Indonesia
NovelToon NovelToon

Antagonis Kesayangan

masuk dalam novel

seorang gadis cantik,terbaring di kamar rumah sakit yang mewah,ia terbangun Dnegan keadaan linglung, seingatnya ia tertabrak truk, bagaimana mungkin masih hidup??

Apa mungkin dirinya sudah di surga??tapi jelas-jelas ini rumah sakit,siapa yang bawa dia kesini??

pintu terbuka seorang wanita paruh baya masuk,Dnegan wajah yang sembab karena menangis lama,tubuhnya kaku begitu melihat anak gadisnya sudah duduk di atas ranjang,

"sayang kamu sudah bangun??apa yang sakit bilang sama mama??"ucap wanita itu khawatir

Aira menatap lekat kearah wanita cantik itu,sejak kapan ia punya ibu??dirinya adalah yatim piatu,ibunya sudah meninggal saat ia berusia dua tahun,lalu siapa wanita cantik ini??

Aira menatap binggung kearah wanita itu"Tante siapa ya??apa salah kamar??"

Mendengar ucapan putri nya,wanita itu lemas tatapan nya nanar kearah putri satu-satunya itu,"ini mamah sayang,mamah kamu mama Maya"ucap nyonya Maya Dnegan air mata berlinang

Aira menggeryitkan keningnya binggung,[sejak kapan ibunya berubah menjadi Maya??nama ibunya Diana,dan sang ibu tidak secantik dan semodis wanita ini,meskipun sang ibu cantik,tapi dia hanyalah buruh pabrik,mana mungkin memiliki tas branded yang mahal]

"kayaknya Tante salah kamar ya??atau Tante yang bawa aku kesini??"tanya Aira lembut

Nyonya Maya yang binggung segera menghubungi suaminya,air matanya kembali menetes deras,

Tak lama sang suami datang Dnegan langkah tergesa "pah lihat anak kita ,dia tidak ingat siapa mama pah,"

"mamah tenang dulu ya,kita panggil dokter dulu"ucap tuan Aryo tenang melangkah kearah sang putri

"sayang kamu ingat papah ??"tanya Aryo lembut ingin membelai rambut putri nya,namun gadis itu menghindari sentuhannya

"maaf kalian siapa??"tanya Aira Dnegan raut binggung,

Tak lama dokter datang Dnegan tergesa,"tuan nyonya selamat siang"

"tidak perlu formal,cepat periksa putriku "sahut tuan Aryo datar penuh kekhawatiran

dokter memeriksa seluruh tubuh Aira,dan melihat hasilnya,sang dokter merasa binggung, karena menurut nya kondisi nona mudanya baik-baik saja, bagaimana mungkin bisa amnesia,

"nona apa anda ingat siapa nama anda??"tanya dokter tenang,

"ingat namaku Aira"sahut Aira tenang

"lalu siapa mereka??"tanya dokter itu lagi

"tidak tau,mereka bilang kedua orang tuaku"sahut Aira menjawab Dnegan koperatif

"benar mereka adalah kedua orang tua nona,tuan Aryo dan nyonya Maya,nama anda Aira Wijaya"sahut sang dokter tenang,

"tuan karena nona jatuh dari tangga,dan kepala nya terbentur lebih dulu, kemungkinan akan mengalami amnesia, tapi ini hanya sementara,nona hanya perlu istirahat dan mengigat Dnegan pelan,nanti akan kdokter Dnegan normal"ucap dokter sopan

[dokter ini gila ya??jatuh dari tangga jelas-jelas gue tertabrak truk, tadi siapa nama gue,Aira Wijaya??kenapa rasanya gak asing ya??kayak gue pernah denger dimana ??]

"baik dokter terimakasih,apa sudah bisa pulang??"ucap nyonya Maya lega

"saya akan buat surat izinya,sore ini sudah bisa pulang,jika ada apa-apa,anda bisa menghubungi saya, permisi"sahut dokter sopan lalu segera meninggalkan ruangan itu

Aira terbelalak mengigat siapa Aira Wijaya yang di maksud[gue masuk ke dalam novel yang gue baca semalam??tapi bagaimana mungkin??bukankah buku itu buatan manusia??ini mustahil kan??]

melihat putrinya melamun,nyonya Maya mendekat "sayang jangan terlalu di paksa,nanti juga kamu bakal ingat semuanya kok"

"mah bagiamana aku bisa jatuh??"tanya Aira kaku,ia harus membuktikan dugaannya benar dulu,

"kamu jatuh dari tangga,karena terlalu senang bisa masuk ke pelangi Haigh school "ucap nyonya Maya tenang,

[pelangi Haigh school??gue beneran masuk ke buku??]

