Ketika kita berusaha meyakinkan diri sendiri untuk tetap menunggu seseorang yang kita cintai.
Bahkan berbagai macam doa pun telah kita panjatkan kepada sang pencipta agar orang yang kita cintai kembali menjadi milik kita.
"Nadiraaaaa," panggil sang Mamah dengan berteriak
"Iya Maaaahhh," balas Nadira yang juga dengan teriakan, setelah nya .. Nadira langsung menemui sang Mamah yang sedang duduk di kursi ruang tv.
"Ada apa?"
Tanpa berucap, Mamah Nadira menyodorkan sebuah undangan berwarna biru tua pekat.
Nadira pun mengambil nya dan membaca nama pengantin.
Mata nya melotot tak percaya, seseorang yang dirinya harapkan selama ini untuk kembali ternyata menikah dengan orang lain.
Jadi inikah jawaban dari doa-doa nya? Kenapa semua berbanding terbalik dengan keinginan nya selama ini?
Nadira berlari kencang menuju kamar nya dan meraung di atas kasur.
Ternyata bukan dirinya yang harus kamu hilang kan, tapi harapan mu, Bukan salah keadaan tapi perasaan.
Sebab jika memang hati nya bukan untuk mu, dari sisi manapun kamu mencintai nya, kamu akan tetap terluka.