Indonesia
NovelToon NovelToon

Cinta Kita Melukiskan Sejarah

EPS 1: Seperti daun terbang

-----

Saat di hari ini hari selasa tepatnya jam 07.00 pagi, saya pergi ke sekolah dengan riang gembira seperti anak kecil yang menanti hadiah dari orang lain, saat sampai aku langsung duduk dan mengeluarkan buku pelajaran sesuai jadwal yang tertera di atas papan tulis, jadwal nya yaitu pelajaran IPA yang sangat ku nantikan dan IPS yang sangat ku nantikan juga, hari ini di mulai dengan IPA dulu, saat guru IPA datang tak lupa aku langsung fokus terhadapnya, sebelum memulai belajar kami berdoa menurut kepercayaan masing-masing sesuai agama masing-masing yang kepercayaan nya.

Saat memulai aku pun langsung menulis dengan senang hati, ipa adalah salah satu pelajaran yang aku sukai karena cita-cita ku menjadi dokter dan aku ingin menolong semua orang.

Saat pembelajaran selesai mulai lah bel istirahat berbunyi "Ding dong ding dong.. Istirahat di mulai", disitu aku langsung pergi ke kantin dengan teman-teman ku, saat sudah di kantin langsung kembali ke kelas dengan membawa makanan yang enak enak, saat duduk teman-teman ku menatap ku dan bertanya " kalian mau mempunyai suami orang mana? Dan pekerjaan nya apa? " ucap teman ku bernama silil, dan aku menjawab dengan tidak sadar "suami aku orang luar negeri dan dia milyader serta ceo" ucap ku dengan nada datar, lalu teman-teman ku terkejut seperti habis mendengar berita yang ekstra viral, lalu aku pun melirik mereka, mereka langsung menjawab "APA KATA MU?! " seru mereka barengan, disitu aku hanya mengangguk dan lanjut meminum dan memakan makanan yang aku beli di kantin tadi.

Saat pulang aku melihat ada teman laki-laki ku yang terluka di kelas, dia tidak bisa mengobati luka sendiri, luka berada di punggung, aku langsung mendekati dan bertanya "mengapa kamu terluka" lalu ia menoleh dan menjawab "tadi aku main bola lalu terjatuh" ucapnya, lalu aku langsung menawari pengobatan dan ia pun menerimanya, aku mengobati dengan hati ikhlas aku membayangkan seakan-akan aku sudah menjadi dokter dan mengobati orang yang terluka parah.

Itu hal yang sangat menyenangkan bagiku... Ya walau hanya sebatas khayalan seolah-olah aku jadi dokter sungguhan tetapi di dalam diriku aku yakin aku bisa.

Saat selesai mengobati aku langsung pulang dan ketika sampai rumah aku mengganti baju dan makan yang sudah di sediakan di meja makan, saat aku makan ibu ku mendekati dan berkata "bagaimana sekolahnya? " lalu aku menceritakannya semua tentang aku di sekolah di mulai pas berangkat hingga pulang.

Saat malam hari aku belum tertidur karna aku belum mengantuk, aku bermain ponsel saja bermain game, tiba-tiba ada suara yang buka pintu, disitu aku berpura-pura untuk tertidur dan ternyata pintu terbuka sendiri tidak ada siapa-siapa yang di depan pintu, aku langsung merinding dan langsung membayangkan hal-hal yang membuat aku ketakutan, lalu aku langsung berlari keluar dari kamar dan langsung ke kamar ibuku, saat aku masuk ibu ku sudah tertidur lalu aku langsung menoleh ke pintu kamar ku tiba-tiba tertutup sendiri "astaga... Itu... Itu... " ucap aku dengan gugup lalu aku langsung berbaring di samping ibuku dan melupakan hal tersebut tetapi tetap tidak bisa.

Jam tepatnya 24.00 mata ku belum mengantuk lalu aku duduk lah sambil mencari remot tv lalu setelah ketemu aku langsung menyalakan nya, dan tiba-tiba aku tertidur dengan tv menyala.

Malam itu sangatlah seram karena di rumah tidak ada seorang ayah, ayah ku pergi bekerja sip malam.

Keesokan harinya di pagi hari "Huooooo" terbangun dan menguap, aku melihat sudah pukul 06.30 aku langsung membereskan lalu aku mencari ibu ku di dapur, dan ternyata tidak ada, sepasang kertas di atas meja tertulis "ibu sedang ke pasar sebentar" itu adalah surat yang biasa ibu tinggalkan menandakan ia benar-benar ke pasar, lalu aku duduk di kursi meja makan lalu memainkan ponsel ku yang sudah terisi batre full 100%, dan tak lama kemudian ibu datang membawa sekantung belanjaan dan isi nya sayuran dan lain-lain nya, aku pun bertanya "ibu apakah ada jajanan? " ucap ku lalu ibu tersenyum dan memberikan jajanan yang di belinya di pasar, aku sangat senang lalu aku langsung memakan nya, setelah sarapan aku bersiap-siap pergi ke sekolah.

