⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Braaak....
Praaang.....
"Tolongin,itu bapak nya berdarah kepala nya "
"Itu mas nya di bantu ,pinggirin dulu . Kayak nya kaki nya patah "
"Ya ampun ,ngeri banget luka nya "
"Telpon ambulans, cepat jangan sampai korban nya ngak tertolong "
Suara teriakan kini menggema di sepanjang jalan persimpangan lampu merah ,semua orang sibuk membantu meminggirkan angkutan umum yang di kendarai oleh seorang pria paruh baya. Mereka mendorong nya ke pinggir jalan ,supir angkutan itu di bantu keluar dari kemudi karena darah nya di kepala nya cukup banyak.
Ada juga yang membantu mengangkat motor yang di kendarai seorang pria dewasa ,bukan lagi remaja atau anak anak karena motor nya juga merupakan motor sport keluaran terbaru dan hanya ada beberapa saja di dunia . Termasuk barang mahal dan tak semua pengusaha bisa memiliki nya, semua orang sampai terkejut karena motor itu sudah rusak cukup parah di bagian belakang nya akibat tertabrak angkutan umum .
"Sayang banget motor nya, itu motor mahal kan ?"
"Iya....mas nya pun ganteng banget, kayak nya orang kaya "
"Kasihan bapak supir nya ,dia pasti ngak bisa ganti rugi"
Para pejalan kaki dan yang sedang melintas di sana pun sibuk memperhatikan sekeliling nya,mereka saling menatap karena kasihan pada pak supir angkot yang sudah menabrak orang kaya. Mereka yakin kalau pak supir itu akan di penjara karena ngak sanggup ganti rugi, kini mereka hanya ikut berdoa yang terbaik untuk pak supir itu
Wiiiuuuu.....wiiiuuuu....
Tak lama ambulan sampai disana dengan tim medis didalam nya, mereka segera turun dan menolong dua korban kecelakaan di sana . Banyak sekali darah berceceran di jalanan ,untung nya langit yang tadi nya mendung kini mulai gerimis hingga mengikis darah yang ada disana .
"Eh....itu pak Kardi kan ? Ayah nya Kia" teriak seorang supir angkutan umum juga yang memang melintas di jalan itu ,dia menepikan mobil angkutan umum nya dan mendekati pria paruh baya yang merupakan teman sejawat nya .
"Pak Kardi.....kenapa bisa seperti ini ? Pasti karena rem nya agak blong kan ? " tanya Pak supir yang merupakan teman satu angkutan nya itu dengan nada sedih ,sebelum nya dirinya lah yang membawa mobil angkutan umum yang di kendarai oleh Pak Kardi tapi karena rem nya blong makanya dia meminta mobil angkutan lainnya.
Sebelum nya pak Sukri ini pun sudah mengatakan pada pemilik armada angkutan tapi tak di tanggapi dan malah di berikan pada supir lainnya yang memang mau mengendarai nya ,kini terjadi kecelakaan karena hal itu dan pak Sukri merasa kasihan karena Pak Kardi yang mengalami nya.
Pak Sukri sangat tau siapa pak Kardi, duda di tinggal mati oleh istri nya . Dia sudah berteman cukup lama dengan pak Sukri, bahkan mereka tinggal bersebelahan sehingga dia bisa tau semua nya. Pak Kardi hanya memiliki anak perempuan berusia tujuh belas tahun yang baru saja lulus SMA dan saat ini bekerja di toko bunga yang tak jauh dari terminal angkutan mereka, Kia Indah Sari .
Kia gadis yang pendiam dan ramah ,tak pernah sekali pun dia mengeluh dengan keadaan nya dan selalu ikut membantu membiayai kebutuhan mereka. Semenjak ibu nya meninggal, Kia ikut membantu keuangan mereka karena ayah nya yang hanya seorang supir angkutan yang pendapatan nya ngak menentu.
Bahkan terkadang pak Kardi tak membawa uang sama sekali, karena untuk makan dan uang setoran ke juragan Bokak. Beliau merupakan pemilik armada angkutan umum dan istri nya yang memiliki toko bunga tempat Kia bekerja,dari SMP dulu Kia bekerja disana setelah pulang sekolah sehingga saat lulus SMA pun Kia hanya bisa bekerja di sana .
Baru beberapa bulan bekerja Kia lulus SMA,jadi Kia belum berpikir untuk bekerja di tempat lain . Apalagi dia tidak memiliki keahlian lainnya, walaupun banyak yang bilang kalau dia bisa mencoba semua nya lebih dulu karena gaji di toko bunga itu tidak lah banyak .
