HALLO SEMUANYA MOHON DUKUNGANNYA YAA
------
Dunia yang seperti surga, Air yang sudah menjadi genangan darah, gunung yang telah rata dengan seluruh permukaan tanah neraka yang sekarang di penuhi dengan air.
Di dunia yang awal nya seperti surga itu telah berubah sepuh nya dan kini seorang pria dengan rambut panjang berwarna putih dan pakaian kuno nya yang terlihat sangat megah.
Sedang berdiri di atas langit dengan Darah yang sudah berlumuran dan menatap dunia Surga itu dengan tatapan jernih
"walaupun aku sudah berhasil mengalah kan semua para penghuni dunia tingkat satu ini, namun aku juga mendapatkan kutukan yang memastikan ku menjadi mati.." batin sosok misterius itu dengan ringan
Krakkkkkk..
Duarrrrr..
Kekosongan pun langsung terbuka begitu saja saat pria misterius itu berjalan dengan tenang
"ku harap ada yang nama nya kehidupan kedua, jika itu ada maka aku akan menghabiskan waktuku untuk bersantai dengan tenang dan memiliki istri yang cantik pekerja keras yang menghidupi ku dan kami pun memiliki seorang putri dan putra.." Gumam pria misterius itu yang langsung masuk ke dalam kehampaan dan kehampaan yang sebelum nya terpecah pun langsung menutup kembali
Kita Perkenalkan dulu ya Dengan Karakter utama dalam cerita novel ini ( Aku adalah Mahendra, aku adalah seorang pria yatim piatu dari dunia tingkat paling rendah "Ya" dunia menjadi satu juta tingkat dan aku adalah seorang pria yang berkultivasi dengan keras tanpa kenal lelah dan melupakan semua urusan duniawi dan hanya tergila gila akan kultivasi, namun saat aku melihat para pembudidaya yang memiliki seorang istri dan anak mereka terlihat begitu bahagia dan sedangkan aku hanya tetap berjuang dan menggapai cita cita ku )
Namun setelah mencapai itu semua dan mencapai cita cita yang aku ingin kan, aku sama sekali tidak bisa memikirkan apa pun dan hanya kesendirian lah yang selama ini menemaniku.
aku menghancurkan Dunia tingkat satu bukan tanpa alasan, mereka terlalu banyak ikut campur dalam kehidupanku saat ingin menjadi lebih kuat, segala cara dilakukan oleh mereka bahkan tidak segan melakukan cara apa pun untuk membunuh ku.
namun setelah itu semua pada akhir nya aku melenyapkan mereka semua, banyak dari mereka yang memohon ampun dan mengatakan agar melepaskan keluarga mereka.
namun sebagai ancaman yang tidak diinginkan aku melenyap seluruh nya tanpa menyisakan satu orang pun dan saat semua nya telah lenyap sebuah pikiran aneh memasuki diri ku, dan di situ lah aku baru mendapatkan emosi ku kembali setelah aku telah melupakan nya tidak tahu kapan
Seperti apa itu kasih sayang..? apa itu cinta..? dan apa itu simpati..? dulu semua nya tidak ada yang kurasakan, namun setelah kekuatan aku membantai dunia tingkat satu itu memasuki benak ku aku merasakan kembali dan saat itu juga aku sangat menyesal dan mengeluarkan kesedihan dan melihat begitu banyak anak yang tidak bersalah sudah berakhir di tangan ku.
andai saja dulu aku tidak tergila gila pada kultivasi maka aku pasti tidak akan menjadi seorang monster yang sangat menakutkan seperti sekarang
Seolah ada bisikan yang mempengaruhi pikiran ku sejenak terlintas di dalam pikiran ku, aku malah terpikirkan Dengan sebuah teknik terlarang yang aku miliki dan kemudian aku memanggil milyaran roh dari dunia tingkat satu itu dan memberikan mereka wewenang untuk mengakhiri hidup ku.
dan setelah itu milyaran roh itu pun langsung memberikan ku kutukan kematian yang sangat menyakiti yang di mana aku akan merasa kan rasa sakit yang telah diterima oleh mereka saat kematian ku
sebenarnya siapa yang salah mereka atau aku, mereka yang dulu nya menciptakan monster seperti itu dan setelah itu....Hahh.!!sudah lah...ini adalah cerita ku Mahendra sang penakluk satu juta dunia dengan sendiri tanpa rekan atau pun kekasih dan TANPA EMOSI
------------------
Di dunia misterius yang tidak diketahui, Jutaan layar sedang menunjukkan tanda eror, namun tiba tiba salah satu layar yang terlihat sangat megah pun langsung menghilang dari tempat itu
[ Telah mendapatkan sosok yang akan menjadi tuan..]
