Indonesia
NovelToon NovelToon

Cinta Tumbuh Di Medan Pertempuran

PENGENALAN KARAKTER

CINTA TUMBUH DI MEDAN PERTEMPURAN

Karya: Ksatria Malam

Yas Anggara Pratama (Keluarga Yas)

Di dunia bawah, nama Anggara Pratama sangat disegani. Ia dikenal dengan julukan The Killer Blood Ice, sebuah nama yang membuat musuh-musuhnya gemetar karena terkenal kejam, tenang, dan tidak pernah gagal menyelesaikan misinya.

Angga lahir pada 25 Desember 1981 di London, Inggris. Ia merupakan putra kedua dari pasangan Yas Hendrik dan Athalia Diana.

Di mata masyarakat, kedua orang tuanya hanyalah keluarga biasa yang menjalani kehidupan seperti orang pada umumnya. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa keluarga Yas menyimpan rahasia besar yang kelak akan mengubah jalan hidup Angga.

Kim Nayla (Keluarga Kim)

Di dunia bawah, Kim Nayla dikenal sebagai Gadis Psikopat. Julukan itu melekat karena sifatnya yang dingin, berani, dan tak pernah menunjukkan rasa takut saat menghadapi musuh.

Nayla lahir pada 21 April 1985 di Busan, Korea Selatan. Ia merupakan putri tunggal dari pasangan Kim Nathan dan Lee Nana.

Saat Nayla masih bayi, Lee Nana pergi meninggalkan keluarganya. Sejak saat itu, Nayla tumbuh hanya dalam asuhan sang ayah.

Kim Nathan dikenal sebagai seorang ilmuwan yang sangat cerdas. Kesibukannya dalam dunia penelitian membuat Nayla harus belajar menjadi pribadi yang kuat dan mandiri sejak usia dini. Kehidupan yang dijalaninya perlahan membentuk karakter Nayla menjadi sosok yang tegas dan sulit ditebak.

PERTEMUAN DI GURUN KEMATIAN

terkadang dalam hidup ini Kematian lebih baik daripada kau tetap hidup tapi tidak bermanfaat untuk orang lain💕

Malam itu angin terasa sangat berat dikawasan amerika Serikat Bagian barat paling ujung, tepatnya di kawasan arizona

malam itu Angin kering Arizona menyapu permukaan beton yang retak membawa butiran pasir yang perlahan-lahan menusuk kulit paling dalam.

ditengah laboratorium paling dalam seorang laki laki berjongkok, Matanya tajam Seperti hewan buas yang haus darah, dia adalah Yas anggara pratama, dunia pembunuh bayaran mengenalnya the killer blood ice.

Jemari angga bergerak mekanis mengasah mata karambit gandanya, suara gesekan logam terdengar tak teratur, seolah mencoba meredam detak jantung yang berpacu begitu kencang kedatangan angga membawa misi dari seseorang yang membayarnya untuk melenyapkan seluruh experiment manusia yang berada di Arizona.

tiba tiba dari dalam lorong laboratorium suara Desing peluru memecah keheningan sebuah bayangan kecil bergerak seperti hembusan angin ditengah padang tandus kelincahannya tidak masuk akal, dia bagai menari di lorong-lorong gelap laboratorium.

dia adalah kim nayla, gadis psikopat yang membunuh dengan senyuman manis, kedatangannya ke Arizona adalah untuk melenyapkan angga, karena dengan lancangnya angga menganggu proyek pemerintah.

dor

dor

dor

Peluru itu melesat cepat kearah angga sepersekian detik angga langsung cepat menghindarinya dengan berguling ke belakang.

"Haha seru sangat seru" tawa psikopat nayla bergema di dalam laboratorium

"cihh ternyata kau gadis psikopat" angga berdecih kesal melihat nayla datang

tanpa aba-aba angga melempar kerambitnya ke arah nayla, senjatanya bergerak sangat cepat dan presisi namun nayla bergerak lebih Cepat dia menghindarinya dengan gerakan berputar kesamping

"cih dasar laki-laki bodoh kau sangat lambat" nayla berdecih mengejek angga

pertarungan angga dan nayla pecah suara senjata tajam dan pistol terdengar keras, namun nayla kalah cepat, karambit angga telah menggores pipi cantik nayla, darah tidak berhenti mengalir seperti air hujan jatuh ke bumi.

