"Bagaimana mas, apakah rencana kita akan berhasil?" ucap seorang perempuan seksi dengan memakai baju kurang bahan, yang duduk santai di ruangan kekasih nya itu.
"Tentu saja sayang, kau tak perlu cemas. Sebentar lagi, wanita itu akan MATI!" ucap pria itu dengan tatapan tajam nya, dan penuh rasa ambisi yang kuat.
"Bagus... haha...dia terlalu bodoh sayang, dia selama ini mau mau saja menuruti semua keinginan mu." ucap perempuan itu yang merasa bahwa istrinya kekasih nya itu begitu bodoh. Dan mau mauu saja ditipu oleh nya, dan juga kekasih nya.
"Tentu saja, dia kan mencintai ku dan berpikir aku juga mencintai nya!" ucap pria itu dengan nada congkak nya. Dia sama sekali tak bersalah telah mempermainkan pernikahan nya itu. baginya saat ini, hanya bisa menguasai harta milik sang istri.
"Bagus sayang, setelah itu terjadi. Kita harus menikah, dan semua orang akan tau, bahwa kau adalah suami ku!"ucap perempuan itu yang merasa tak sanggup harus menjadi simpanan gelap kekasih nya selama ini.
"Hmm, jangan khawatir. setelah warisan itu pindah ke tangan ku, maka kita akan menikah, bahkan akan sangat mewah nanti nya!" janji sang lelaki dengan tersenyum puas karena rencana nya akan berhasil kali ini.
"Aku tak sabar ingin menantikan hari itu tiba!"
Kedua nya saling memadu kasih, diruangan tersebut. Tanpa tau, bahwa sang istri sah terpaku mendengar ucapan mereka berdua. Namanya lili Miranti. Gadis pengusaha sukses yang saat ini terkenal di sosial media. Tatapan nya begitu kaget, saat melihat sang suami berselingkuh dengan sekertaris nya selama ini. Bahkan air mata nya menetes deras nya. Tak disangka, orang yang begitu dipercaya nya, kini hanya menggoreskan luka yang terdalam.
"Tega kamu mas!" gumam lili dengan tatapan kecewa yang mendalam.
Dia berbalik pergi dari sana, dan tak perduli lagi dengan pria bajingan itu. Laki laki sialan itu, hanya ingin harta nya saja. Dia tak akan membiarkan itu terjadi
"Lihat saja mas, kau tak akan bisa menguasai harta ku begitu saja. Bukan kah selama ini, kau begitu ingin mengincar harta ku saja, maka aku akan membuat rencana agar harta itu tak akan bisa kau kuasai. walaupun aku harus mati sekalipun, kau tak akan bisa menguasai nya!" tekad lili begitu kuat, dia merencanakan pemindahan nama nya.
"Maaf kan aku kakak, gara gara menikah dengan pria itu, aku menjauhi keluarga ku begitu saja. Aku menyesal!" gumam lili yang saat ini berada di dalam mobil.
Semenjak menikah dengan danil, sifat lili begitu berubah dengan keluarga nya. Dia terlibat cekcok saat menikah dengan danil. Kedua orang tua nya tak setuju, apalagi mereka tau, bahwa Danil hanya memanfaatkan putri nya saja. Lili juga tak memiliki anak dengan danil. Sebab selama ini, lili jarang disentuh oleh pria bajingan itu. Pantas saja, suami nya selalu menolak nya. Hatinya begitu sakit saat mengingat momen yang menyedihkan tersebut.
Setelah pengacara berhasil membantu lili, pemindahan aset untuk orang tua nya telah selesai. Entah mengapa, perasaan nya saat ini benar benar tak enak. Dia merasa akan terjadi sesuatu dengan nya.
"Ibu, ayah, kakak, maaf aku. Maaf karena aku bertindak egois, sehingga menjauhkan diri dari kalian. Ku harap kalian maafkan kesalahanku. Maaf kalau aku belum bisa minta maaf langsung. Aku masih begitu malu, karena telah menentang keputusan kalian dulu. Kalian benar, Danil bukan pria yang baik!" gumam nya yang terus menerus menyesal dengan apa yang sudah terjadi di hidup nya.