[ Raja sistem akan segera menuju ke bumi..]
[ Tuan Tunggu budak sistem akan pergi melayani mu...]
Di sebuah Gedung KPP [Kantor Pencatatan Pernikahan] terdapat sepasang pria dan wanita yang telah selesai mendapat akta pernikahan dan terlihat situasi pria pun kini sedang linglung
"Mahendra apa kau sudah mendengar kata kata ku..?, " seorang wanita cantik dengan gaun pengantin yang indah pun langsung berbicara kepada Mahendra
"Evelyn apa yang kau katakan barusan..?" tanya Mahendra dengan bingung
Saat mendengar itu wanita dengan gaun putih itu pun langsung memegang kedua pipi Mahendra
"Mahendra aku akan mengatakan sekali lagi, aku menikahi mu karna ingin kau menjadi tameng untuk ku agar keluarga ku tidak memaksa ku untuk terus menikah dengan orang orang kaya itu dan ya kita hanya akan tidur di kamar yang sama saat orang tua ku tinggal di villa ku.." ucap wanita yang bernama Evelyn itu
Mahendra yang mendengar itu pun langsung tersenyum dan memegang pinggang wanita itu dengan lembut, “sesuai dengan apa yang diinginkan oleh istri ku tercinta.." ucap Mahendra
"baiklah ayo kita pulang aku sudah lelah dan ingin istirahat.." ucap Evelyn dengan ringan
Mahendra yang mendengar itu pun hanya mengangguk dan dia pun langsung berjalan bersama Evelyn dan pergi menggunakan mobil sport milik Evelyn sendiri..
--------------------
POV Dari Karakter utama
[ Nama ku Adalah Mahendra,, aku tidak tahu kapan waktu telah berlalu namun, saat aku bangun aku sudah berada di dunia yang bernama bumi ini, di tempat ini terdapat berbagai macam jenis budaya dan aturan aturan yang aneh, setiap aturan berbeda seperti di dunia ku yang dulu, di dunia ini jika melanggar aturan maka akan diberikan kesempatan dan ada juga pejabat yang gila akan uang, benda aneh yang digunakan untuk transaksi di dunia ini dan untung nya aku tidak kekurangan uang karna saat pertama kali bangun aku pertama kali bertemu dengan Evelyn istri ku yang sekarang....]
[ awal aku bertemu dengan Evelyn cukup mendebarkan, saat aku sedang berjalan di tanah yang keras dan berwarna hitam, sebuah monster dengan logo seperti banteng melaju dengan begitu cepat dan saat itu juga karena penasaran dengan monster yang punya logo banteng yang aneh, itu adalah sebuah kendaraan beroda empat dan tidak lain dan tidak bukan itu adalah mobil itu pun ku hentikan dengan cara mengangkat nya, namun setelah itu aku mendengar teriakan seorang wanita dan sontak teriakan itu pun langsung membuat ku spontan menurunkan monster berlogo banteng di bagian depan nya....]
[ Saat Evelyn keluar, aku merasa kan waktu seolah olah berhenti, Ehemmmm, iya waktu berhenti karena aku sendiri yang menghentikan nya…. Xixixixixi, itu bukan karena di sebabkan yang lain, tapi itu karena aku merasakan jantungku berdetak dengan tidak pasti, aku tidak tahu apa itu karna aku mendapatkan musuh yang sangat kuat atau entahlah akupun tidak tahu apa itu maksudnya....]