"berarti tahun ajaran baru??"tanya Aira masih kaku,

"iya sayang tapi kamu tidak akan ikut mos,nanti langsung masuk aja ya gak papa,nanti papah yang akan bilang ke pemilik sekolahnya"sahut tuan Aryo penuh kasih sayang

[seingat nya Aira Wijaya langsung jatuh cinta sama tokoh utama,begitu melihatnya di awal mos,kali ini gue masuk kesini,membuat pertemuan itu tidak terjadi, ini masih awal cerita,gue masih bisa mengubah alurnya,selama gue gak tergila-gila sama Morgan,gue bakal baik-baik aja,dari pada mati karena cowok,mendingan gue nikmatin hidup,]..........

menjalani aktivitas

Tak terasa sudah hampir satu Minggu,Aira berada di dalam novel,kini ia mulai menerima dan menjalani hidupnya sebagai Aira Wijaya,sosok cantik dan juga putri dari pengusaha kaya raya,

Kini hidupnya berbanding terbalik Dnegan di dunia nyata,dulu ia harus bekerja keras demi sesuap nasi,kini ia hanya duduk dan menikmati semua kekayaan kedua orang tuanya,

mungkin tuhan sedang memberi kompensasi atas dirinya,sehingga dirinya masuk kedalam sini,untuk memperbaiki hidupnya dan juga menikmati kasih sayang orang tua,yang tidak pernah ia rasakan,

Ia akan memperlakukan kedua orangtuanya Dnegan baik, tidak akan seperti Aira Wijaya yang asli,hanya karena hasutan tantenya,ia menjauhi kedua orang tuanya,

Bahkan kabur dari rumah karena dilarang berhubungan Dnegan tokoh utama,kini ia akan memperlakukan mereka Dnegan baik,dan membalas semua yang di lakukan tantenya,

Mungkin ibunya tidak tau,tapi sebagai pembaca setia,ia tau betul bahwa sang Tante mencintai ayahnya,dan sengaja membuat keributan agar mereka berpisah,

Di dalam novel,usaha Tante Arini berhasil,kedua orang tuanya bercerai,dan Tante Arini berhasil menikah ayahnya,dan menjodohkan ia Dnegan sang tokoh utama,yangg membuatnya mati tragis di tangan sang tokoh utama ,

Kini ia tidak akan membuat kesalahan yang sama,karena ia masuk kedalam buku ini,ia punya Chet,kalau sampai ia kalah maka ia memang pantas mati,

Dulu dii dunia nya ia banyak belajar ,dirinya juga menguasai bela diri,jika masih kalah maka percuma saja ia mengetahui alurnya,

"non Aira sudah waktunya berangkat sekolah"ucap BI Inah

Aira mengunakan seragam rapih,dan segera mengendong tasnya turun ke lantai bawah,"pagi pah,mah"sapa Aira ceria

"pagi sayang,sini duduk sarapan dulu"sahut kedua orang tuanya tersenyum

Keluarga kecil itu sarapan Dnegan tenang,setelah selesai Aira dan papanya segera berangkat ke tujuan masing-masing,otomatis menjadi perhatian semua siswa,Aira mengunakan mini Cooper berwarna biru langit,dan itu menjadi pusat perhatian semua siswa,

Mereka tidak melihat mobil itu saat MOS kemarin,begitu Aira turun dari mobil Dnegan santai, bisik-bisik pun terdengar

"siapa dia cantik banget??kayaknya gak lihat pas mos??"bisik salah satu siswi

"benar gue juga gak lihat,apa anak baru ya??"tanya yang lain penasaran

"gila mobilnya bagus banget,pasti anak pengusaha atau salah satu Mentri "ucap yang lainnya,

Aira berjalan dengan langkah yang tenang,ia tersenyum kearah para murid yang masih berada di parkiran,"permisi mau tanya ruang kepala sekolah dimana ya??"

