huaa...Dela terbangun dan menutup mulutnya karena masih ngantuk." udah jam berapa ini?" tanya Dela pada dirinya sambil melihat jam."astaga..udah jam 7" Dela segela melonjat dan meluncur ke kamar mandinya.
"buku..buku..udah gw siapin semalam" Dela segera turun setelah selesai bersiap siap.
" pagi pa,ma..Dela berangkat dulu" Dela segera pergi tak lupa mencium tangan orang tuanya.
"sayang... sarapan dulu"Linda berteriak karena Dela sudah di ambang pintu.
"ga sempat ma,Dela udah terlambat,ntar makan di kantin aja" bales Dela yg tak kalah besar suaranya.
Dela pergi ke sekolah dengan mobilnya.sesampainya disekolah..
"Del....Lo udah selesai tuh PR pak Tomi" sapa Rina saat melihat Dela memasuki kelasnya.
" udah" jawab Dela santai.
" minta dong bentar" ucap Rina sambil kedip kedip mata.
" bentar" Dela segera mengambil buku fisika buat Rina.
"ANJING...buku gw ketinggalan di rumah Alex" Dela berteriak saat menyadari dia lupa membawa buku guru killer itu.
" gimana dong Del...tuh guru mau masuk 5 menit lagi..dan dia gak akan kasih izin buat ambil buku lagi"setelah mengatakan itu,Rina berlari mencari contekan pada murid lain.
"Lex..km bisa ga bawain buku aku yang ketinggalan dirumah kamu kemaren" terkirim ke Alex.
"ok" balas singkat Alex,dia segera menyambar jaketnya dam menuju motor crf kesayangannya.
" Lex antar ke kelas gw ya" terkirim ke Alex.
"iy" balas Alex singkat lagi.
tak sampai 5 menit, Alex sudah sampai di pintu gerbang sekolah Sukma Bati. dia segera menuju meja piket.
" buk..ruang X11 IPA¹ dimana yah"tanya Alex.
" buat apa ya nak" bukan menjawab si ibuk itu malah balik nanya.
"mau antar buku teman saya Bu" balas Alex lagi sedikit berbohong,dia dan Dela bukan lah teman melainkan sepasang kekasih.
" oh..itu naik lantai dua,trus ruang kelasnya yg kedua" jawab Bu piket itu .
"baik Bu, terimakasih" Alex segera beranjak menuju ruang kelas seperti yg ibu tadi beritahu.
di sisi lain" Alex lama banget sih..tu guru killer mau masuk " Dela mondar mandir seperti orang tidak jelas.
" panjang umur tuh anak" melihat Alex menuju kelasnya lewat jendela bening.
Alex berdiri di ambang pintu sambil celingukan mencari Dela,saat melihat Dela menuju kedepan Alex juga langsung maju sedikit.
" siapa itu anjir..ganteng banget,kek oppa oppa Korea" bisik-bisik teman sekelas Dela.
Dela segera menarik tangan Alex menuju ke luar.
"lama banget sih ayang" Dela cemberut dengan bibirnya dimonyongkan.
" kan tadi nanya dulu sama guru piket yang" Alex mencubit pipi Dela sangking gemesnya.
"yaudah sini" ucap Dela masih dengan wajah cemberut.
" ihh masih marah ni??...minta maaf deh yang" Alex memang orang yg sangat baik dan romantis,andai itu cowok lain mereka pasti sudah menonjok atau minta putus sama Dela,sudah baik di antar buku malah cemberut.
Dela langsung tersenyum saat Alex selalu mengalah.
" yaudah aku mau pulang dulu" ucap Alex sambil mengacak rambut Dela.
" iya" balas Dela senyum.
" ga cium dulu nih" ucap Alex sambil nunjuk pipinya.
" sini" Alex segera membungkuk karena Dela memang sangat pendek. tapi bukannya mencium,Dela malah mengacak rambut Alex sambil tertawa dan segera berlari masuk ke kelas,tap tidak bisa karena tangannya lebih dulu di tarik oleh Alex. Dela tersenyum cengengesan.
" rapiin lagi" ucap Alex mengambil tangan Dela dan menaruh di kepalanya, Dela menuru,dia segera merapikan rambut Alex ,dan sebelum Alex pergi Alex menjulurkan tangan nya untuk dicium Dela.
tanpa mereka sadari,semua mata siswi menatap mereka iri.
banyak yg berteriak saat Dela masuk.
" Del..ganteng banget sih"
" Del ..cowok Lo ya"
"Del...Korea ya"
begitu lah teriakan dari teman sekelasnya yg alay itu.
Dela hanya tersenyum membalas mereka semua.
"Del..tu siapa? cowok Lo ya?"tanya Rina saat Dela sudah duduk di kursinya.
" sepupu gw" balas Dela singkat.
"kok romantis banget kalo sepupu" tanya Rina lagi yang masih kepo.
" dia orgnya emg ker banget" jawab Dela lagi.
sebenarnya Dela sama Alex memang sepupuan tapi mereka menjalin hilubungan kekasih karena mereka selalu bersama dan sudah merasa nyaman satu sama lain,mereka yg selalu bersama saat ada acara di rumah Alex maupun Dela. mereka juga sering pergi bareng untuk sekedar menemani Dela saat pergi menemui temannya,karena mereka sudah saling bersama,Alex menyatakan cintanya kepada Dela pada saat mereka pergi buat beli barang saat acara di rumah Alex,dan itu juga sama dengan perasaan Dela,ternyata mereka saling nyaman saat bersama.dan itu tanpa diketahui oleh anggota keluarga mereka. sejak saat itu mereka sudah saling bersama hingga tiap malam Alex membawa makanan dengan alasan mamanya yg memberikan,itu sedikit merasa aneh bagi Linda mamanya Dela,tapi dia tidak mempermasalahkan,karena mereka bersaudara.
Rina tak mempertanyakan lagi, sekarang mereka sedang berbicara tentang pak Tomi yg belum masuk padahal udah lewat 5 menit.
" pak Tomi kok belum masuk ya" tanya Rina." semoga gak Dateng " beo Rina lagi.
" mungkin tu pak Tomi emg ga Dateng" sahut Dela.
"amin" jawab siswa yg lewat di samping Dela.