-------

"Di usia ku yang sekarang ini aku akan menghabiskan waktu dengan belajar dan bermain bersama-sama teman-teman, soal percintaan bisa belakangan yang penting puas puasin main dan mengejar cita-cita yang selama aku impikan ini. "

EPS 2: Pertemuan yang singkat

Singkat waktu... Waktu begitu cepat hingga aku lulus dari SMP dan lanjut ke SMA... Di awal awal semester 1 kelas 2 SMA, masuk sudah 4 bulan aku di pilih menjadi ketua kelas dan petugas upacara.

----

Saat aku berumur 17 tahun aku masih sekolah, sepertinya aku langsung lanjut kuliah ke universitas kedokteran, tidak tau dimana nya tetapi antara dalam negara dan di luar negara.

Di hari senin aku berada di sekolah, semua siswa mengikuti upacara bendera, aku menjadi petugas upacara menjadi pemimpin upacara, tidak tau kenapa mengapa aku dipilih menjadi ini, mungkin karena aku tegas? Atau karna aku suara lantang?.

Saat upacara selesai teman-teman ku mendekati ku dan salah satu dari mereka bernama hichi dia langsung merangkul ku dan berkata "kamu hebat serba bisa" ucapnya lalu aku pun tersenyum aku merasa bangga terhadap diriku dan aku mengucapkan "terimakasih banyak" ucap ku dengan tersenyum manis, lalu kami pun kembali ke kelas, saat di kelas tiba-tiba bendahara mengomel di karenakan belum pada membayar uang kas lalu aku pun langsung membayarnya dengan penuh ikhlas ya walau aku agak sedikit kesal karna dadakan bayar kas.

Teman sebangku ku membawa uang pas lalu aku pun melihatnya tidak tega jika uang itu di pakai untuk kas lalu dia membeli makanan di kantin dari mana? Lalu aku langsung berbisik ke bendahara "jangan tagihan uang ke lichhia temen sebangku ku ya karna dia bawa uang pas banget kasian besok dia bayar kok tenang" bisik ku, lalu bendahara pun mengangguk pelan dan tidak menagih.

Saat jam pelajaran di mulai aku duduk di samping jendela kelas, selalu melihat awan dan melihat pesawat seakan-akan aku ada di dalam pesawat itu, lalu tiba-tiba aku ada feeling tidak enak bahwa pulang sekolah ada sesuatu, lalu aku terdiam seperti ada hal yang penting "tunggu... Apa yang terjadi ya.. " ucap ku dengan pelan sambil melirik ke tangan ku yang berada di atas meja tersebut.

----

Waktu terus berjalan hingga bel pulang pun tiba... Aku langsung berburu-buru pulang di karenakan ibu ku sedang tidak ada di rumah sedang pergi bersama ayah ku, saat di perjalanan aku ingin menyebrang tetapi lampu hijau, tiba-tiba ada seorang laki-laki tinggi dan kekar aku melirik nya saja sampai harus menggerakkan kepala ke atas, lalu ketika aku melirik dia langsung melirik balik, aku disitu langsung buang muka seolah-olah tidak terjadi apa-apa,saat lampu merah aku langsung sebrang bersama nya, tiba-tiba ia berbicara "hati-hati jangan gugup" jawab singkat nya lalu aku langsung terkejut dan mengangguk saja, lalu ketika sudah tidak menyebrang lagi aku langsung berlari menuju arah pulang ke kanan sedangkan dia ke kiri, aku memikirkan dia sepanjang jalan "siapa ya itu, berpakaian formal jas serta sepatu biasa dan sangat tampan seperti pria pria yang banyak uang" ucap ku dengan pelan, lalu aku pun sampai di rumah dan langsung menaruh sepatu dan berganti baju.

Setelah aku aku berbaring di kasur di kamar ku sambil menonton tiktok, ketika aku menonton scroll-scroll aku melihat ada akun orang luar negeri dia laki-laki dan persis seperti yang tadi bertemu dengan ku, dia sangat viral katanya seorang duke kaya raya serta dia seorang si ceo milyader, lalu aku pun terkejut dan berkata "ini kan.. Yang tadi ketemu di jalan, ini beneran apa bohongan? Ini mirip kayak di tadi" ucapku dengan nada terkejut.

Laki-laki itu bernama "Mateo Von Humboldt Alucnurd" dan disitu aku pun terkejut seperti seseorang yang kaget sampai berfikir kebingungan.

