Isa, Seeun, Yoon, Sumin dan Sieun hari ini akan pergi mengunjungi J di rumah barunya.
"Rumah teman mu besar sekali," kata Taehyun, suami Isa.
"Dia anak orang kaya. Aku turun sekarang, ya," kata Isa pada Taehyun.
"Hati-hati. Jaga calon anak kita baik-baik," pesan Taehyun.
Isa tersenyum. "Pasti, Sayang."
Setelah berpamitan dengan Taehyun, Isa datang ke rumah J. Tak lama teman-teman yang lain datang menyusul.
Asik berbincang, bercanda, makan, minum. Tiba-tiba Isa ingin buang air kecil.
"J. Toilet di sebelah mana?" tanya Isa.
"Lurus nanti belok kiri," jawab J.
Isa pergi ke toilet sendiri. Selesai dengan urusannya di toilet Isa kembali ke tempatnya bersama teman-teman. Tapi ketika hendak kembali, Isa bertemu dengan seorang anak kecil.
"Dek."
Isa berjalan mendekati anak perempuan ini. Begitu tersadar dengan kehadiran Isa, anak ini malah lari menjauhi Isa. Ia masuk ke salah satu ruangan yang pintunya terbuka. Isa pun akhirnya memutuskan untuk kembali pada teman-temannya.
"J. Sepertinya adik mu itu pemalu, ya." Perkataan Isa ini membuat semuanya jadi terdiam. "Kenapa kalian diam? Ada apa?"
"Isa. J anak tunggal," ujar Sumin.
"B-barusan aku lihat adik perempuannya. Waktu aku akan menghampirinya, dia lari, lalu masuk ke salah satu ruangan," jelas Isa.
"Saudara kau kali J yang Isa lihat," kata Yoon.
"A-aku tinggal sendiri di rumah. Ayah dan Ibu ku sedang pergi ke luar kota. Karena sendirian jadi aku menyuruh kalian datang kemari menemani ku," jelas J.
"Berarti yang Isa lihat?" tanta Sieun.