbuatan kejam dan licik yang dilakukan oleh istri dan anak tirinya kepada salsa, salsa juga tidak berani mengadu ke ayah nya karena takut pada kakak tirinya dan juga ibu tirinya. Salsa berada di bawah ancaman dan tekanan dari mereka makanya dia memilih diam.

★★★

Akhirnya setelah bekerja keras membersihkan rumah dari pagi sampai sore, sekarang hampir seluruh bagian rumah sudah bersih dan rapi kembali. jangan lupa badan salsa yang sudah terasa remuk karena mengerjakan semua ini sendirian, dan salsa juga baru sadar karena semua hal ini juga dia sampai sempat lupa dengan dukanya, tapi kini dia teringat kembali apalagi pada saat sore ini dia mengangkat pakaian yang tadi sudah dia cuci.

Ada baju almarhum ayahnya, yang membuat selsa kembali sedih. air matanya kembali menetes sambil mencium baju itu, walaupun sudah dicuci tapi masih ada sedikit aroma khas ayahnya di sana membuat perasaan salsa menjadi lebih tenang, setelah mengangkat seluruh pakaian dari jemuran salsa meletakkan semua pakaian itu di ruang khusus menyetrika.

Nanti kalau tidak besok dia akan mengerjakannya, mungkin besok Karena hari ini tubuhnya sudah sangat lelah bahkan untuk memasak untuk dirinya sendiri dia tidak memiliki tenaga. ditambah lagi bahan-bahan makanan di dalam kulkas benar-benar kosong, tidak ada yang bisa dia masak ataupun makan kecuali beras, sejujurnya mata salsa sudah mengantuk karena bekerja keras hari ini.

Tapi salsa harus mengisi perutnya sebelum beristirahat, karena kalau tidak bisa-bisa nanti tengah malam dia terbangun karena kelaparan sementara di rumah tidak ada makanan. jadi dengan langkah malas dan gontai salsa berjalan keluar untuk membeli makanan untuk dirinya sendiri, dengan mengumpulkan sisa-sisa uang receh yang dia miliki, bahkan sekarang uangnya pun sudah habis itu tandanya besok salsa harus mulai kembali bekerja part time lagi.

Untuk menyambung hidup, juga membiayai kuliahnya. untuk salsa tidak ada waktu berlama-lama untuk bersedih, apalagi sekarang ayahnya sudah tiada dia harus membiayai dirinya sendiri selama ini ada sedikit uang jajan dari ayahnya untuk tambah-tambahannya walaupun tidak cukup, sel-sel berjalan ke depan gang tempat penjual nasi padang, yang terkenal murah dan rasanya enak hanya warung sederhana biasa.

Mengingat uangnya yang tinggal sedikit, jadi salsa harus pintar-pintar menggunakan uangnya. membeli nasi dan lauk sederhana untuk dia makan malam ini, cukup untuk dirinya sendiri, karena tiba-tiba salsa ingin ngemil makanan ringan dia pun membelinya sedikit, bukan membeli cemilan di minimarket seperti biasanya salsa lebih memilih membeli cemilan di grosir Karena harganya lebih murah.

Dan dapat lebih banyak daripada harus membeli di minimarket, setelah membeli makanan dan sedikit cemilan yang harganya mulai dari rp1.000 kini salsa berjalan pulang sambil menenteng semua yang dia beli. syukurnya uangnya masih tersisa cukup untuk bertahan hidup beberapa hari lagi kalau dia hemat-hemat sambil menunggu kabar dari tempat pekerjaan part time, karena salsa sempat mengajukan cuti beberapa hari.

Siapa tahu posisi Dia sekarang sudah ada yang menempati, walaupun makanan dan cemilan yang dia beli sederhana tapi cukup untuk membuat hatinya senang dengan langkah riang gembira salsa berjalan pulang. sesampainya di rumah salsa membawa cemilannya ke dalam kamar untuk disimpan dan dia makan sendiri, bukannya pelit atau apa tapi kalau sempat ibu tiri dan kakak tirinya melihat cemilan miliknya.