"Huft...aku membutuhkanmu udara segar saat ini, sepertinya aku harus keluar, untuk menenangkan diri ku ini!"
lili meminta para pelayan untuk tak membuat makanan untuk sang suami. biasanya setiap hari, lili selalu menyiapkan makanan untuk danil. Tapi kini, dia menyuruh para pembantu untuk beristirahat. Lili akan keluar menggunakan salah satu mobil milik nya.
"Jalan jalan dan belanja saja, agar pikiran ku tak stres nanti nya. Apalagi pengacaraku sudah bertindak, agar nanti nya Danil akan aku ceraikan tanpa harta gono-gini!"
Memang saat mengetahui bahwa Danil menipu nya selama ini, lili sudah menyiapkan perceraian untuk sang suami. Dia juga sudah melampirkan bukti kalau danil telah berselingkuh di belakang nya.
Saat mengendarai mobil nya, lili mengemudikan nya begitu kencang. Dia tak perduli dengan beberapa klakson dari kendaraan lain. Hatinya masih begitu sakit dikhianati oleh orang yang begitu dia cintai.
"Apa salah ku dengan mu mas, mengapa kau tega dengan ku. Aku sama sekali bodoh, telah menurut saja selama ini dengan mu. Aku benar benar perempuan yang bodoh. ibu ayah, kakak, aku menyesal...hiks....hiks...tega kamu sama aku mas Danil!"
Dengan perasaan yang kacau balau, lili langsung mengendarai nya begitu kencang. Hingga tanpa sadar, rem mobil nya blong sehingga membuat nya begitu kaget. Karena rem mobil nya tak berfungsi.
"Bagaimana bisa ini terjadi, mengapa tuhan mempermainkan hidup ku!" gumam nya sambil menangis karena saat ini hidup nya dalam bahaya.
"hiks... bagaimana in!"
Karena mobil begitu kencang, dan rem nya tak berfungsi. Lili mencekram kuat stir mobil nya, dan berusaha untuk menghentikan mobil tersebut. tapi hasil nya tetap nihil, sama sekali tak berfungsi.
"Kalaupun aku mati hari ini, setidaknya aku sudah memberikan harta ku untuk kedua orang tua ku, jadi Danil tak akan bertindak apapun dan mengambil apapun yang aku miliki.
"Tinn....tin... Mobi pengangkut barang di depan tikungan langsung memberikan tanda agar mobil yang dikendarai oleh lili untuk minggir. Tapi karena lili tak bisa apapun, dia hanya bisa pasrah, sebab mobil itu sama sekali tak bisa dikendalikan.
"Sial, apakah mobil ini sedang mabuk!" ucap supir yang begitu khawatir saat mobil sport itu melaju kencang di depan nya.
"Ibu, ayah, kakak. Maafkan lili." gumam nya yang sudah pasrah tentang hidup nya itu.
"Tidak......hiks...brak...." tubuh lili terpental kuat di dalam mobil, sehingga membuat banyak benturan keras yang mengenai kepala nya. Akibat nya, darah seger mengalir deras dari kepala lili saat ini
"Tin....tin.....brak....brak.... tabrakan kuat mobil itu, membuat pengendara mobil yang lain panik. Hal itu membuat lili menghembuskan nafas terakhir nya dengan kondisi yang mengenaskan. Lili dinyatakan tewas di tempat.
Para penyiar berita, berondong bodong meliputi kejadian tersebut. akibat nya, keluarga lili begitu kaget, saat melihat mobil milik putri nya, yang sudah hancur tak berbentuk itu.
tatapan mereka begitu kaget, saat mendengar bahwa pengemudi meninggal di tempat. Dan itu seorang wanita.
"Tidak....putri ku!" teriak seorang wanita paru baya yang begitu terpuruk saa mendengar bahwa putri nya telah tiada.
Ibu mana yang tak terpukul, saat mendengar berita kematian sang putri tercinta. bahkan, hubungan nya dulu tak baik baik saja. Ibunya lili begitu menyesal karena tak berhasil membuat hubungan dengan putri nya membaik.