Hanya sejuta rupiah sebulan, semua nya disitu. Walaupun saat ini kebutuhan Kia dan ayah nya masih terbilang mencukupi tapi tetap saja tidak wajar ,apalagi Kia yang memang tak pernah memakai pelembab buat wajah dan ikut gabung dengan teman teman nya yang lain karena memang menurut nya kebutuhan nya lebih penting dari pada bergaya dan mengikuti jaman .
"Sukri.....tolong sampaikan pada Kia ,jangan sedih kalau nanti aku di penjara " ucap Pak Kardi sambil menangis ,air mata nya mengalir di pipi begitu saja
"Kenapa bicara seperti itu ? Berdoa yang terbaik pak,pasti Tuhan kasih jalan . Kita juga ngak bakalan mau seperti ini ,jadi jangan berpikiran yang ngak ngak " jawab Sukri,dia bisa melihat motor sport mahal yang rusak cukup parah di pinggir jalan dan dia yakin kalau masalah pak Kardi saat ini memang sangat dalam .
"Aku ngak bisa mengganti kerugian itu Kri, kamu tau bagaimana juragan Bokak kan " ucap Pak Kardi, dia tak mungkin memberatkan putri semata wayang nya.
Selama ini Kia sudah cukup menderita dengan kehidupan nya ,sebagai ayah dia tak pernah memberikan apa pun malahan Kia lah yang membantu kebutuhan mereka. Kia tak pernah mengeluh sama sekali, setelah lulus SMP. Kia belajar memasak dan membersihkan rumah, sehingga selama tiga tahun ini dia pun tak pernah membeli makanan di luar karena Kia selalu membawakan bekal makan siang.
Awal nya masakan Kia memang kurang enak ,tapi lama kelamaan masakan Kia terasa begitu enak . Bahkan warung masakan rumahan dekat mereka kalah rasa nya ,masakan Kia lebih enak dan Kia juga pernah di tawarin untuk cateringan oleh istri pak Bokak.
Juragan Bokak memang terkenal pelit,istri nya juga begitu tapi tidak dengan anak mereka yang seumuran dengan kia . Dari SMP Kia dan anak pak Bokak sudah menjadi teman karena Kia bekerja di sana ,sampai saat ini pun masih tetap sama walaupun istri nya juragan Bokak selalu melarang nya tapi tetap saja anak mereka tak pernah peduli dan tetap berteman dengan Kia.
Vivi malahan sering kali memberikan baju bekas nya yang layak untuk Kia ,walaupun sebenar nya dia pernah ingin memberikan pakain baru tapi di larang oleh kedua orang tua nya karena mereka ngak pernah mau anak nya berteman dengan orang miskin seperti Kia .
"Jangan pikirkan hal itu pak ,yang penting bapak dan korban nya bisa cepat sembuh " ucap Sukri dengan pelan ,dia ikut sedih dengan apa yang di alami oleh teman sejawat nya itu .
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Sebelum kecelakaan....
"Usia mu sudah hampir tiga puluh Han,jangan sibuk bekerja saja . Mama ingin punya cucu dari kamu juga ,jangan hanya memikirkan pekerjaan "
Melati Kusuma berteriak dengan lantang ,mereka masih sarapan bersama di meja makan dan Melati merasa kesal dengan putra satu satu nya yang memilih untuk tak datang tadi malam saat dia sudah mengatur kencan buta untuk nya . Melati ingin melihat putra nya menikah juga, walaupun dia sudah memiliki dua cucu dari anak perempuan nya tapi tetap saja dia ingin memiliki cucu lain dari Burhan .
Burhan Admaja,nama keluarga suami nya yang melekat di belakang nama anak anak mereka . Mereka dari keluarga yang sangat kaya , memiliki beberapa villa dan perumahan di kota ini. Bahkan beberapa usaha dan pabrik yang di kelola oleh keluarga sendiri ,tapi tetap di awasi oleh suami dan anak anak nya termasuk Burhan dan Aqila Admaja.
Anak kedua Melati kusuma dan Admaja sudah menikah di usia dua puluh dua tahun ,sudah memiliki dua anak yang berusia tiga tahun dan dua bulan. Burhan sebagai anak pertama di langkahi oleh adik nya ,kini usia nya sudah hampir menyentuh dua puluh sembilan tahun sehingga kedua orang tua nya sangat khawatir.