"ohh ruang kepala sekolah ya??dari sini Lo lurus aja,abis itu belok kanan,ruangannya pas di pojok,Lo anak baru ya??"tanya siswi berparas cantik itu, seperti nya gadis ini penyuka warna pink,karena semua yang dia pakai bernuansa merah muda

"bukan anak baru sih, seharus nya gue ikut mos,tapi karena gue sakit jadi baru bisa masuk,bay the whay thanks ya"sahut Aira ramah dengan senyum manis

Ia menatap gadis itu Dnegan tatapan lembut,di dalam novel gadis penyuka pink inilah, satu-satunya sahabat sang antagonis,yang tidak pernah meninggalkan nya meskipun semua orang membencinya

"gue Naura Lo??"ucap Naura santai menjulurkan tangannya

"gue Aira salam kenal"sahut Aira ramah

"kalau gitu biar gue anter ke ruang kepala sekolah,ayo"ucap Naura semangat

"thanks ya"Aira berjalan berdampingan Dnegan Naura,keduanya mengobrol Dnegan santai dan penuh tawa,seoalah sudah kenal lama,

"udah sampai gue ke kelas dulu,semoga kita satu kelas ya bay bay"ucap Naura semangat

Aira hanya mengangguk kan kepalanya,lalu mengetuk pintu Dnegan tenang,meskipun ia udah tau pasti satu kelas Dnegan Naura dan sang tokoh utama wanita,tapi ia tetap harus melapor dulu,

"permisi pak saya Aira Wijaya "ucap Aira begitu memasuki ruang kepala sekolah

"kamu putrinya tuan Aryo ya??silahkan duduk dulu,saya akan panggil wali kelas kamu dulu"ucap kelapa sekolah Dnegan sopan

Bagiamana pun tuan Aryo adalah salah satu pemegang saham terbesar disekolah ini,ia tidak ingin berurusan dengan nya,semua orang juga tau,kalau tuan Arya sangat memanjakan putri satu-satunya nya,

Tak lama seorang lelaki Dnegan pakaian rapih datang,

"pak Anton ini Aira Wijaya,tolong antarkan dia ke kelasnya,nah Aira ini wali kelasmu pak Anton,silahkan ikuti dia"ucap kepala sekolah Dnegan ramah,

Pak Anton yang sudah di wanti-wanti oleh kepala sekolah pun,tersenyum tipis lalu membimbing Aira ke kelasnya,

"selamat pagi anak-anak,kita kedatang teman baru,silahkan perkenalkan namamu"ucap pak Anton ramah,

Aira terseyum manis kearah semua siswa"hallo semuanya perkenalkan nama gue Aira Wijaya,kalian bisa panggil Aira,salam kenal semuanya

"baiklah Aira silahkan duduk di samping Naura,Naura angkat tanganmu"ucap pak Anton

Naura tersenyum senang, melambaikan tangan nya kearah Aira,ia Dnegan semangat menarik tangan teman barunya itu"gue gak nyangka kalau kita bakal sekelas,sini duduk"

"haha ia sih gue juga gak nyangka bakal satu kelas sama Lo "sahut Aira Dnegan senyum tipis

[gue udah yakin kita satu kelas,tapi juga harus satu kelas dengan tokoh utama wanita, benar-benar menyebalkan]

"oke semuanya hari ini para guru ada rapat,jadi kalian akan belajar mandiri dan diawasi oleh anggota OSIS,selamat belajar semuanya "ucap pak Anton tegas sebelum keluar dari kelas

Aira menatap sekeliling jelas mencari sang tokoh utama,melihat temannya terus menatap kearah salah satu siswi Naura dengan santai menjelaskan "namanya Anita,sejak masuk suudah menjadi perhatian banyak orang,terutama anggota OSIS,katanya sih karena kenal Dnegan ketua OSIS kita kak Morgan"

"hah??"Aira menatap binggung kearah Naura

"habisnya Lo ngelihatin dia Mulu,makanya gue kasih tau"sahut Naura mengngakat bahunya acuh tak acuh

Sebenarnya dia gak perduli hubungan keduanya,di dalam buku sudah di jelaskan,kalau Anita dan Morgan adalah teman masa kecil,wajar kalau keduanya dekat,dulu demi memisahkan keduanya,ia meminta pada Sang ayah untuk menjodohkan mereka berdua,

Karena ayah Morgan adalah kariawan ayahnya,itu sangat mudah,tapi pada akhirnya dia tidak pernah bisa mendapatkan hati Morgan,dan cintanya yang tulus di balas Dnegan pembunuhan yang sangat tragis,

tak lama suara bising terdengar,semua orang menatap kearah pintu kelas,disana seorang pemuda tampan berdiri Dnegan gagahnya di pintu kelas, langkahnya tenang,tatapan nya tajam membawa buku pelajaran,