[ Namun setelah melihat semua kultivasi dan yang lain lain nya aku sama sekali tidak menemukan sedikit pun energi spiritual dan bisa dikatakan wanita yang menjadi istri ku sekarang adalah manusia fana, bahkan aku menggunakan pencarian semesta yang bisa mencari tahu semua rahasia siapan pun yang di targetkan hingga sampai sedetail kecil apa pun itu....]
[ Namun karena tidak ada yang didapatkan oleh ku aku pun memutuskan apa yang sebenarnya terjadi dan mulai mengikuti orang itu ke mana pun dia berada dan hingga satu bulan hubungan kami pun cukup dekat walaupun Evelyn cukup dingin namun aku juga ingin tahu perasaan apa yang kurasakan saat berada di dekat nya itu....]
MOHON DUKUNGANNYA [0__0]
Evelyn yang sedang mengendarai mobil sport dengan kecepatan yang tinggi pun langsung menghentikan mobil nya secara mendadak
"istri ku apa yang terjadi..?" tanya Mahendra dengan bingung
“astaga apa kau tidak bisa memanggil ku Evelyn saja, kita belum sedekat itu kita juga baru satu bulan berkenalan.." ucap Evelyn yang kemudian dia pun langsung turun dari mobil
Mahendra yang mendengar itu pun tidak peduli dia hanya menatap orang orang yang sedang menghadang mobil Evelyn dan dia pun hendak turun
Ding Dong!
[ Telah terkonfirmasi tuan telah ditemukan...]
Mahendra yang mendengar itu pun langsung mengerutkan kening nya dan langsung tersenyum dengan jijik
"Ho, aku sudah begitu lama tertidur ya sehingga ada yang berani memasuki alam kesadaran ku.." ucap Mahendra dengan dingin
setelah itu dia pun langsung memejamkan kedua mata nya dan kemudian di pun tiba di kesadaran spiritual milik nya yang berisikan seluruh tata Surya dan galaksi
" aku ingin melihat siapa yang berani memasuki alam kesadaran spiritual ku...!!" ucap Mahendra yang dimana dia sudah berpenampilan seperti saat dia membantai dunia tingkat satu
Ding Dong!!
[ Maaf atas kelancangan sistem tuan, namun sistem memiliki sebuah tawaran kepada tuan yang kuasa..]
Mahendra yang melihat layar hologram yang berada di hadapan nya pun langsung mengerutkan keningnya nya
"tawaran apa yang kau katakan makhluk lemah..?" tanya Mahendra dengan dingin
Ding Dong!!
[ Tujuan sistem rendahan ini menginginkan anda menjadi tuan sistem dan sebagai budak sistem akan melayani setiap kebutuhan tuan..]
Mahendra yang mendengar itu pun langsung tersenyum dan kemudian dia pun langsung menekan tanda konfirmasi pada sudut kanan layar hologram
Ding Dong!!
[ Sistem telah ditetapkan di kesadaran tuan dengan kontrak mengikuti tuan selama tuan inginkan..]
Mahendra yang mendengar itu pun langsung tersenyum simpul dan kemudian dia pun langsung kembali ke tubuh nya
" Mahendra maaf membuatmu menunggu lama, tadi hanya ada beberapa orang stres yang selalu menggangguku.." ucap Evelyn yang terlihat sangat kesal
Mahendra yang mendengar itu pun langsung mengangguk dia tahu Evelyn sebagai bunga yang terkenal di negara yang ditempati oleh nya memiliki banyak penggemar
Sesampai nya di villa, kedua orang itu pun langsung melakukan makan malam bersama, dan Mahendra yang baru satu bulan di dunia ini pun terlihat sangat lahap saat sedang makan.