Bisa-bisa semua cemilan itu akan diambil, salsa tidak masalah kalau semua cemilan itu diambil untuk dimakan. tapi yang menjadi masalah cemilan itu diambil untuk dibuang ataupun dimainkan, sementara untuk salsa makanan seperti itu sangat berarti dia tidak suka membuang-buang makanan karena sudah merasakan pahitnya mencari uang sendiri, apalagi negara mereka sedang mengalami seluruh kebutuhan pokok naik.

Sementara gaji mereka masih segitu-segitu saja, setelah menyimpan semua cemilannya salsa berjalan keluar ke meja makan untuk makan. bener saja perutnya sudah keroncongan karena lelah membersihkan rumah seharian, jadi salsa makan dengan hikmat menikmati setiap suapan dan setiap makanan yang masuk ke dalam perutnya sambil di dalam hati bersyukur.

Hari ini dia masih makan dengan baik dan benar, salsa makan sambil menonton kartun di handphonenya. sebagai hiburan dan juga mengusir rasa sepinya, dan hitungan beberapa menit saja semua makanan ya sudah habis tak bersisa, tapi tiba-tiba salsa merasa kebelet ingin ke kamar mandi jadi dengan salsa masuk ke dalam kamar mandi.

" sal...,salsa!!!!!!! mana anak bodoh itu, entah apa yang dia lakukan saat di tinggal semua masih berantakan begini."suara menggelegar seperti petir tiba-tiba muncul, salsan sangat hafal itu suara milik siapa itu adalah suara ibu tirinya. yang memanggil namanya dengan penuh emosi sambil ngomel-ngomel.

Salsa yang baru menyelesaikan hajatnya buru-buru datang ke arah suara itu, suara itu tidak jauh dari tempatnya sekarang. ya ibu tirinya sedang berdiri di meja makan dengan wajah masam, sudah siap untuk mengomelin salsa yang baru saja keluar dari kamar mandi tidak jauh dari meja makan, bukan hanya ibu tirinya tapi juga kakak tirinya berada di sana.

" ihhhhhhh!!!! anak bodah ini, entah apa yang dia lakukan seharian ini. rumah masih berantakan, saya nggak mau tahu pokoknya kamu harus bersihin semuanya hari ini."sambil menjewer telinga salsa tanpa ampun ibu tirinya mengomel, dengar suara yang menggelegar dan sanggup memekakan telinga salsa.

" kami lelah pulang liburan, bukannya dikasih pemandangan rumah bersih. malah begini semuanya berantakan."kakak dirinya ikut mengompori membuat suasana menjadi semakin panas.

" gamau tau, pokoknya kalau semua ini nggak beres malam ini kamu harus tidur di kamar mandi, itu hukuman yang kamu dapatkan karena bermalas-malasan."setelah mengatakan itu ibu tiri dan juga kakak tirinya berlalu begitu saja, meninggalkan salsa yang dari tadi hanya diam seribu bahasa.

Bukan karena salsa lemah dia tidak ingin menjawab semua itu, tapi salsa sudah lelah ujung-ujungnya dia yang salah. jadi tidak ada gunanya untuk berdebat lebih baik salsa diam saja daripada mengeluarkan suara dan menambah masalah, hatinya sedih dan lagi-lagi air mata menetes dengan sendirinya tanpa bisa dihentikan.

Salsa menangis bukan karena dimarahi tadi, tapi karena hatinya begitu sakit seharian ini dia sudah membersihkan rumah dari pagi sampai sore tidak pakai istirahat. sekarang saat mereka pulang yang mereka lihat mukanya yang dia lakukan melainkan kesalahannya, hanya karena tadi salsa buru-buru ke kamar mandi tidak sempat membersihkan meja makan hilang semua pekerjaan yang dia lakukan hari ini.

Dimata mereka tidak ada yang salsa lakukan hari ini, semuanya berantakan hanya karena meja makan yang belum dibereskan. sambil menangis salsa membereskan meja makan, teringat kembali bahwa sekarang dia sendiri di dunia ini, tidak memiliki ayah dan ibu dan tidak akan ada orang yang akan membelanya lagi.

bab 3 salsa

Dimata mereka tidak ada yang salsa lakukan hari ini, semuanya berantakan hanya karena meja makan yang belum dibereskan. sambil menangis salsa membereskan meja makan, teringat kembali bahwa sekarang dia sendiri di dunia ini, tidak memiliki ayah dan ibu dan tidak akan ada orang yang akan membelanya lagi.

