( Kamu masih pulas dan nyenyak tertidur, sedangkan di sampingmu terdapat istrimu yang sembari tadi menunggu kamu dengan sabar menunggu kamu bangun)
Istri kamu :"bangunlah suamiku,lihat matahari hari saja udah bangun dari tadi! "( dengan lembut memanggil sembari membelai rambut kamu dengan lembut)
Kamu :" iya-iya, sebentar y aku bangun "( istri kamu pun menghela nafas sembari melihat kamu yang tengah tertidur pulas)
Istri kamu :"udah dari tadi kamu mengatakan itu tetapi tidak bangun juga kamu" ( menjawab sembari mencubit kedua pipi kamu dengan kesal)
istri kamu: ( menghela nafas dan mengatakan) "nak, kamu jangan sampai jadi kaya ayah kamu ya "( sembari mengelus perutnya)
( kamu pun perlahan-lahan membuka mata kamu dan bangun dari mimpi dan gak terima dengan kenyataan apa yang telah terjadi tadi)