Pertempuran antara Klan Manusia Serigala putih dan Vampire berlangsung selama tiga bulan. Pertempuran yang mengorbankan banyak nyawa berjatuhan, di wilayah perbatasan hutan terlarang.
Para vampire yang bergerak cepat dan Klan Manusia Serigala putih yang selalu waspada. Selama tiga bulan pertempuran itu membuat pihak Klan manusia Serigala putih hampir tak bersisa. Hingga kedatangan Putri Aurelia, Sang Dewi Klan manusia Serigala putih.
Amarah di mata Putri Aurelia mengalir kedalam pedang Suci, dengan bengis dan kejamnya Putri Aurelia membabat para vampire ditengah gelapnya malam. Sihir dan amarah menjadi satu menguasai pedang kontrak milik Putri Aurelia.
"Binasalah kalian! Kalian hanya raga tanpa jiwa! Dan aku pemilik pedang pembasmi Vampire. Hiyaaa."
Satu kibasan pedang mampu membakar sepuluh vampire hingga dalam waktu semalam kemenangan jatuh dalam genggaman Putri Aurelia.
"Hidup Putri Aurelia. Hidup." seru manusia Serigala putih yang tersisa.
Putri Aurelia membungkuk dengan elegan. "Kemenangan ku berkat kesabaran dan pengorbanan kalian."