"selamat pagi,kalian pasti sudah di kasih tau pak Anton,kalau guru sedang rapat,jadi kali ini saya yang akan mengawasi kalian"ucap Morgan dengan tegas.......

kedua tokoh utama

melihat pemuda di depan,tubuh Aira menegang kaku,namun berusaha untuk tetap tenang,tak lama Naura berbisik lirih "itu kak Morgan ketua OSIS kita,"

Mendengar ucapan Naura,Aira hanya mengangguk kan kepalanya ringan, lalu pura-pura sibuk Dnegan bukunya,

Ia sungguh tidak ingin terlibat Dnegan kedua tokoh utama,namun diam-diam dia melirik kearah keduanya,

Namun tidak ada reaksi dari keduanya,[sebenarnya sejak kapan keduanya saling mencintai??apa mungkin karena sering ia bully sehingga timbul rasa simpati darie Morgan,??]

[kalau gue gak salah ingat,di dalam novel di ceritakan kalau Morgan awalnya tidak menyukai Anita,namun lambat laun karena sering gue bully, simpati dan rasa itu muncul dan membuat Morgan tergila-gila Dnegan sahabat kecilnya itu,bahkan cenderung protektif]

[lebih baik gue gak berurusan dengan keduanya,]

"Lo kenapa Ra??"tanya Naura lirih

"gak papa, lanjutin aja jangan sampai ketahuan kak Morgan"gumam Aira lirih,

Sementara di tempat lain,Anita terus menatap kearah Morgan,banyak yang iri saat ia berangkat bersama ketua OSIS yang menjadi most wanted pelanggi,mereka juga mengatakan bahwa Morgan tak pernah Morgan berdekatan Dnegan gadis manapun,

Awalnya ia pikir morgan juga memiliki perasaan yang sama Dnegan nya,namun ia tahu lebih dari siapapun,bahwa Morgan hanya menganggap nya teman biasa,

Anita mengepal kan tangannya erat,selama ini ia selalu mencintai pemuda itu,namun pemuda itu selalu saja acuh tak acuh,sama sekali tak menganggap nya,

"yang sudah selesai bisa langsung di kumpulkan "ucap Morgan datar

Satu persatu siswa maju mengumpulkan kertas ulangan,meskipun mereka tidak yakin Dnegan jawaban nya, begitu juga Dnegan Aira,ia maju Dnegan langkah yang lesu,menatap tak suka kearah pemuda itu,

Morgan menggeryitkan alisnya,menatap Aira Dnegan binggung"kamu anak baru??"

"bukan kak,saat MOS kemarin aku masuk rumah sakit,jadi gak bisa ikut,hari ini baru pertama masuk"ucap Aira memaksakan senyum

"ohh siapa nama nya??"tanya Morgan datar,baru pertama kali ia melihat seorang gadis,menatapnya dengan datar, biasanya semua orang akan menatapnya Dnegan tatapan binar dan kekaguman,meskipun ia bukan berasal dari keluarga yang kaya raya,tapi keluarganya berkecukupan dan ia juga pintar dan tampan

"aira kak"sahut Aira malas

"kalau begitu silahkan duduk"ucap Morgan memerhatikan nama di absen,disana tertulis jelas Aira Wijaya,dia adalah putri tunggal keluarga Wijaya,ia tidak boleh mengusiknya, bagaimana pun saat ini ayahnya bekerja di dalam naungan Wijaya corp,

Morgan duduk Dnegan tenang memetiksa semua lembar jawaban yang di kumpul kan,ia cukup lama menatap lembar milik aira,

Senyumnya tersungging di sudut bibirnya, tulisannya bagus dan rapih,bahkan terkesan sangat indah,

tak lama bel istirahat berbunyi,semua siswa menghela nafas lega,meskipun Morgan tampan,tapi semua orang juga tau,kalau dia ini tipe yang tegas ,di awasi dia sama aja dengan pak Anton,

Naura menarik tangan Aira Dnegan santai "kantin yuk gue laper banget gila,"

"lebay deh"sahut Aira menggelengkan kepalanya ringan

keduanya berjalan beriringan menuju kantin,tak lama Anita mendekati keduanya Dnegan kepala tertunduk "aku boleh bareng kalian gak??"

