Aku Yana.aku ini bisa dikatakan tidak mempercayai mitos dan hoaks, contohnya rubah ekor sembilan. Awalnya, aku tidak percaya, namun, setelah kekasihku memberi tahu kepadaku, bahwa dia adalah seorang rubah, aku baru percaya, bahwa mitos itu ada yang nyata dan ada yang tidak nyata. Jadi, kisah kami ini berawal dari...
-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
Dimana aku sedang mencari makanan untuk nanti siang, tiba tiba ada suara gesekan di semak semak. Aku yang mendengarnya pun merasa tidak enak, serasa memiliki firasat buruk. Lalu, tiba tiba hewan yang menggesek di semak semak itu pun keluar.
Dan ternyata dia adalah seekor rubah ekor sembilan putih kecil. Aku yang melihatnya pun sedikit kaget dan karena keimutan nya aku juga tak bisa menolaknya. Jadi, aku terpaksa mau tidak mau, harus membawa binatang itu ke rumahku. Setelah aku membawanya ke rumah, dia tiba tiba menggesek badanku, dan dia juga berkata isyarat kepadaku "Hmm, Hmm". Lalu, aku gadis yang mengerti bahasa hewan pun mengetahuinya. Bahwa ternyata, ia ingin meminta makan kepadaku.
Lalu, aku yang tak tahan dengan muka imut itu pun terpaksa lagi memberi makanan ku yang hanya ada satu itu. Dan disaat aku memberinya, tiba tiba ia bisa memotek makanan nya itu dengan cakaran tangannya itu. Lalu, aku yang melihat itu pun takjub dan terpesona pada rubah putih kecil.
Setelah kami selesai makan, kami pun istirahat.dan rubah kecil pun tertidur. Namun, setelah beberapa menit rubah kecil putih itu tertidur, tiba tiba, dia lama kelamaan menjadi seorang lelaki yang sangat tampan. Bahkan, aku yang melihatnya pun terpesona serta kaget.
Awalnya aku bingung, mengapa rubah putih kecil bisa berubah menjadi lelaki yang tampan?, bahkan aku pun bertanya tanya kepada diriku sendiri. Lalu, aku yang melihatnya itu pun membangunkan rubah putih kecil itu. Dan siapa sangka, setelah dia bangun dia berkata kepadaku dengan kaget "ada...., ada apa!, me.....,me.....,mengapa tubuhku tiba tiba bisa berubah menjadi manusia!,hebat!, berarti ini adalah keberuntunganku, bahwa aku masih bisa hidup lebih lama lagi sebagai rubah setengah manusia." [jawab nya dengan senang].
Lalu, aku yang melihatnya itu pun bingung, dan berkata kepada rubah putih kecil"Hmm, rubah putih kecil, mengapa kamu berubah menjadi rubah setengah manusia?, dan apakah aku ada sangkutannya denganmu? , rubah putih kecil"[bingung].
Lalu, rubah putih kecil yang mendengar itu pun langsung bahagia "ya!, kamu ada sangkutannya!, jadi, manusia yang bisa membuat ku kembali seperti semula itu adalah permaisuriku, yana. Jadi, aku dan kamu ini terpisah oleh dimensi yang berbeda, dan sepertinya, yang maha kuasa ini baik, jadi, kamu ini tidak sengaja masuk ke dalam tubuh manusia dan tubuh manusia yang dipilih itu adalah seorang gadis cantik, dan yang sedang berbicara denganku ini adalah, yana, permaisuriku.
Lalu, aku yang mendengarnya itu pun tiba tiba langsung kaget, dan tiba tiba juga aku langsung mengingat sebuah memori, dan memori itu sedang menunjukkan betapa mesra nya aku dan rubah putih kecil.dan di memori itu juga, aku memancing api nafsu rubah kecil, dan tiba tiba tak disangka, dia langsung membawaku ke ranjang, dan dia juga langsung mencium semua tubuhku, dan disaat dia mencium semuanya, di langsung mengambil semua tanganku, dan tanganku dipegang dua duanya hingga aku tak bisa berbuat apa apa.
Lalu, setelah itu aku sudah lupa. Lalu, setelah aku mengingat itu semua, aku pun langsung bertanya kepada rubah kecil apa yang sebenarnya terjadi dari awal hingga sekarang. Setelah itu rubah kecil pun menjelaskan kepadaku, apa yang sebenarnya terjadi pada saat itu sampai sekarang. Setelah aku mendengar ceritanya, semua memori yang tadinya hanya itu, tiba tiba semua memori ku kembali pulih.
Aku mengingat semuanya!, dan aku pun langsung bertanya kepada rubah kecil apa yang harus aku lakukan. Lalu, rubah putih kecil menjawab "cukup kamu kembali menjadi permaisuri ku saja, itu sudah membuatku bahagia." [jawab dengan senyum].
Lalu, aku yang mendengar itu pun bertambah memori, yaitu memori aku dan rubah putih kecil menikah. Lalu, setelah itu aku baru percaya sepenuhnya, dan aku pun langsung ikut dengan rubah putih kecil, dan kami pun hidup bahagia.
- TAMAT