"Lili ku..hiks...putri ku, maafkan ibu sayang!"
"Sudah sayang, lili sudah tiada."
"Tidak....putri ku mas, putri kita ga mungkin pergi meninggalkan ku!'
Berita kesedihan itu membuat satu keluarga benar benar menyesal, dan benar benar begitu terpukul karena, putri nya telah pergi meninggalkan mereka selama nya.
Begitu juga dengan Danil yang kaget, saat mendengar bahwa istri nya telah meninggal akibat kecelakaan yang terjadi di jalan kota. Entah apa yang terjadi, dia merasa begitu senang. Karena tak perlu repot repot untuk menyingkirkan istri nya yang bodoh itu. memang Danil dan juga kekasih nya itu, telah merencanakan pembunuhan terhadap lili. Tapi sepertinya lili sudah pergi tanpa Mereka berdua rencana kan.
"Hiks...mengapa kau meninggalkanku sayang."
Tatapan ibunya lili begitu tajam ke arah Danil. Penuh kebencian, dan penuh sandiwara saat laki laki brengsek itu, berpura pura menangis di mayat sang anak.
"Hentikan sandiwara mu Danil." bentak ibunya lili yang merasa muak dengan Danil.
"Ibu mertua, apa maksud mu, mengapa kau membentak ku?" ucap nya yang pura pura kaget dan polos saat ini. Apalagi banyak rekan bisnis nya, dan beberapa kolega bisnis nya yang ikut berbelasungkawa ke rumah nya.
"Kau hanya berpura- pura menyukai putri ku. Kau begitu bejat Danil. kau begitu bejat menyakiti hati putri ku!" teriak ibunya lili yang sudah begitu emosi. Ayah nya lili langsung menahan sang istri,agar emosi nya lebih di kontrol lagi.
"Sayang, tenang lah. jangan membuat keributan disini. putri kita akan bersedih nanti nya.
"Kenapa kau menghalangi ku mas, pria sialan itu telah tega menduakan cinta lili ku. Malang sekali nasib anak ku, yang begitu tulus mencintai mu, tapi KAU MALAH MENGKHIANATI NYA!"
Teriakan ibunya lili, membuat beberapa orang orang langsung berbisik bisik. mereka tak menyangka akan melihat drama keluarga seperti ini.
"Bugh....bugh... Kakak nya lili memukul wajah nya Danil dengan kuat. Hal itu membuat beberapa wanita yang ada disana menjerit keras. Untung saja mereka langsung berusaha menenangkan situasi. Membantu kakak nya lili agar tak emosi di saat mayat adik nya yang masih ada di ruangan itu.
"Hentikan hentikan!" teriak ayah lili yang merasa emosi saat melihat putra nya gegabah seperti ini.
"Ayah, aku ingin menghajar nya. Dia yang membuat adik kecilku pergi!" teriak kakak lili dengan penuh emosi yang membara
"Diam lah, mayat adik mu masih ada di ruangan ini. Jangan membuat nya bersedih!" bentak sang ayah membuta kakak nya tak bisa berkutik.
"Dan kau Danil, kembali lah ketempat mu. aku begini bukan membela mu, tapi aku begitu muak dengan sifat dan sikap mu selama ini. Kau begitu tega menyakiti dan menduakan anak kesayangan ku. rasa sakit ini, akan terbalas kan suatu saat nanti!"
"Deg... mendengar ucapan ayah mertua nya, Danil menghela nafas berat. Dari dulu memang keluarga lili tak menyukai nya, hal itu membuat Danil merasa terhina. Dan begitu kesal. Dia langsung melampiaskan semua emosi nya terhadap wanita lain, dengan MENGKHIANATI lili dan berselingkuh dibelakang nya. karena merasa harga diri nya selama ini dinjak injak oleh keluarga nya lili.
"liat saja pak tua, aku akan menguasai harta anak mu itu. Liat saja hahah, bagus lah anak mu mati, karena aku tak akan berusaha untuk melenyapkan nya." gumam Danil dalam hati dan langsung tersenyum smirk.