Setelah membereskan meja makan salsa langsung masuk ke dalam kamar, perutnya yang tadi sudah terasa kenyang dan moodnya yang sudah kembali kini tiba-tiba semuanya tidak ada artinya. setelah mendapat amarah dari ibu tirinya, salsa masih tidak habis pikir hanya karena satu kesalahannya pekerjaan yang dia lakukan dengan susah payah dari pagi sampai hari gelap begini menjadi tidak ada artinya.

Entah la, entah kapan mereka bisa memperlakukan salsa dengan baik. saat almarhum ayahnya masih hidup saja salsa tidak diperlakukan dengan baik apalagi sekarang ayahnya sudah tiada tiada lagi orang yang akan membelanya setelah ini, dan tidak akan ada lagi hari-hari baik seperti hari kepulangan ayahnya yang dia nanti-nanti setiap bulannya.

Hanya untuk mendapatkan perlakuan baik dari ibu tiri dan kakak tirinya, hanya untuk sekedar mendapatkan senyuman manis dan ramah dari mereka yang terasa begitu nyata. sampai terkadang salsa lupa bahwa mereka hanya bersandiwara memperlakukan selesai dengan baik di depan ayahnya, entah bagaimana hari-harinya ke depannya.

Di tengah-tengah kesedihannya, salsa sambil membalas chat dari teman kerjanya untuk menjadwalkan pekerjaannya besok. syukurnya tempat pekerjaan part time yang biasa dia lakukan belum ditempati oleh orang lain jadi salsa masih bisa kembali ke sana untuk bekerja, Karena posisinya masih kosong kemarin waktu salsa masih berduka syukur saja temannya mau menggantikan tempatnya.

Sehingga salsa tidak lagi khawatir tentang pekerjaannya, walaupun memiliki gaji yang kecil dan pekerjaan yang cukup melelahkan salsa sudah senang. karena dari situlah sumber pendapatannya untuk memenuhi kebutuhannya karena dia juga kuliah, tentunya salsa belum mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk kebutuhannya dan juga hal-hal lain mengenai kuliahnya.

Sudah beberapa kali salsa mengganti pekerjaannya, dari satu tempat ke tempat lain pekerjaan yang sama. sama-sama pekerjaan part time tapi sejauh ini adalah tempat yang paling cocok untuk salsa, pekerjaannya cukup bagus dan cocok untuk orang sepertinya yang memiliki banyak kesulitan kuliah dan pekerjaan di rumah, makanya salsa memilih untuk bertahan bekerja di situ.

Di tambah lagi di lingkungan pekerjaannya salsa memiliki teman, yang cukup asik dan cocok dengannya. itu adalah salah satu hal yang membuat salsa bisa bertahan di kerjanya, setelah chat dengan temannya besok salsa tidak boleh masuk seperti biasanya, setelah itu salsa menyimpan handphonenya di meja makan dan naik ke tempat tidur untuk beristirahat.

Karena besok adalah hari pertamanya masuk bekerja setelah libur duka selama satu minggu, salsa naik ke tempat tidurnya memakai selimutnya sambil memeluk gulungnya, memeluk guling itu dengan cara seperti sedang memeluk hal yang paling penting dalam hidupnya, sambil matanya terpejam begitupun air matanya menetes kembali teringat.

Hal-hal yang terjadi hari ini, tambah lagi pikirannya yang over thinking dengan masa depannya. bertambahlah sudah kesedihan salsa, kesedihan yang saat ini tidak bisa dia ceritakan ataupun dia bagikan kepada siapapun, hanya menyimpan semuanya di dalam hatinya sambil berdoa semoga dia bisa melewati semua ini, dan pelan-pelan matanya pun mulai terpejam nafasnya beraturan tapi sesekali Isak kan masih keluar masih keluar dari mulutnya.

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!