“Makan nya pelan pelan saja, tidak akan ada yang merebutnya dari mu.." ucap Evelyn dengan tenang
Mahendra yang mendengar itu pun hanya mengangguk dan kemudian dia pun makan dengan tenang namun nafsu makan nya masih tetap lah tinggi
Setelah acara makan malamnya selesai mereka pun bersantai di ruang tamu
"Mahendra apa kau bisa mengatakan sebenarnya siapa kau..??" tanya Evelyn dengan tenang
Mahendra yang sedang duduk dengan tenang di sofa yang empuk dan terlihat sangat menikmati nya pun langsung berdiri duduk dengan mantap
"Aku ini seorang pembudidaya kultivasi yang telah berumur sekitar ratusan ribu tahun.." ucap Mahendra dengan tenang
"Aku adalah jenius daripada jenius, langit menjadi pijakan ku dan galaksi menjadi mainan ku.." ucap Mahendra dengan wajah yang angkuh
Evelyn yang mendengar itu pun langsung mengendus dingin dan kemudian dia langsung berbalik pergi
"jika kau tidak ingin memberitahu identitas mu yang sebenarnya setidak nya jangan membual yang tidak tidak.." ucap Evelyn dengan dingin
Mahendra yang melihat Evelyn pergi pun langsung menjadi sangat bingung
Ding Dong!!
[ Tuan ini adalah bumi, dan kekuatan seorang kultivasi adalah hal yang tersembunyi di dunia ini dan bisa di bilang hanya satu persen dari populasi bumi yang bisa berkultivasi…]
"Oh ya, ini tidak seperti dunia ku yang dulu ya, yang semua nya rata rata sudah menjadi kultivasi.." ucap Mahendra
Ding Dong!!
[ Tuan setelan gejolak yang tuan sebab kan satu juta tahun yang lalu seluruh dunia dibuat takut oleh anda bahkan takdir tidak ingin menyinggung anda, dan setelah itu seluruh dunia menciptakan sebuah perkumpulan yang di mana terdapat banyak dunia di dalam nya, contoh nya seperti galaksi yang terbentuk karena tuan, galaksi terbentuk nya karena takut jika tuan kembali dan menghancurkan segala nya..]
Ding Dong!!
[ Dengan terbentuk nya galaksi mereka berharap agar bisa menahanmu Jika ingin menghancurkan dunia, namun menurut sistem saat ini menghancurkan sebuah galaksi hanya lah mainan seorang anak anak bagi tuan ku..]
"sudah sudah, tidak perlu terlalu banyak memuji, aku tahu aku tidak terkalahkan.." ucap Mahendra dengan tenang
"jika begitu aku akan memanggilmu keadilan saja..." ucap Mahendra dengan tenang
Ding Dong!!
[Tuan nama yang anda berikan terlalu..]
"apa kau menolak pemberian nama itu..?" Mahendra langsung berbicara dengan dominasi
Ding Dong!!
[ Sebagai sistem yang sudah menjadi budak tuan tentu saja sistem sama sekali tidak keberatan..]
Mahendra yang mendengar itu pun langsung mengangguk dan kemudian dia pun langsung merebahkan diri nya ke sofa yang empuk itu
"oh iya aku tidak memiliki uang, apa kau bisa memberikan aku uang..?" tanya Mahendra dengan tenang
Ding Dong!!
[ Tuan harap tunggu sebentar sistem akan memulai proses permintaan yang tuan minta...]
Ding Dong!!
[ Kartu Black Card telah diterima dan uang yang berada di dalam nya 100.000 Triliun, lakukan apa pun yang tuan inginkan jika kurang sistem akan memulai mengisinya kembali...]
"oh ya jika aku membeli makanan dengan uang ini tidak akan habis kan..?" tanya Mahendra dengan tenang
Ding Dong!!
[ Menuruti pengamatan sistem uang itu tidak akan habis begitu saja dan mohon tuan memperhatikan setiap apa yang ingin tuan beli..]
"sistem jangan jangan kau ingin tidak tahu berapa jumlah yang telah kau berikan kepada ku..?" ucap Mahendra dengan sedikit mengerutkan kening nya
Ding Dong!!
[ Tuan jujur saja sistem juga tidak terlalu tahu tentang bumi ini, namun menurut informasi yang sistem dapat kan seharus hanya uang 100.000 Triliun, itu sama sekali tidak akan habis jika digunakan dengan benar..]
Mahendra yang mendengar itu pun langsung menghela nafas dan kemudian dia pun langsung menatap kartu hitam yang di atas nya ada sebuah gambar kepala singa berwarna emas kehitaman
Desain pada kartu ini cukup mewah juga, namun Isi nya sedikit mengecewakan.