Setelah jenazah nya lili di bakar dan dikremasi, abu nya langsung diberikan kepada pihak keluarga. Tatapan ibu nya begitu kosong, saat menggenggam abu sang anak yang telah tiada.
"hiks....anak ku!"
"Bersedih lah kalian semua. sebentar lagi, harta, rumah dan perusahaan itu, menjadi milik ku. Milik danil. Kalian akan aku depak dari rumah ini!"
Pengacara lili ikut berbelasungkawa saat ini, dia tak menyangka klien nya mati dalam keadaan mengenaskan. Pantas saja beliau menyuruh nya untuk mengurusi dokumen itu. ternyata ini maksud nya.
"Besok saya akan berbicara kepada keluarga nya lili. Diharapkan seluruh keluarga berkumpul bersama. Akan ada surat wasit yang telah beliau titipkan kepada ku!" ucap pengacara sebelum meninggalkan rumah itu.
Danil begitu kaget, mengapa tiba tiba pengacara lili meminta nya untuk berkumpul. mengapa dia tak tau rencana istri nya itu. Tapi sebelum berpikir buruk, Danil tiba tiba berpikir bahwa pasti istrinya merencanakan bahwa harta dan rumah itu, akan jatuh ke tangan nya. beberapa hari yang lalu, istri nya mengatakan bahwa dia akan memberikan semua warisan nya untuk sang suami. Hal itu membuat Danil begitu gembira. Dan mengatakan akan ada kejutan besar nanti nya.
"Dasar perempuan bodoh, sudah mati saja kau tetap menguntungkan bagi ku. tapi aku begitu senang lili. Akhirnya impian ku tercapai juga. dan sebentar lagi, semua nya akan menjadi milik ku!"
Keesokan harinya....
Seluruh keluarga besar lili telah berkumpul, Karena pengacara nya lili ingin menyampaikan sesuatu. kakak lili begitu cemas, apakah adik nya mengalihkan harta nya kepada si bodoh itu. Dia tak bisa membayangkan bahwa perusahaan adik nya akan jatuh ke tangan pria tak tau diri itu.
"Ibu merasa cemas nak, bagaimana kalau perusahaan adik mu jatuh Ke tangan nya!"
"Sudah lah Bu, jangan memikirkan hal hal yang seperti itu. Fokus saja dengan kesehatan ibu, karena ibu sama sekali belum makan dari tadi."
"Ibu masih berpikir bahwa lili masih hidup nak, tak apa apa dia membenci ibu, tapi setidaknya dia masih hidup di dunia ini." gumam nya dengan air mata yang mengalir deras.
Danil mendengar pembicaraan mereka hanya menatap nya dengan malas. Hari ini dia bersama dengan kekasih nya itu. sekretaris nya itu begitu menempel dengan nya. Hal itu membuat keluarga lili muak. Ternyata pria itu, sudah berani terang terangan membawa wanita jalang itu ke rumah sang adik.
"Berani nya kau membawa wanita jalang ini ke rumah adik ku sialan!" pekik kakak nya lili dengan begini emosi saat ini.
"Hei tenang lah bung, jangan pernah memukul nya. Dia ini kekasih ku, jangan menyentuh nya!"
"brengsek!"
"Bugh.....bugh...sayang." pekik
"Diam kau jalang. Kau benar benar tak tau diri, Adik ku begitu baik selama ini dengan mu, tapi kau, malah merebut suami nya sialan!"
"Tap...tap...tap.. Langkah kaki terdengar dari arah pintu utama. Pengacara lili telah datang, dan itu membuat Danil merasa senang. sebentar lagi dia akan menjadi kaya raya.
"A_ir...tolong berikan aku air." lenguhan seorang wanita dengan tatapan tak berdaya yang telah bangun dari masa koma nya.
"Ratu lili telah kembali sadar!" teriak sang tabib yang memeriksa keadaan beliau.
"Apa!" pekik para pelayan setia nya dengan raut wajah ketakutan.
"A...ir..." gumam lili yang melihat keseluruhan tempat ini, tampak asing.
