Guntur menggelegar, kilat menyambar-nyambar, langit serasa terbelah.
Hujan deras disertai tiupan angin yang kencang menggetarkan alam semesta.
Pohon-pohon melambai-lambai tertiup angin terlihat pasrah akan apa yang akan terjadi padanya.
Rumah-rumah ditutup rapat-rapat oleh penghuninya. Ada apakah gerangan?
O, rupanya inilah mereka... mereka ketakutan.
Ketakutan akan kekuatan alam yang maha dahsyat jika dia sedang marah, mengamuk, dan meraung.
Mereka lebih memilih diam, tinggal di dalam rumah yang hangat, berselimut tebal sambil minum kopi dan baca buku daripada harus menghadapi dinginnya tiupan angin di luar.
Lalu apa yang harus aku lakukan?
Tentu saja sama seperti mereka. Aku lebih memilih tinggal di dalam rumah dalam keadaan cuaca yang seperti ini sambil menikmati pemandangan diluar yang ternyata sangat indah kalau diperhatikan lewat kaca jendela kamar.
Sungguh menakjubkan.
(Pontianak, 11 Des 2004)