nama saya Obellia, saya adalah mahasiswa kuliah xxxx , saya yatim piatu, dan saya tinggal dikost sendirian, saya kerja sambilan sitoko buku dan dicafe, aku keseharian belajar dan kerja.
waktu itu saya mau berangkat kekuliah "ehh" ada orang ketabrak motor, saya niatnya bantuin, tpi orang itu sudah dikerumunin sama banyak orang dan diantar pake ambulance, saya lanjutin pergi kekuliah, sampai dikuliah teman teman bilang ada teman sekelas kita kecelakaan dan namanya itu "erent.
saya sontak kaget dan pingsan. setelah sadar saya nangis tersedu-sedu. erent adalah teman laki2 saya waktu sma, dia udah anggap aku sebagai adiknya, kami udah kyak keluarga.
hati kecilku berkata" seandainya tadi saya langsung lari dan dan langsung nolongin orang itu mungkin aja saya dapat lihat dia untuk yg terakhir kalinya. karna setelah sampai rumah sakit erent meninggal.
. erent adalah anak laki2 keren yg hobi balap motor, saya ngak tau kenapa sampai dia yg populer di kampus mau temenan sama a
saya. padahal saya anak yg sering dibully di kampus.
setelah saya keluar dari uks saya langsung kerumah erent, untuk melihat detik-detik pemakamannya, dan saat pemakaman berlangsung tampa sadar air mata tak kunjung berhenti, air mata menemani sama
pai pemakaman nya selesai.
setelah saya pulang kerumah saya melihat foto2 kenangan bersama "dia", saya kembali merasakan sedih yg mendalam.
Dan sekarang saya telah menjalani rutinitas kehidupan seperti biasa, tapi say tetap mengunjungi makam erent setiap bulan, saya tidak bisa melupakan senyum yg pertama kali terpancar saat pertama kali saya bertemu dengannya.
saya sering kali menulis surat untuk menuliskan perasaan dan memasukkan nya kedalam botol dan melemparnya kelaut.
setelah bertahun-tahun saya masih belum bisa melupakannya, saya tidak berniat untuk menikah karena trauma akan perpisahan, saya pernah berpikir untuk mengakhiri hidup, tapi saya takut disana " erent "akan masih bersedih.
saya berusaha untuk melupakannya, tapi apalah daya saya telah cinta dengannya dari pandangan pertama.
TAMAT