"Ah sial! Kenapa harus hujan segala!!" Bentak orang di sampingku kesal seraya menghentak-hentakkan kakinya tak jelas. Aku menoleh.
"Kenapa harus ada hujan di dunia ini?!" Kali ini orang yang belum tampak wajahnya itu benar-benar bersikap seperti orang gila.
"Aku tak pernah suka hujan! Aku benci hujan!"
"Kenapa?"
"hujan selalu hadir saat orang" sedang sibuk dan membuat orang terlambat dalam urusan apapun"
"huh,aku pernah kehilangan orang disaat hujan,tapi aku tidak pernah membenci hujan Semua orang ingin bahagia, tak ada yang ingin bersedih, namun kamu tak akan bisa melihat pelangi tanpa ada hujan."
hujanpun redah,akupun pergi dari sana.
banyak sekali manusia yang membenci hujan tapi mereka menginginkan pelangi?Jika engkau menginginkan pelangi, engkau harus menerima hujan
disebuah tempat dimana turunnya hujan deras
aku perna kehilangan seorang.
"kenapa kamu mengajakku bertemu?"
"aku minta maaf,aku harus mengakhiri ini"
"..maksudmu?
"aku tidak bisa melanjutkannya karna aku akan pergi jauh"
Hitunglah ada berapa banyak rintik hujan yang jatuh, maka sebanyak itulah rinduku yang sampai kepada dirimu,aku berharap kamu datang disampingku,namun bayangmu saja tidak aku temukan lagi.Biarkan derai hujan semakin deras, hingga ku dapat menitipkan rindu lewat air yang akan mengalir ke hatimu."
Setelah hujan, matahari akan muncul kembali. Begitu juga dengan kehidupan, setelah rasa sakit, bahagia akan datang.