"sialan beraninya kau!"umpat nayla kesal karena angga menggores pipi cantiknya

"Kau akan mati disini gadis psikopat" umpat angga dengan nada suaranya sangat dingin!!

dor

dor

nayla terus menembak angga tanpa henti saat ini dia benar-benar menggila, namun angga menghindar cepat lari dari satu pilar ke pilar lainnya namun nayla tidak berhenti.

dor

dor

tembakan nayla terus memecah langit langit dia seperti kerasukan setan tembakan demi tembakan terus melaju kencang kearah angga.

sepersekian detik angga lengah salah satu peluru tepat bersarang di bahu kanan angga darah membasahi lengan bajunya.

"akhh sialan!" teriak angga kesakitan

"haha Kita lihat siapa yang akan mati the killer bllode ice" tawa psikopat nayla

angga melihat nayla lengah tanpa banyak kata Ia melompat menyerang dengan cepat Bunyi gesekan karambit menghantam kulit nayla sekali lagi darah mengucur deras dari tubuh nayla.

"sialan kau curang berengsek" umpat nayla

"haha itu bukan curang gadis psikopat Itu cerdas" angga tertawa merendahkan nayla.

srak

Srak

Dor

Dor

"kau tau kenapa banyak yang mengejarmu?" tanya nayla di tengah-tengah pertempuran

"karena aku tampan"jawab angga percaya diri

angga pratama memang begitu tampan, gadis mana pun akan jatuh cinta pada pandangan pertama.

"Cihh kau terlalu percaya diri Berengsek"nayla berdecih kesal

pertarungan mereka terus berlanjut tidak ada yang mau mengalah apa lagi kalah dor! dor! srak! srak! suara senjata mereka terus menggema.

"hey pria bodoh mari kita hentikan pertarungan ini sementara" ucap nayla kepada angga

"mari kita hentikan sementara" balas angga! "hanya untuk sementara kalau nanti kau akan mati gadis psikopat" angga berkata kembali!

mereka menghentikan pertempuran untuk sementara! angga bersembunyi di balik tembok laboratorium tangannya bergerak cepat mengeluarkan peluru yang bersarang akibat tembakan Nayla

"akhh sialan ini benar-benar sakit" umpat angga kesakitan! Dia merobek pakaiannya sendiri untuk membalut luka di bahunya.

di tempat nayla bersembunyi "dasar angga sialan beraninya dia menggores wajah cantikku" kesal nayla

nayla menjahit luka di pipinya, gerakannya cepat, namun jahitannya sangat rapi supaya tidak meninggalkan bekas.

setelah menjahit pipinya, nayla beralih ke luka sobek yang berada di lengannya, dia membalut lukanya supaya darah tidak terus mengalir.

"angga!" nayla berteriak keras

nayla berteriak bukan untuk memanggil namun untuk memberi peringatan bahwa dia akan menyerang kembali.

"Ada apa gadis sialan" angga membalas

Namun tanpa angga sadari nayla telah berada di dekatnya nayla menarik pelatuknya!

dorr

sepersekian detik angga tersadar ia langsung menghindari tembakan yang mengarah kepadanya, pertarungan sengit antara mereka berlanjut panjang karena tidak ada yang mau mengalah

"kau sangat keras kepala bocah" kesal angga ditengah-tengah pertempuran

nayla tidak membalas dia hanya tertawa senang menanggapi perkataan angga.

BOM

ledekan terdengar keras dari bagian luar laboratorium ledekannya mengguncang lantai di tempat angga dan nayla yang sedang bertarung

"guncangan apa ini mengganggu saja" umpat nayla begitu kesal.

To Be Continue..