Tidak tau mengapa aku langsung like postingan tersebut lalu aku mencari tau tentang nya ternyata benar dia seorang duke dari spanyol, lalu aku langsung terkejut++, tidak tau kenapa hati ku mulai berdetak kencang seakan-akan aku sedang jatuh cinta, tetapi aku tidak jatuh cinta malahan aku makin penasaran dengan nya "aku harap bisa bertemu dia lagi" ucapku dengan tanpa sadar.

EPS 3 pertemuan Hujan.

Di saat keesokan harinya, ketika jam 15.00 sekolah waktunya pulang, cuaca mulai mendung dan aku bergegas untuk pulang, ketika di perjalanan pulang tiba-tiba hujan mulai turun dengan sangat deras dan tiba-tiba ada petir lalu aku meneduh di depan supermarket, sepertinya hujan tidak mengizinkan kun untuk pulang.

"Makin deras hujannya... " ucap ku yang nada pasrah, aku ingin memaksakan pulang tetapi ada petir, aku tidak bisa bertindak apa-apa jika berurusan dengan alam.

Aku terdiam sejenak, "lupa tidak membawa payung, aku sangat menyesal akan perbuatan seperti ini! " ucap diriku.

10 menit kemudian hujan masih turun... Aku yang pasrah hanya bisa menunggu, lalu tiba-tiba ada sebuah mobil hitam memarkir di supermarket, mobil itu adalah mobil mewah yang biasanya para artis gunakan, dan disitu aku langsung membuang muka karna malu.

Tiba-tiba suara langkah tegas turun dari mobil dan aku melihat sedikit, orang yang turun itu adalah orang yang ku temui kemarin, pakaian nya seperti memakai baju kemiliteran luar negeri, dari situ aku langsung menjaga jarak dari supermarket, saat aku melirik lagi pria itu melirik ku juga, dan disitu aku langsung terkejut "eh... " ucap ku yang langsung buang muka, pria itu mulai masuk ke dalam supermarket dengan bodyguard nya, saat dia masuk hujan pun berhenti, aku langsung bergegas untuk pulang sambil lari membawa tas ransel ku yang berada di punggung.

"Hahaha berkat pria itu hujan turun, apakah hujan takut dengan nya! " ucap ku yang pelan sambil tertawa. Rumah ku perjalanannya masih jauh aku melewati jalan gang kecil dan sempit sedikit, tidak bisa masuk mobil, saat aku masuk gang aku melangkah sendirian tetapi seperti ada yang mengintai ku di belakang, tetapi aku cuek saja pura-pura tidak perduli aku langsung bergegas, berlari secepat mungkin, hingga akhirnya aku pun tiba di depan rumah, saat aku mau masuk tiba-tiba ada yang melempar batu kecil ke arah ku, aku langsung menoleh dan ternyata seorang anak laki-laki yang menyuruhku untuk mendekati nya, "ada apa? " ucap diriku sambil mendekati nya, dan adik itu berkata "sini kak ikuti aku! " ucapnya sambil berlari, karena aku penasaran aku langsung bergegas mendekati nya dan mengikuti nya, dia membawa ku ke jalan luar perumahan, tiba-tiba aku melihat ada seorang pria dengan bodyguard nya, aku melihat pria itu persis seperti yang aku temui kemarin sama yang di supermarket, aku langsung berhenti lalu terkejut.

Pria itu mendekati ku sambil menyeringai, sedangkan bodyguard nya di belakang nya, lalu aku melangkah mundur dan mundur karena ketakutan, aura pria itu sangat kuat seperti mafia, dan lensa mata berwarna biru muda itu sangat tajam, aku perlahan mundur, lalu ia melirik langkah kaki ku dan sepatu ku, lalu ia langsung memegang pergelangan tangan ku, dan ia menatap ku seperti sedang mencari tanda-tanda.

Aku melihat nama di baju nya tertulis nama dia *"Mateo von Humboldt alucnurd"* dan itu benar ia pria yang viral yang muncul di fyp tiktok ku kemarin, lalu ia mengusap kepala ku, aku langsung terkejut, ia memegang tangan ku dengan sangat erat tetapi tidak terlalu kuat, aku langsung melepaskan genggamannya itu lalu ia pun terkejut dan tersenyum miring, aku melirik ke arah anak kecil yang membawa ku kesini, anak kecil itu tertawa, lalu aku langsung membalik badan dan lari terbirit-birit.

Dan akhirnya aku sampai di rumah lalu masuk mengunci pintu dan menutup tirai, aku tidak mau melihat ke arah luar.

"Duh dia siapa aku makin takut tetapi ada rasa penasaran nya juga... " ucap aku dengan gugup, "semoga aku tidak bertemu ia lagi... " ucap ku dengan berdoa.

-----

Mateo: "muy interesante"

Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!

Download Novel PDF
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!