"Lo siapa??"tanya Aira binggung meskipun ia sudah hapal siapa gadis ini

[apa maksud tokoh utama wanita ini menghadang jalan gue??jangan bilang mau gue bully??CK benar-benar ya memanggak bisa jauh dari mereka berdua,padahal gue udah mau menjauh tapi malah mereka yang mendekat konyol!!!!]

"Anita ada apa Lo nyamperin kita?? biasanya kan Lo makan sama kak Morgan,??"tanya Naura mengngakat alisnya

Suara Naura tidak keras namun semua siswa yang lewat di koridor mendengar nya dan berhenti untuk melihat pertunjukan drama tentu saja,

semenjak masuk Anita menarik perhatian semua orang,dan menjadi bahan bully an Kakak kelas,karena dekat dengan ketua OSIS

"itu kak Morgan lagi rapat,jadi aku gak punya gak punya teman,anu boleh gabung sama kalian gak??"ucap Anita lirih matanya berkaca-kaca

Aira memutar matanya malas"kita gak bully Lo,kenapa mata lo kayak mau nangis ,yang tauu bakal mikir kalau gue bully Lo"

mendengar ucapan Aira,semua orang menatap heran kearah Anita,yang terlihat gugup dan matanya hendak menangis,padahal dia yang menghadang kedua gadis itu,

"CK playing victim banget "ucap Naura sinis menarik tangan Aira melewati Anita yang masih menundukkan kepalanya

Morgan melihat semuanya dari jauh,ia menatap lekat kearah gadis yang selalu menemani nya itu,awalnya ia tidak pernah mau mendengarkan ucapan teman-temannya,

Kalau mungkin saja Anita menyukainya,ia selalu menekankan pada gadis itu,kalau ia hanya menganggap nya adik tidak lebih,

tapi melihat sikapnya,Morgan tidaklah bodoh,ia tau Dnegan persis apa yang ingin di Dnegan oleh Anita,

tangannya mengepal erat,tatapan nya semakin tajam kearah gadis yang berdiri Dnegan kepala tertunduk itu,seoalah semua orang menjauhinya

"udah lihat sendiri kan??gadis itu memang licik gan"ucap Aldo menepuk pundak sahabatnya itu

"gue gak nyangka aja sih,"sahut Morgan datar

"apa Lo tau apa yang menjadi gosip tentang Lo??semua siswa mengagap di adalah cewek Lo,karena selama ini Lo gak pernah Deket sama cewek manapun,dan tiba-tiba Lo datang bareng dia,dia juga tidak menjelaskan saat ada yang tanya,"ucap Aldo santai

"Dan setiap ada yang nanya hubungan kalian,dia hanya tersipu malu dan tersenyum,membuat semua orang yakin kalau kalian pacaran,dua hari yang lalu dia bahkan di bully Siska and the geng,namun diatetap diam tidak menjelaskan,sehingga gosipnya semakin panas"sambung Aldo terkekeh kecil di akhir kalimat nya,

Mendengar ucapan sahabat nya,tangan Morgan terkepal erat,ia lalu ke kantin Dnegan tenang,

"kak Morgan aku boleh duduk disini gak??"tanya anita ceria Dnegan senyum manis di bibirnya

Morgan hanya menatap nya datar,namun juga tidak menolak,semua mata tertuju kearah mereka, membuat Anita mengakat dagunya angkuh,namun ia segera menunduk kan kepalanya,makan Dnegan tenang,

"CK lihat deh si Anita bangga banget kayaknya "ucap Naura sinis

"wajarlah Morgan itu kan most wanted,dan juga idaman banyak gadis"sahut Aira santai

"termasuk Lo??"tanya Naura mengngakat alisnya

"gak sih gue udah punya tunangan so gue gaak tertarik"sahut Aira santai

"serius kok bisa??"tanya Naura semangat ingin tauu

"ya biasalah perjodohan orang tua,tapi kita menjalaninya Dnegan santai,dia juga baik sama gue so ujung-ujungnya kita saling suka"sahut Aira tenang

sebenarnya Aira Wijaya memang sudah di jodohkan sejak didalam kandungan mamanya,namun karena ia mencintai Morgan,Aira menolak keras perjodohan itu,bahkan kabur dari rumah,

Tapi kini dirinya adalah Aira Wijaya,ia akan menerima perjodohan ini,ia tau Dnegan jelas sang tunangan sangat mencintainya,so gak ada salahnya menerima nya,......

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!