“sistem jika uang yang berada di dalam nya digunakan untuk membeli artefak lonceng kekacauan ini aku bisa mendapatkan berapa..?" tanya Mahendra yang langsung mengeluarkan sebuah lonceng emas dari cincin nya
Ding Dong!!
[ Nama: lonceng kekacauan ]
[ Artefak: kelas suci ]
[ Nilai tukar: tidak diketahui ]
Ding Dong!!
[ Tuan uang yang anda miliki sekarang sama sekali tidak bisa menyentuh benda yang anda miliki..]
"itu paling terburuk dalam hidup ku, kau tau padahal aku dulu menempah seratus lonceng kekacauan dan sembilan puluh sembilan telah ku tukar dengan Makanan dan sekarang bahkan uang yang ku miliki sama sekali tidak bisa menyentuh nya, seperti nya aku harus mengandalkan istri ku agar bisa menafkahi ku.." ucap Mahendra dengan ringan
Mahendra kemudian bangkit dari sofa dan berniat pergi.
Namun baru saja ia hendak melangkah, suara sistem kembali terdengar.
Ding Dong!!
[ Tuan, apakah Tuan tidak ingin mengetahui alasan mengapa uang tersebut tidak dapat digunakan untuk membeli barang yang Tuan miliki? ]
Langkah Mahendra terhenti. “Memangnya ada alasannya?”
Ding Dong!!
[ Tentu saja.]
Mahendra mengangkat alisnya. “Kalau begitu katakan.”
Beberapa detik kemudian, sebuah layar transparan muncul di hadapannya.
[ Pemberitahuan Sistem.]
[ Harta yang diperoleh melalui sistem tidak dapat digunakan untuk membeli sesuatu yang telah menjadi milik Tuan.]
[ Termasuk seluruh barang yang sebelumnya diperoleh dengan menggunakan Lonceng Kekacauan...]
Mahendra membaca pemberitahuan tersebut dengan wajah datar. “Oh... jadi begitu.” Ia mengangguk pelan. “Kalau begitu uang ini memang tidak ada gunanya untukku.”
Namun sebelum layar itu menghilang, sebuah pemberitahuan lain tiba-tiba muncul.
Ding Dong!!
[ Terjadi perubahan pada status salah satu individu yang memiliki hubungan erat dengan Tuan..]
Mahendra yang awalnya santai langsung mengernyitkan kening “Siapa?”
Layar sistem kembali berubah.
[ Target: Istri Tuan..]
[ Status: Terancam..]
Mahendra terdiam, Senyum tipis di wajahnya perlahan menghilang. “Terancam?”
Ding Dong!!
[ Menurut perhitungan sistem, kemungkinan keselamatan target dalam beberapa waktu ke depan adalah rendah...]
Tatapan Mahendra berubah menjadi dingin. “Siapa yang melakukan ini?”
Ding Dong!!
[ Identitas pelaku belum dapat diketahui...]
Mahendra tidak langsung menjawab, Ia hanya menatap layar sistem beberapa saat, kemudian mengambil ponselnya dari atas meja.
“Menarik...” Ia memasukkan ponselnya ke dalam saku.
“sepertinya ada yang ingin melenyapkan istri ku.." ucap Mahendra dengan dingin
setelah itu dia langsung menghilang dari sofa yang hanya menyisakan bayangan yang kemudian perlahan lahan memudar
________________________
[>___<]
“Target sudah terkonfirmasi, Dia adalah Evelyn orang yang diinginkan oleh klien kita.." Ucap dari seorang misterius
"lakukan dengan cepat jangan sampai ada yang mengetahui nya.." Ucap dari salah satu sosok misterius tersebut
Dua sosok dengan pakaian tertutup berwarna hitam terus mengintai Evelyn yang sudah memasuki kamar nya
"target sudah memasuki jendela dan satu orang masih berada di ruang tamu, lakukan eksekusi segera sebelum ada masalah.."
Kedua orang yang berpakaian serba hitam itu pun langsung berjalan secara perlahan dan memasuki keamanan villa, Namun tiba tiba sosok pria dengan tinggi 185 sudah berada di belakang kedua sosok berpakaian hitam itu
"Aiyoo~ ternyata kalian yang ingin membunuh istri ku..”