"Ratu, ini aku tabib Zou, apakah kau mengingat nya?" ucap tabib dengan tatapan takut. Karena sifat ratu Mereka begitu arogan. terkenal galak, dan suka bertindak semena-mena.
"Siapa kau?" tanya lili dengan pandangan heran. Sebab tempat ini tampak asing. Ada dimana dirinya, bukan kah dia sudah mati mengenaskan.
Tabib Zou langsung memeriksa denyut nadi sang ratu, dengan tatapan heran. Apakah ratu mereka mengalami amnesia. beberapa pertanyaan muncul di benak nya. biasanya sang ratu akan berteriak histeris dan akan mengamuk dan memecahkan beberapa barang. tubuh ratu Mereka itu sangat gendut, dan bahkan sering menjadi bahan tertawaan oleh para pelayan yang memang tak menghormati nya.
"Ratu, akhirnya anda kembali sadar dari masa kritis."
"Apa!" pekik lili yang kaget, dan merasa bahwa saat ini dia terjebak di tubuh orang lain.
" Maaf ratu, maaf." ucap tabib yang ketakutan. Dia takut ratu gendut itu akan mengamuk dan memenggal kepala nya.
"Apa yang kau lakukan. Berdiri lah, aku hanya kaget saja. Maafkan aku." ucap lili yang tampak heran dengan sifat sang tabib yang tampak bergetar ketakutan melihat nya.
mendengar hal itu, membuat tabib Zou menganga lebar. Tak menyangka, sang ratu meminta maaf kepada nya. Apakah ini benar benar terjadi, apakah matahari tidak akan bersinar lagi. Ini satu keajaiban.
"Ratu, hamba benar benar meminta maaf atas kelancangan hamba tadi."
"Sudah lah, tidak perlu seperti ini. Katakan dengan jelas, apa yang terjadi dengan ku. Dan kenapa aku tak bisa mengingat apapun."ucap lili yang berpura pura lupa, supaya dia mengetahui apa yang terjadi dengan pemilik tubuh ini.
"Ratu saat itu sedang bertengkar hebat dengan selir Ana, ratu merasa marah sebab kaisar sering mengabaikan ratu. Ratu ingin mencelakai selir ana, dan membuat selir ana terjatuh. Kaisar langsung marah, dan mendorong ratu begitu keras, sehingga ratu terkena bebatuan yang ada di luar istana. sampai akhirnya ratu di nyatakan mengalami kritis hampir 2 bulan lamanya."
"Deg.... Mendengar hal itu, membuat tatapan lili menjadi tajam. Tak menyangka, nasib sang pemilik tubuh sama dengan dirinya di masa lalu. Ah, dia benar benar tak beruntung soal cinta ya.
"Hahah, aku harus menertawakan nasib sial ini. Di dunia aku juga di selingkuhi oleh Danil sialan itu. Dan di dunia kuno ini, pemilik tubuh ini, juga diduakan oleh sang kaisar negri. Aku akan bangkit, dan aku akan membalas perbuatan kaisar sialan itu!" gumam nya dengan tangan yang mengeras kuat.
Liat saja, kalau fisik nya sudah sembuh, dia akan merencanakan untuk membalas perbuatan mereka yang telah berbuat jahat kepada nya.
Dia menoleh ke arah tubuh nya saat ini, berapa kaget nya lili saat melihat gumpalan lemak yang berada di perut, tangan dan muka nya.
"Dimana pelayan setia ku tabib?"
"Pelayan anda berada di depan pintu kamar ini ratu, anda tak membiarkan mereka masuk." ucap tabib yang menjelaskan.
"Suruh mereka masuk, dan aku ingin segera membersihkan diri!"
"Tapi ratu, kondisi anda belum sepenuhnya pulih."
"Panggil saja mereka untuk kesini dan jangan membantah ucapan ku ini!" ucap lili yang tampak sedikit emosi saat ini.
Tabib langsung mengangguk patuh, dan begitu takut saat melihat kemarahan dari sang ratu yang gendut itu.
"Huft....dasar, di bentak sedikit baru langsung berlari ketakutan. Apa yang menyebabkan pria itu menjadi seperti ini?" gumam lili yang tampak bertanya tanya.
