Pernah berfikir untuk segera mati dan pergi dari dunia ini? lelah dengan semua masalah dan rasa sakit yang terus di rasakan. Kadang ku berfikir mati itu lebih baik. Jika aku mati... Aku tak akan merasakan sakit lagi bukan?
Aku Fang. Orang yang sejak dulu selalu di jadikan sebagai alat. Terus di suruh belajar tanpa tau kondisi, menuruti semua yang mereka mau tanpa ada kata menolak.
Hanya kata "ya" dan "baiklah" yang boleh aku katakan. Bahkan masa kecil yang harusnya ku gunakan untuk bermain dan bersenang senang telah hilang.
Aku bahkan lupa cara nya untuk tersenyum. Aku ingin mati... Ingin ku akhiri semua penderitaan ini...
Sampai akhirnya ku putuskan untuk bunuh diri. Aku berdiri di ujung atap rumah ku sambil menatap kosong. Bahkan binar di mata ku pun sudah menghilang. Ini saatnya untuk mengakhiri semua penderitaan ku.
Aku menutup mata dan hendak melompat, namun...
"Hey... yakin kau mau mati sekarang?" Seorang anak ber rambut putih dengan sepasang sayap dan cincin di atas kepala nya muncul di hadapan ku.
"Aku akan menjadi teman mu jika kau mau tetap hidup."
Itu juga jadi pertama kali nya untuk ku tersenyum. Sejak itu kami selalu bermain bersama, tak peduli dengan hal lain lagi. Hanya aku yang bisa melihat nya, aku tak peduli.
Setidaknya sekarang aku memiliki teman untuk berbicara dan bercanda, teman untuk mengusir sepi dan menyingkirkan sakit sementara waktu.
Sosok yang menjadi alasan untuk ku untuk tetap hidup.
My Angel...
Walau kau bukan manusia, tetaplah bersama ku...