Dong...!!
saat kedua nya hendak langsung menyerang sosok yang berada di belakang mereka, Mahendra dengan santai nya langsung menabrakkan kepala ke dua nya ke arah satu sama lain
"Apa yang harus ku lakukan kepada orang orang ini..?, apa aku langsung membunuh nya..?, atau menyisakan nya terlebih dahulu dan mencari tahu siapa orang yang berada di belakang mereka..?" tanya Mahendra dengan tenang
Ding Dong!!
[ Tuan jika tuan ingin mencari perhatian istri tuan yang sekarang maka datang lah ke kamar nya dan bawa kedua sosok ini ke hadapan nya..]
Mahendra yang sedang berpikir pun langsung berbinar dan kemudian dia dengan satu tangan menarik kerah baju kedua orang itu dan langsung menyeret nya begitu saja
------------------
Sedangkan keadaan Di kamar Evelyn
"Hari ini sangat melelahkan kan terjadi begitu banyak hal yang tidak diinginkan, dan saat ini juga aku sudah memiliki suami, dan setelah ini aku tidak tahu harus apa.."
"Siapa sebenarnya Mahendra ini, satu bulan lalu aku takut setengah mati saat dia mengangkat mobil ku begitu saja dengan satu tangan.."
“Aku sama sekali tidak mengerti apa di dunia ini memang ada hal hal yang ganjal seperti ini.."
Evelin terus bergumam sambil merapikan diri nya di depan meja rias yang di mana terdapat berbagai macam produk yang mencapai harga puluhan juta satu merk nya
Brakkk..
"Sayang lihat lah aku membawa apa..?" ucap seorang pria yang langsung membobol Pintu kamar Evelyn dengan tangan nya
Hening..
Hening..
Mahendra yang berdiri dengan tangan yang seperti membuka pintu dan Evelyn yang terdiam saat melihat pintu kamar nya ambruk begitu saja
"Mahendra apa yang kau lakukan..!!" Ucap Evelyn
Mahendra yang mendengar teriakan Evelyn pun langsung terkejut, dan pura pura tidak mendengar apa apa dan melangkah masuk
“sayang lihat lah aku sudah menangkap dua orang yang tidak dikenal yang masuk ke villa kita, untung saja aku menyadari nya.." ucap Mahendra yang langsung melemparkan dua sosok yang sudah tidak sadarkan diri
Evelyn yang melihat kedua sosok berpakaian hitam yang berada di depan nya pun sedikit terkejut dan dia pun langsung mengecek kondisi kedua orang itu dengan hati hati
"Mahendra apa yang terjadi kenapa kedua nya tidak sadar kan diri..?" tanya Evelyn dengan tenang
Mahendra yang mendengar itu pun langsung mulai menceritakan dari awal hingga akhir cerita
"Mahendra terima kasih sudah perhatian kepada ku hingga kau menahan orang orang yang ingin membunuh ku.." ucap Evelyn dengan lembut
Mahendra yang mendengar itu pun terlihat terkejut dan dia tidak tahu harus berbuat apa dan dia pun menatap Evelyn
"Apa yang harus ku lakukan jika seseorang berterima kasih..?" tanya Mahendra dengan bingung
Evelyn yang mendengar itu pun langsung terdiam dan menatap ke arah Mahendra yang terlihat sangat bingung
"Seperti nya dia sama sekali tidak bohong soal dia sama sekali tidak tahu tentang dunia ini, apa yang sebenarnya dilakukan oleh nya hingga dia tidak tahu berbuat apa dan semua nya dianggap asing.." batin Evelyn
"Mahendra jika seseorang berterima kasih kepada mu maka kau harus memberi tanggapan entah itu senyuman atau mengatakan sama sama atau bahasa santai lain nya.." ucap Evelyn dengan ringan dan lembut
Mahendra yang mendengar itu pun hanya mengangguk namun sebenarnya dia tidak tahu apa yang sebenarnya yang dia akan lakukan
“tanganmu terluka.." ucap Evelyn yang melihat setetes darah di telapak tangan Mahendra
Mahendra yang dipegang tangan nya oleh Evelyn pun terlihat sangat tidak karuan jantung nya berdetak dengan kencang
Pluk..
