Malam ini sungguh dingin..
Suara suara cengkerik mencuba menghalang kesunyian malam menggunakan nyanyian sumbang mereka.
Katak katak pun juga begitu , 'sepertinya akan segera hujan'.
Tidur ? Andai kalian penghidap penyakit yang tidak bisa tidur tersebut , kalian pasti akan tahu rasanya. Aku tentu saja tidak cukup tidur, kurang darah,dan kepalaku sering sakit !
Semuanya ku hadapi sendiri, tanpa ada kata keluhan dari bibirku untuk di adukan ke keluargaku. Aku tidak ingin menyusahkan mereka,juga tak ingin mereka khawatir,Aku juga tidak ingin mereka berhenti berbuat kerjaan mereka demi merawatku yang sedang sakit, jujur sekali lagi.. aku tak ingin itu terjadi.
Di suatu saat badanku sangat lemas , aku terdampar di kamar sendirian. yaiyalah sendirian , Mama ku berkerja , begitupun papaku , kakakku dan abangku. Mereka semua berkerja demi aku yang masih Smk.
Entah pada saat itu jam berapa , Aku pengsan begitu sahaja. Begitu aku tersedar , Aku sudah ada di ruang rawat.
Ibuku,ayahku,kakakku dan abangku menangis tersedu-sedu melihatku. 'mereka kenapa ?'
Aku mencuba untuk bangun dan bertanya pada mereka, tetapi tak ada satupun yang bisa ku buat pada saat itu. Aku tidak bisa bergerak ! Alhasil aku hanya melihat mereka menangisi ku.
Satu yang buat ku terpaku apabila mendengar suara dari satu alat medis dan beriringan dengan suara bantahan Sahabatku
`tiiiiiiiiiiiiiit....
"HEYYY !! BANGUNNNN BANGUNNN .. KENAPA KAU TEGA MEMBOHONGI KU ? KAU BILANG KAU TAK AKAN MENINGGALKAN AKU TAPI KENAPA AKHIRNYA SEPERTI INI HAH ?!!"
Suara bantahan itu terus terdengar sampai akhirnya aku tersedar. Bibirku menguntum senyuman yang sangat manis pada saat itu. Senyuman termanis yang aku pastikan itu tidak pernah mereka lihat sebelumnya . 'Aku pergi ya , terima kasih' kataku pada akhirnya.