Beberapa jam yang lalu kita masih bercanda riang
Kau bilang " Pak, Adek mau bobok siang..."
" Ya, sini bapak temani sayang "
Lalu sejenak kaupun terlelap jatuh ke alam mimpi
Tanpa firasat dan tanpa peringatan
" Brukk !! " Dinding dan atap rumah runtuh seketika
Debu - debu berterbangan, puing-puing berserakan
Dan dalam sekejap mata semua hancur berantakan
Aku panik seketika
Dan dalam selimut debu aku meraba-raba
Mencari dirimu di antara puing- piung reruntuhan
Dan sisa material yang masih berjatuhan
Ditengah-tengah lukaku
Kupanggil-panggil namamu
Tapi tak jua ada jawaban darimu
Oh anakku..dimanakah kamu ?
Lalu sekilas kulihat keberadaanmu
Dan segera kurengkuh tubuhmu dalam pelukku
Bergetar aku sambil mendekapmu
Dengan tetes air mata yang mengalir dipipiku
Netraku melihat darah mengalir di kepalamu
Dengan tubuhmu yang tlah terkulai layu
Dan tak kurasa lagi hembus nafasmu
Tak kurasa lagi detak jantungmu
Bagai tersayat hatiku dengan sembilu
Menghilang sudah secercah harapanku
Harapan terakhirku...
Oh anakku sayang,
Begitu cepat aku kau tinggalkan
Tanpa terucap kata untuk berpamitan
Hanya rasa sesak di dada yang kini kurasakan
Terbujur kaku dingin dan beku
Dengan luka yang mulai membiru
Terdiam engkau dalam pelukku
Menangis pilu aku dalam diamku
**********
Kepada korban bencana gempa Cianjur, Saya turut berduka cita yg sedalam-dalamnya. Semoga diberi ketabahan, ikhlas, dan selalu tawakal dalam menghadapi semua cobaan yg berat ini...😢🤲