..Plakkkkk.... tamparan keras mendarat di pipi Nayla... Ayah Nayla naik pitam saat tahu Nayla menjalin hubungan dengan Tio..
"Kenapa ....?? kenapa seperti ini..??? kenapa tak bisa mengerti inginku...??" ucap Nayla sambil menyaka air matanya dan menahan rasa sakit di pipinya.
"Ayah tidak mau kamu berhubungan dengan nya lagi.... " ucap ayahnya yang kemudian pergi meninggalkan Nayla yang masih menangis...
Nayla terus menangis di malam yang sunyi itu... Ibunya mencoba menenangkan Nayla.
"Sudahlah, ikuti ayahmu... "
"Tapi, bu.. kenapa harus Nayla... kenapa harusi Nayla yg menerima perjodohan bisnis ayah.. ??? Tio baik,bu...." sambil terus menangis di pangkuan ibunya...
"Maafkan ibu... ibu tak bisa berbuat apa apa.. kamj tahu bisnis ayah sedang krisis sekarang dan cuma pernikahanmu dan om Jaya yang bisa menyelamatkannya... "
''Tapi aku gak mau, bu... "
Nayla terus menangis hingga tertidur... Sering sekali Nayla di siksa oleh ayahnya bila tak menuruti kehendak orang tuanya..Di saat ia menemukan cintanya pun ia di paksa harus melupakannya.
Keesokan harinya. Nayla yang menangis semalam nampak murung di kamar, karena ia memang di kurung di rumah tidak di perbolehkan keluar.
Sementara itu, di ruang tamu tampak ayah nya sedang menyuruh seseorang lewat telepon untuk menghajar Tio karena telah mendekati putrinya.. Mengetahui hal itu, Nayla bergegas turun dari ¹ tahu benar karakter ayahnya, yang tak akan segan segan dengan setiap ucapannya.
"Baik... asal kamu nikah dengan om Jaya..." pinta ayahnya.
Nayla menangis, mengangguk menyanggupi karena tak ingin Tio di sakiti oleh ayahnya.. Naylapun kembali menangis sejadi jadi nya memasuki kamarnya, menyesali kesanggupannya. Namun ia tahu hanya itu yang mampu menyelamatkan Tio..
Hari pernikahan pun tiba... Nayla nampak cantik mengenakan gaun pengantinnya. Namun wajahnya tampak sangat tak bahagia. Karena menjalankan semuanya karena terpaksa. Di ujung koridor aula pernikahan ia melihat Tio di kejauhan. Namun ia tak berani melihatnya, karena satu kesalahan saja bisa membuat Tio dalam masalah.
Semua tampak bahagia apalagi ayahnya. Di saat semua berbahagia. Hanya Nayla dan Tio yang merasa dunia mereka hancur karena harus saling meninggalkan untuk melindungi satu sama lain. Karena sesungguhnya Tio pun sangat tahu bahwa Nayla sering terluka karena berhubungan dengannya....