AGEN PEMERINTAH

Dunia Ini Begitu Keras bagi mereka yang terlalu lemah tanpa perlawanan,mereka hanya akan terus diinjak, terkadang melawan adalah satu-satunya cara untuk bertahan hidup😊

Dentuman keras terus mengguncang pintu baja membuatnya perlahan retak, lalu suara sepatu pasukan khusus terdengar seperti lonceng kematian memburu angga dan nayla.

BOMMM

Untuk ke sekalian kalinya pintu baja hancur Ribuan pasukan khusus pemerintah memasuki laboratorium paling dalam, seorang laki laki berjalan santai, dia adalah pemimpin pasukan nama dia adalah lucas benerik

"nayla bagaimana kabar mu" lucas menyapa seraya berjalan sedikit lebih dekat kepada nayla.

"apa yang membuat mu dan pasukan mu datang begitu ramai luc" tanya nayla sedikit terkejut dengan kedatangan lucas benerik.

"organisasi memerintahkan ku untuk mengganti rencana"lucas membalas dengan senyuman mengejek.

"apa rencana terbarunya luc?"nayla bertanya dingin.

"Habisi setiap unit di dalam laboratorium termasuk nayla haha"tawa lucas menggema membalas perkataan nayla.

"termasuk aku?"nayla terkejut tidak percaya organisasi yang dia bela selama ini datang untuk membunuhnya.

"Kau angga dan semua manusia experiment kalian terlalu berbahaya untuk masa depan dunia" lucas kembali berkata kepada nayla.

"Bukankah tujuan ku dikirim untuk melindungi para experiment" lagi lagi nayla terkejut tidak percaya namun sekilas senyuman psikopat tergambar di wajahnya.

"haha kau terlau naif nayla"tawa lucas menggema!! "kau memang bodoh dari dahulu gadis sialan"lucas berteriak menghina nayla

dari belakang para pasukan,seseorang berjalan mendekati lucas kedatangannya membawa suasana dingin

"bagaimana kabar mu angga pratama" laki-laki itu menyapa angga dengan nada mengejek.

"ternyata kau salah satu dari mereka" nada suara angga rendah namun membawa suasana yang sangat mencekam

"haha aku hanya menurut perintah kakak ku untuk membayar mu menjalankan misi kesini, sedangkan tujuan sebenarnya adalah untuk membunuhmu anggara pratama" laki-laki itu berbicara merendahkan angga.

"kakak" suara angga tercekat karena begitu tidak percaya bahwa dia masuk kedalam jebakan musuh.

"benar kakakku, adalah dia lucas benerik" laki-laki itu menunjuk ke arah lucas

"aku adalah adiknya, luckky benerik" ucapa laki-laki itu kembali

"Haha Ternyata target sebenarnya adalah aku dan nayla" tawa angga begitu nyaring dan sangat menyakitkan.

nayla hanya diam dia tidak menanggapi perkataan angga bahkan dia tidak perduli menjadi target pembunuhan!

"kemana gadis sialan itu pergi" tanya luckky dingin karena nayla hilang dari pandangan.

tiba tiba nayla muncul di atas kepala luckky dengan santainya nayla memelintir kepalanya krakk dan luckky mati tanpa kata.

"Luckyyy..Dasar kau gadis sialan beraninya kau membunuh adik ku" teriakan lucas menggema

lucas berlari ke arah nayla suara tembakan mereka saling bersahut-sahutan bagai terompet tahun baru.

angga melihat nayla telah memulai pertarungan, angga ikut bergerak cepat dan presisi dia bertarung dengan karambit ditangannya membunuh semua pasukan lucas tanpa ampun sudah begitu banyak pasukan tentara yang mati terbunuh.

pertarungan nayla dan lucas masih begitu sengit tanpa ada yang mau mengalah

"Dasar gadis berengsek kau tidak akan aku ampuni karena telah beraninya membunuh adikku" lucas berteriak ditengah pertempuran

"kau yang menghianati ku lebih dulu sialan" nayla berteriak membalas perkataan lucas.