Apalagi mengingat Burhan yang selalu sibuk dengan pekerjaan nya ,tidak pernah sekali pun dekat dengan wanita setelah di tinggalkan menikah oleh kekasih nya. Burhan pernah berpacaran selama lima tahun ,kemudian kekasih nya itu malah menikah dengan pria yang merupakan sahabat nya .
Burhan mengetahui kalau ternyata kekasih nya itu berselingkuh dengan sahabat nya hingga akhirnya kekasih nya hamil. Ada rasa marah ,kesal dan kecewa di dalam dirinya tapi mungkin lebih baik seperti ini dari pada semua nya ketahuan saat sudah menikah.
Kini Burhan memilih untuk sendiri ,menghabiskan waktu nya dengan hanya bekerja sehingga siapa pun yang di kenalkan oleh mama nya. Tidak pernah sekali pun dia perdulikan seperti tadi malam ,dimana mama nya menyuruh nya untuk kencan buta dengan salah satu anak dari teman nya tapi burhan tidak datang dan memilih untuk tidur di dalam kantor nya.
Pagi ini ,Burhan harus menghadapi omelan ibu nya karena tidak datang ke acara kencan buta yang di siapkan ibu nya . Sudah berkali kali ibu nya meminta nya untuk melakukan kencan buta tapi Burhan sama sekali tak ingin melakukan hal itu, bagi nya wanita hanya makhluk yang merepotkan dan tak pernah setia.
"Ma.....sudah aku katakan aku ngak mau menikah ,Aqila kan sudah punya anak . Jadi mama ngak perlu menyuruh ku untuk menikah dan memiliki anak ,aku masih ingin sendiri" jawab Burhan dengan santai sambil mengelap sudut bibirnya, mereka sudah selesai sarapan dan kini sedang duduk santai di gajebo belakang rumah nya .
"Ya ampun Han ,jangan karena satu wanita . Kamu anggap semua wanita sama ,dasar si Hana saja yang bodoh . Dari awal sudah selingkuh ,maka selama nya akan selingkuh . Apalagi temen mu itu, kata nya sahabat tapi malah ngambil kekasih sahabat nya sendiri " omel Melati, dia sangat kesal dengan sikap putra nya yang tak bisa di ajak untuk move on .
Walaupun Melati tau kalau putra nya sudah move on dari dulu, tapi melati yakin kalau Burhan masih sakit hati karena pengkhianatan itu. Dia juga tak ingin membuat anak nya sedih ,tapi sudah hampir tiga tahun Burhan tak pernah dekat dengan wanita lain lagi karena hal itu.
"Pokok nya aku ngak mau menikah ma ,kalau memang mama ingin cucu . Nanti aku cari wanita yang bisa membuahi benih ku tanpa harus menikah " ucap Burhan, dia pun berdiri dari duduk nya dengan perasaan kesal.
"Burhan....burhan,Kamu dengerin mama. Iiiih.....mana ada yang seperti itu ,cari wanita yang baik bukan karena ingin uang mu saja . Lagian ngak akan ada wanita yang mau melakukan nya, jangan gi la kau Han" teriak Melati, dia benar benar tak habis pikir dengan pikiran anak nya .
Zaman memang sudah canggih ,hal hal seperti itu jelas sangat mungkin di lakukan. Tapi tidak untuk keluarga nya ,Melati tak ingin Burhan mengambil wanita sembarangan dan hanya melahirkan anak nya saja . Dia ingin anak nya itu mulai membuka diri dan melihat wanita di sekitar nya, dia tak ingin anak nya terlarut dalam kesedihan sepanjang hidup nya.
Burhan sudah berjalan dengan cepat menuju kamar nya, dia merasa lelah karena berkali kali di paksa untuk dekat dengan wanita. Dia tau kalau wanita yang di jodoh kan dengan nya adalah wanita pilihan ,wanita yang berasal dari keluarga yang baik tapi bukan berarti semua wanita itu setia dan bisa menjaga kesucian nya untuk suami nya
Burhan sangat tau bagaimana lingkungan pengusaha ,banyak dari anak mereka berprilaku baik dan sopan tapi dia juga pernah melihat salah satu anak dari pengusaha itu yang memiliki keburukan di belakang keluarga nya . Suka keluar malam ,tapi dengan alasan ada kerja kelompok di luar.
Burhan tak pernah ingin dekat dengan semua wanita ,karena dia tau semua wanita itu hanya ingin nama baik. Status pernikahan dengan orang yang layak ,selalu bisa menikmati hidup dengan uang suami walaupun sebenar nya wajar saja tapi burhan tak ingin memiliki istri yang seperti itu.