Mahendra secara tidak sadar langsung memeluk Evelyn dan membuat wanita itu terdiam dan bingung
"Mahendra apa yang kau lakukan..?," tanya Evelyn dengan nada datar
"Uh, maaf tapi aku juga tidak tahu, tiba tiba jantung ku berdetak dengan kuat dan aku secara tidak sadar memeluk mu.." ucap Mahendra dengan sedikit terbata bata
Deg..
Deg..
Deg..
Evelyn yang berada di pelukan Mahendra pun dapat merasakan detak jantung Mahendra yang berdetak begitu kencang dan dia juga terkejut
"ini dia benar benar bergerak tanpa sadar dan tubuh nya juga sedikit bergetar.." batin Evelyn dengan tenang
“Apa yang terjadi kenapa aku merasakan gemetar, siapa sebenarnya kau...?, kenapa aku merasakan takut setiap kali dekat dengan mu..?, " tanya Mahendra yang sudah melepaskan pelukan nya
"Tidak mungkin, aku telah bertarung selam waktu yang begitu lama dan tidak pernah ada yang membuat ku gemetar seperti ini, apa yang sebenarnya terjadi apa ini kutukan dari para musuh yang telah ku habisi.." ucap Mahendra dengan mata yang terlihat sangat bingung
Evelyn yang melihat sikap Mahendra itu pun dengan cepat langsung menahan tangan darius
"hei tenang lah itu semua normal.." ucap Evelyn dengan kebingungan
Mahendra awal nya tetap tidak mau mendengar penjelasan dari Evelyn namun setelah cukup lama akhirnya dia pun langsung mendengar penjelasan Evelyn tentang emosi seorang manusia
“jadi selama ini kau tinggal sendiri dan tidak pernah berkomunikasi dengan siapapun..?" tanya Evelyn dengan tenang
Mahendra yang sudah mengendalikan diri pun langsung mengangguk dan dia pun duduk di atas tempat tidur Evelyn
"ya begitu lah, aku tidak memiliki siapapun dari kecil dan satu satunya yang kuandalkan adalah diri ku sendiri.." ucap Mahendra
"Dan aku pertama kali bertemu denganmu dan setelah itu aku juga merasa kan hal yang sama saat bertatapan denganmu.."
"ku pikir kau adalah musuh yang sangat kuat sehingga aku sama sekali tidak memiliki niatan untuk melawan mu bahkan pikiran ku di penuh oleh mu saat itu.." ucap Mahendra dengan tenang
saat mendengar itu Evelyn pun tidak bisa mengatakan apa apa lagi dan setelah itu dia pun langsung menatap ke arah Mahendra
Mahendra seorang pria tampan yang memiliki nilai 99 dan tinggi yang sangat ideal dan tentu saja Darius adalah tipe Evelyn
Ding Dong!!
[ Tuan sistem miliki sebuah cara agar tuan dapat mengekstrak semua pengetahuan di bumi melalui Evelyn..]
"benarkah, jika begitu bagaimana cara nya..?" tanya Mahendra
Ding Dong!!
[ Berhubungan intim dengan Evelyn dan otomatis semua pengetahuan tentang dunia ini akan diekstrak oleh sistem dan dikirimkan ke ingatan tuan..]
Mahendra yang mendengar itu pun sedikit bingung dengan apa yang dimaksud dengan hubungan intim namun sebelum itu
Evelyn sudah mulai membuat gejolak hubungan dia melakukan hubungan itu bukan karena niat nya, itu karna efek pengaruh sistem yang sudah membuat Evelyn terkena gas perangsang
Mahendra yang berciuman dengan Evelyn terlihat bingung dan panik
“Ada apa ini, apa ini sebuah serangan..?, apa aku melenyapkan nya..?, apa yang harus aku lakukan..?, jika aku melenyapkan nya apa yang akan terjadi..?,
Ding Dong!!
[ Tuan jangan terlalu banyak berpikir jangan lawan biarkan tubuh dan pikiran anda melakukan nya..]
-----------------
SABAR YA READERS [0›0]
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!