RASA SAKIT YG TERDALAM
Malam yang sejuk mengiringi kesepianku. Angin malam turut membelai lembut rambutku. Menemaniku yang tengah sendiri menatap indahnya bumi. Sebagai teman paling setia dikesendirianku dalam ketidakadilan ini.
“Oh Tuhan, kapan semuanya akan berubah?” tanyaku dalam pengharapan.
Waktu sudah menunjukan pukul 22.15 namun gadis berambut panjang ini belum juga tidur ia tiduran di ranjangnya sembari melihat jam dinding. Tapi tiba tiba ia merasakan sakit di bagian pinggangnya. “Mah, penyakit ginjalku kambuh lagi” teriaknya dengan nada lemah, namun tak ada respon. Tapi tak lama kemudian gadis bernama Salaila itu pingsan dan tak sadarkan diri.
Keesokan harinya, ketika ibunya memasuki kamar ia kaget melihat kondisi anaknya yang tergeletak lemas. “Rama! Ayah! Cepat kalian ke sini!!” Teriak ibu dengan wajah cemas, tak lama kemudian mereka berdua datang dan menanyakan apa yang telah terjadi pada Salaila. “Ada apa dengan salaila, bu?” Tanya Rama kepada ibunya. Ibu hanya menangis dan tak menjawab pertanyaan Rama, “Kita bawa dia ke rumah sakit!”.
Setelah sampai di rumah sakit, Salaila segera ditangani dokter ketika Salaila sedang ditangani, ibu hanya bisa menangis karena takut kehilangan anak perempuan kesayangannya itu. “Ibu yang tenang yah, Salaila pasti baik baik aja kok” ucap Rama sembari menenangkan ibunya, “Bagaimana ibu bisa tenang, Ram! Dia tuh satu satunya harta mamah yang sekarang mamah miliki!!” ucap ibunya dengan nada bentak. Hati Rama serasa sakit ketika mengetahui bahwa ibunya selama ini lebih menyayangi Salaila dibanding dirinya dan Rama hanya bisa tersenyum menutupi sakit hatinya, beberapa menit kemudian Dokter keluar dan segera menjelaskan bahwa Salaila harus menjalani cuci darah sebulan sekali.
dan suatu hari ibu merasa sadar bahwa Rama kurang kasih sayang dari nya pada akhirnya ibu pun menyangi keduanya dan mereka semua hidup Dangan rukun dan tenang tanpa ada perselisihan.