Dulu ,saat dirinya masih sangat mencintai Hanna. Dia bisa melihat kelembutan dan kepolosan wanita itu, selalu menuruti apa yang di katakan Burhan dan saat itu burhan benar benar merasa di hargai hingga akhirnya Burhan memberikan apa pun yang di inginkan oleh Hanna.
Kejadian yang selalu di ingat nya, saat dirinya baru pulang dari perusahaan yang ada di luar negeri karena mengikuti rapat penting disana . Tanpa kabar ,Burhan pulang dan langsung ke apartemen miliknya yang memang di siapkan untuk Hanna .
Selama ini Burhan hanya datang dan duduk saja disana ,sesekali menginap tapi mereka tak pernah melakukan lebih dari sekedar tidur . Burhan selalu menjaga dan menganggap Hanna sebagai wanita yang baik ,dia ingin saat dirinya menikah nanti maka dia lah yang pertama kali menyentuh Hanna tapi hari itu.
Masih siang ,Burhan mendengar suara de sa han yang berasal dari kamar. Dengan jantung yang berdetak tak karuan ,Burhan berjalan mendekati pintu kamar yang sedikit terbuka . Di lantai di depan kamar itu sudah ada pakaian berserakan ,membuat hati nya semakin tak nyaman hingga dia melihat sendiri tubuh polos Hanna berada di atas tubuh sahabat nya.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Melihat kepandaian Hanna dalam bergerak di atas tubuh sahabat nya, membuat Burhan yakin kalau Hanna memang sudah profesional . Apalagi dia mendengar percakapan mereka yang membuat hati nya semakin sakit ,air mata hampir keluar karena dia tak menyangka kalau ternyata dirinya di tipu habis habisan oleh Hanna.
Flash back
"Aku akan menyimpan rapat rapat mengenai siapa diri mu pada Burhan, selama kamu bisa membuat ku senang seperti ini "
"Ck....kamu memang pandai banget bersikap normal didepan mas Burhan ya ,jelas dia tetap akan percaya pada ku karena aku kekasih nya . Ini terakhir kali nya kita bercinta, aku akan segera menikah dengan mas Burhan. Aku ngak mau dia curiga dengan kita "
"Kamu memang akan menikah dengan nya, tapi tetap kamu harus melayani ku. Kalau tidak, dia akan tau kalau sebenar nya kamu itu wanita bayaran di club elit sebelum nya. Hanya Burhan yang mau mengangkat derajat mu ,aku sih ngak mau . Aku hanya ingin bersenang senang saja "
Praaang
Tubuh Burhan hampir limbung di depan pintu kamar itu, tapi kemudian dia tahan karena memang dia tak pernah tau siapa sebenar nya Hanna. Pertama bertemu dengan Hanna, saat itu Hanna menolong seorang nenek di pinggir jalan yang hendak menyeberang.
Saat itu lah Burhan berpikir kalau Hanna bukan hanya cantik saja ,tapi memiliki hati yang baik. Sejak saat itu Burhan mencintai Hanna dan semakin dekat ,dia ingin segera menjadikan Hanna istri nya.
Selama ini Burhan memang sangat jarang sekali bergaul dengan pengusaha yang memiliki tongkrongan di club elit ,dia berpikir kalau hal itu hanya akan membuang waktu sehingga dia tak pernah mengenal satu pun wanita yang bekerja disana hingga kini bisa di tipu oleh Hanna.
"Mas....mas Burhan "
Hanna terkejut saat mendengar barang jatuh di dekat pintu ,ternyata Burhan sudah berdiri di depan pintu dan tangan nya menyenggol vas bunga yang ada diatas meja luar . Wajah Burhan sudah memerah ,dia benar benar marah dan sakit hati dan tanpa mengatakan apa pun Burhan langsung pergi dari sana .
Hari itu ,tak ada lagi kata kata penjelasan dari Hanna. Burhan juga tak perduli sama sekali, dia memilih untuk menikmati hari nya dengan bekerja hingga akhirnya dia mendengar kabar kalau Hanna menikah dengan sahabat nya karena sudah hamil. Saat pernikahan mereka pun ,Burhan sama sekali tak datang dan tak pernah lagi peduli apa pun mengenai mereka sampai saat ini .