"Salam untuk ratu lili Aurora. Maaf karena lalai dalam bertugas." ucap sang pelayan dengan tatapan ketakutan. Tabib menyuruh mereka masuk, dan membuat Mereka benar benar sangat takut. karena saat dulu sang ratu marah, maka mereka lah yang menjadi sasaran empuk ratu lili dan tak segan segan menghukum kedua pelayan nya itu.
"Siapa nama kalian berdua?" tanya ratu lili dengan tatapan datar nya.
Deg... Mendengar hal itu, pelayan menoleh ke arah tabib Zou. Apa yang terjadi dengan ratu mereka. Mengapa tak mengingat nama nya. Tapi sebelum masuk ke kamar tadi, tabib Zou sudah mengatakan bahwa ratu kehilangan sebagian ingatan nya. Hal itu membuat mereka sebenarnya tak percaya, pasti ratu itu sedang melakukan sebuah rencana. Tapi saat melihat wajah ratu tampak kebingungan dan tak bereaksi sedikitpun, mereka berdua akhirnya percaya.
"Nama saya Dwi yang mulia."
"Dan nama saya roli yang mulia."
kedua nya memperkenalkan diri dengan sedikit cemas, takut ratu mereka akan marah dan membanting beberapa barang yang ada di sana. Bahkan saat emosi dulu, lili sempat melukai sang pelayan. Bahkan kepala Dwi sempat bocor karena emosi sang ratu yang berlebihan. Keduanya sudah hafal dengan sifat ratu Mereka.
Seketika ingatkan pemilik tubuh tiba tiba bereaksi. beberapa kepingan menyedihkan itu, masuk ke dalam ingatan lili saat ini.
"Argh.....sakit!" lili memegang kepala nya dengan wajah kesakitan. tatapan nya benar benar merasa tak percaya dengan beberapa kilasan memori yang masuk ke dalam ingatan nya.
"Yang mulia, yang mulia, apa yang terjadi." ucap Dwi dan juga Roli yang tampak bergetar ketakutan.
Roli langsung berlari menuju ke ruangan tabib Zou. Untuk memberitahukan kondisi nya. sedangkan Dwi langsung begitu cemas, dan merasa kasihan dengan sang yang mulia ratu nya itu.
"Argh.....sial!" pekik lili yang merasa tak berdaya dengan ingatan itu.
Flashback...
"Yang mulia kaisar itu milik ku, kau hanya jalang sialan yang menghancurkan rumah tangga ku!" teriak ratu lili dengan tatapan tajam nya.
"Yang mulia ratu, aku adalah selir kesayangan kaisar Kian. liat lah, saat ini aku mengandung yang mulia begitu perhatian. sedangkan pangeran kael, tak mendapatkan kasih sayang yang serupa!" ucap selir Ana dengan wajah congkak nya.
"Dasar jalang sialan!" pekik ratu lili dengan menarik rambut selir itu dengan penuh dendam.
Memang sangat menyakitkan, saat dia begitu menyayangi dan mencintai sang kaisar, tapi beliau sama sekali tak melirik nya. bahkan pangeran kecil mereka yaitu pangeran kael, sama sekali tak mendapatkan kasih sayang kedua nya. Anak kecil itu terabaikan. Dan hanya di rawat oleh pengasuh saja. saat ini, umur pangeran kecil itu berusia 3 tahun. Tapi pangeran kael begitu sangat mandiri.
Back to topik....
Mengingat hal itu, ar mata lili mengalir deras. Betapa bodoh nya ratu lili begitu mempertahankan dan berusaha mencintai sang kaisar dengan tulus. Tapi dia malah menyia-nyiakan anak nya, dia harus merubah sifat nya dan menyayangi pangeran kael.
Saat dulu masih berada di tubuh asli nya, lili selalu berharap bisa mendapatkan anak kandung dan bisa melahirkan selayaknya ibu ibu di luar sana. Tapi dia malah tak bisa mengandung dan hal itu juga, membuat Danil berselingkuh di belakang nya.
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!