Begitu banyak nya hal yang ada di Dunia ini, sering kali kita berpikir kita tercipta dari apa!... siapa yang menciptakan kita!...apakah takdir kita sudah di atur dari awal hingga akhir?...
apakah kamu percaya dunia sebelum kamu lahir. Di dunia ini, apakah seperti yang kadang terlintas di pikiran mu saat ini?... jangankan berpikir untuk sebuah awal tanpa akhir yang tak menentu arahkan akan berakhir di mana, menyemangati diri sendiri saja susah.
Sebenarnya apakah dunia ini seperti yang sering kita baca di novel, atau seperti yang sering kita liat di komik (setelah mati akan hidup kembali dengan identitas yang berbeda dan melupakan masa lalu) seperti suatu kepercayaan reinkarnasi!... atau seperti kepercayaan pada pendirian agama kita masing-masing?.... Banyak persoalan yang ada di dunia ini yang ambigu, hingga kadang hampir membuat kita sebagai manusia yang tak luput dr dosa dan kesalahan pun serakah akan sebuah keinginan untuk bertahan hidup di dunia ini. Hingga akhirnya mereka benar-benar telah dibutakan oleh harta dan tahta, hingga benar-benar melupakan definisi takdir, rezeki, jodoh, maupun kematian pasti akan tiba waktunya .
Bukan maksud menghakimi akan hidup maupun mati seseorang, tetapi kenyataannya dunia berbicara dalam diam, ketiadaan menjadi bukti dari kekosongan.
Pernahkah kamu memikirkan rasa dunia ini hampa!... semua itu akan nampak ketika kamu memikirkan kembali kehidupan sebelum kamu terlahir.
Ketika sebelum kita hadir di dunia ini, kita sudah berada dalam kondisi yang gelap namun terasa hangat tak terasa bahkan tak terpikir oleh kita selama 9 bulan lamanya dalam kandungan seorang ibu hadir selalu hadir menemani bahkan setia, hingga akhir ajal menjemput pun beliau rela mengorbankan segalanya hanya untuk buah hati kecilnya yaitu kamu, yang entah jikalau waktu berlalu apakah akan menjadi anak yang berbakti ataukah sebaliknya. namun naas nya tidak semua orang memiliki apa yang di harapkan nya, kadang kala, kesedihan datang di temani oleh yang terbaik untuk mu, banyak orang yang menginginkan sebuah kebahagiaan bersama dengan orang tua yang selama ini selalu hadir dan mendambakan kehadiran buah hati nya bahkan rela berkorban untuk selalu ada di sisi Nya memberinya kehangatan.
~Dunia hampa ini umpama air di genggaman, tiada tiris~>_<
kita sering kali mendengar dunia ini sangat kejam, nyatanya tidak. Bukan dunia yang kejam, tp pemikiran kita yang hanya melihat dari satu sisi saja, tanpa melihat sisa lain nya.
lihatlah dunia ketika dalam sebuah cerita seorang anak tanpa ibu kandungnya, yang lahir tanpa sempat merasakan kasih sayang seorang ibundanya tercinta, merelakan nyata melayang demi untuk modal melihat mu tumbuh dan memantau dr langit, membahagiakan mu dengan cara yang terbaik menurut tuhan yang maha kuasa, lagi maha mengetahui segala sesuatu, dan sang pencipta, sang pemilik alam semesta ini.
lihatlah betapa sengsaranya ketidak Adilan itu di mata banyak org, di penuhi dengan caci makian, tp apa yang bisa kamu simpulkan hanya karena ketidak Adilan semata yang mereka lihat, tp belum tentu seperti apa yang di rasakan sang anak itu, mereka tumbuh, hingga besar menjalani masa- masa sekolah yang hampa ini tp lihatlah sisi lainnya mereka begitu berusaha meski tanpa tujuan, mereka begitu giat mengejar apa yang tidak dapat diketahui oleh kita seorang manusia biasa.
mengenai jodoh!
apakah akan ada yang mencintai tanpa memandang.
mengenai masa depan!
apakah dr awal anak itu berkecukupan, meski dengan adanya harta dan tahta yang berlimpah, bila rasanya hampa. untuk apa menjadi kaya-raya ketika kita tak bisa membahagiakan orang tua yang selama ini selalu ada untuk kita. apakah dengan memiliki segalanya semua terasa setara, apakah cinta kasih dan sayang bisa terganti atau apakah semua itu bisa diperjual belikan. semua tidak semudah yang dibayangkan jika kita memikirkan segalanya. sama halnya seperti sebuah kata pepatah: ingin berkorban namun tak memiliki kesempatan. Bukan maksud untuk mendorong kalian untuk mengubur masa depan yang tak pasti, akan tetapi ingat usaha tak akan mengkhianati hasil, meski awalnya kamu tak bisa memiliki yang mereka miliki tp yakin lah dan tunjukkan bahwa inilah darah daging orang tua tercinta saya, yang telah menilai anaknya bagaikan emas yang tak ternilai harganya, menjaga saya layaknya harta Karun dengan cerita yang menarik hingga seseorang pun sampai tak akan bisa percaya dengan apa ada dr yang tiada menjadi ada ini.
begitulah cerita dalam sebuah dunia hampa ini, dengan kenyataan yang sering Kali hanya di simpulkan dalam satu sisi, tanpa melihat sisi yang lainnya, semuga dapat merubah impian menjadi sebuah kenyataan, yang awalnya hanya di pandang sebelah mata menjadi terpandang elok rupawan.
kesimpulannya kenyataan tak selamanya kejam, kadang kala karena kenyataan ini begitu luas hingga kita tak harus melihat dari satu arah yang negatif, tanpa melihat kemana arah sebenarnya arah positif dari sebuah kisah yang tak di prediksikan ini.
pesan untuk sebuah catatan akhir:
jangan pernah melupakan semua perjuangan yang pernah org tua mu berikan, meski itu hanya sebuah kesempatan yang kecil jangan pernah sekali kali mencoba menghitung harga yang di tawakan oleh orang tua untuk kebahagiaan sang buah hatinya, karena kau tak akan sanggup untuk membayar nya. sayangi mereka melebihi batas, karena mereka mencintai mu tanpa batas bahkan bila harus berujung hingga berujung pada sebuah kematian.