Flash back off
Kini Burhan merebahkan tubuh nya di atas tempat tidur, bayangan percintaan Hanna dan sahabat nya masih terlintas di kepala nya. Jelas dia tak pernah ingin mengingat nya, tapi bayangan itu selalu hadir hingga saat ini membuat nya jijik dan merasa mual kalau harus bersentuhan dengan wanita .
Dengan cepat Burhan bangkit, dia merasa jenuh berada di kamar nya. Burhan memilih ke garasi ,mengeluarkan motor sport miliknya yang sudah lama sekali tak dia kendarai . Tapi tetap di rawat dan di jaga oleh penjaga di rumah kedua orang tua nya ini ,karena memang selama ini dia tinggal di sana .
Burhan tinggal di sana karena dia tak ingin merasa sendirian ,apalagi apartemen yang dulu yang dia berikan untuk Hanna sudah dia jual. Dia juga menjual semua yang berhubungan dengan Hanna, tak ingin merugi dan membuang nya . Lebih baik menjual nya dan mendapatkan kembali uang nya,kartu atm yang dia berikan pada Hanna sudah dia blokir dan dia ganti kartu nya setelah kejadian waktu itu.
Dengan perasaan yang cukup kacau ,Burhan menarik nafas panjang dan menjalankan motor sport nya . Membelah jalanan pagi ini hingga tanpa sadar dia melihat mobil angkutan umum melintas didepan nya ,dengan cepat dia menarik rem nya tapi tak sempat hingga tubuh nya terpental cukup jauh dan membuat nya tak sadar.
Brrruuuk....
Praaaanggg....
Burhan merasakan kepala nya yang pusing ,dia tak bisa membuka mata nya karena saat membuka mata nya sedikit saja tapi kepala nya kembali pusing . Aroma obat juga menguar di sekitar nya, dia merasa semakin pusing dan memilih untuk memejamkan mata nya lebih dalam .
Dengan menarik nafas perlahan, Burhan pun membuka mata nya sedikit demi sedikit. Walaupun kepala nya masih terasa pusing tapi dia tetap berusaha untuk menahan nya, karena dia ingin tau apa yang terjadi saat ini .
Apalagi Burhan ingat betul bagaimana kejadian kecelakaan itu ,dia tak ingin berlarut lagi hingga akhirnya dia melihat beberapa perawat sibuk disana . Ada yang sedang memeriksa pria paruh baya di samping nya ,dia menatap ke arah pria paruh baya itu dengan tatapan mata yang jelas karena dia ingat kalau pria ini lah yang lebih dulu menabrak nya.
"Tahan ya pak ,sebentar lagi selesai" ucap perawat itu pada pak Kardi,dia sedang menjahit luka di kepala pak Kardi akibat benturan kaca depan mobil angkutan umum itu.
Pak Kardi tidak terlalu banyak luka nya, hanya lecet di tangan dan robek di bagian dahi nya . Perlu empat sampai enam jahitan, sedangkan Burhan harus mengalami kerugian yang banyak. Bukan hanya pada kondisi motor nya tapi pada bagian kaki nya yang kini sudah di balut oleh perban yang cukup banyak ,memang hanya satu kaki tapi jelas dia ngak akan bisa jalan .
"Bagaimana keadaan pria di sebelah mbak ? Apa parah ?" tanya pak Kardi dengan suara yang sedikit bergetar,dia bisa melihat kondisi pria yang bernama burhan itu dengan jelas .
"Lumayan parah pak ,luka robek di dahi nya . Tangan dan kaki sebelah kanan nya lecet, sedangkan kaki sebelah kiri nya patah di bagian paha . Seperti nya beliau perlu di rawat cukup lama ,mungkin harus memakai perawat dan kursi roda untuk sementara waktu " jelas perawat yang masih sibuk menutupi bekas jahitan di dahi milik pak Kardi
Nafas pak Kardi sedikit tercekat, dia bisa membayangkan bagaimana nanti nya . Untuk urusan uang, jelas dia tak memiliki nya makanya dia memilih untuk menyiapkan diri karena dia tau kalau dirinya akan masuk penjara. Yang saat ini di pikirkan oleh Pak Kardi adalah Kia ,dia tak ingin Kia ikut menanggung malu atas perbuatan nya walaupun hal ini tidak di sengaja .
"Iiitu.....iittuu....biaya nya gimana ya sus? Saya ngak punya uang " ucap Pak Kardi dengan pelan ,dia merasa bersalah pada pria dewasa di samping nya . Dia ingin bertanggung jawab tapi keuangan nya tak memadai ,bukan tak mau tapi untuk sehari-hari saja dia masih mengandalkan gaji putri nya.
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!