angga masih terus bertarung dengan para tentara, dia terus mengayunkan karambitnya, angga bagai menari di medan pertempuran gerakan tangannya begitu ritmis sangat presisi bahkan ribuan musuh telah mati dibunuhnya olehnya, dia berdiri dengan karambit ditangannya dengan tubuh berlumuran darah para tentara musuh.

nayla masih terus bertempur dengan lucas namun gerekan lucas begitu cepat nayla terdesak ke pilar-pilar laboratorium.

dorr

peluru dari senjata lucas melaju cepat mengenai perut nayla membuat nayla terjatuh ke lantai laboratorium

brak

Tubuh nayla terjatuh begitu keras membuat angga melihat ke arahnya

"haha kau akan mati gadis sialan" teriakan lucas menghina nayla lalu lucas mendekat mengarahkan moncong senjata kearah nayla

"jadi ini akhir hidup ku"gumam nayla menutup mata.

angga berlari menerjang lucas brakk! lucas terpental jauh

"sialan kau anggara pratama!" kesal lucas karena angga mencampuri urusannya

angga berjalan mendekat ke arah lucas"tidak akan ku biarkan gadis ini mati" suara angga begitu dingin.

Angga melompat ke arah lucas menebas lucas tepat menusuk jantungnya,akhirnya lucas terjatuh dengan Air mata menetes deras

"ini lah akhir hidup mu lucas benerik" angga berkata begitu dingin

Ia menarik kepala Lucas, lalu menempelkan karambitnya ke leher pria itu Dengan satu gerakan cepat, ia memotong kepala Lucas.

srakk

srakk

buk! buk! Suara kepala lucas terjatuh di lantai penuh darah

"kau terlalu meremehkan ku"ucap angga dingin

Setelah itu angga membalikan tubuhnya dan berlari mendekati nayla, dia sangat mengkhawatirkan nayla karena tubuhnya penuh darah "Nayla nayla" panggil angga namun nayla tidak menghiraukan.

tanpa pikir panjang angga langsung merobek pakaian nayla, gerakan tangannya cepat mengeluarkan peluru yang bersarang di perut nayla perlahan ia menjahit luka nayla setelah itu dia Membalut lukanya dengan teliti.

namun dari arah belakang suara langkah kaki terdengar angga langsung mengacungkan karambitnya.

"tolong jangan bunuh kami!" mohon orang itu yang ternyata anak anak experiment angga langsung menurunkan waspadanya.

tidak beberapa lama, nayla perlahan membuka matanya memandang ke arah angga

"apakah aku sudah mati bagaimana ada laki-laki tampan dihadapanku" gumam nayla

Angga yang mendengarnya hanya tersenyum kecil "apakah aku setampan itu di mata mu nay?"angga bertanya

perlahan nayla mengalihkan pandangannya ke tubuhnya yang tidak berbaju keterkejutan mewarnai matanya

Buk!!

nayla langsung memukul perut angga keras

"hey bocah bau apa yang kau lakukan kenapa aku tidak berbaju" marah nayla kepada angga.

angga yang mengerti perlahan menjelaskan kepada nayla kenapa dia merobek pakain nayla.

"maaf ga dan terimakasih telah menyelamatkan aku" balas nayla tulus

nayla melirik ke arah lainnya tepatnya kepada anak-anak experiment "kau tidak membunuh mereka ga?" tanya nayla kepada angga karena anak-anak itu masih hidup

"mereka tidak bersalah nay" bisik angga ke telinga nayla lembut

Nayla yang mendengar perkataan angga tersenyum lembut.

namun senyum itu hilang begitu cepat karena sirine meraung kencang dan suara ledekan kembali terdengar

BOM.

nayla langsung berdiri kearah panel kendali laboratorium tangannya langsung menari cepat Di atas keyboard komputer, tanpa senyuman hanya kekhawatiran yang tergambar di wajah indahnya

"apa yang sebenarnya terjadi nay?"angga bertanya

"pemerintah mengirim pasukan lagi untuk membunuh kita"nayla menunjuk monitor

angga mengikuti jari telunjuk nayla berada dan benar saja pemerintah kembali mengirim pasukan bahkan lebih ramai dari sebelumnya.

To Be Continue..

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!