Hari pertama
Aku tidak sengaja bertemu orang yang menyebut dirinya sendiri raja bodoh dia selalu memberiku lelucon bodoh dan jika aku menjawabnya dengan benar dia akan memberi ku julukan bodoh.
Dia selalu mengejekku bodoh tapi saat aku mengatakan dia bodoh dia memasang wajah yang seperti akan menagis tapi kemudian mengejek ku dengan sebutan bodoh lagi aku bertanya kepadanya kenapa dia menyebut dirinya sendiri bodoh lalu dia menjawab karena dia memang bodoh.
Dasar padahal tidak suka di sebut bodoh tapi masih mengatakan dirinya bodoh jadi aku mengatakan padanya untuk berhenti menyebut diri sendiri bodoh.
Aku tidak tau mengapa tapi sepertinya dia senang jadi kemudian kita berbincang bincang cukup lama
Hari ke-2
Aku bertemu dengan dia lagi dan dia melontarkan lelucon seperti biasanya walaupun agak garing tapi aku masih tertawa.
Karena aku belum tau namanya dan dia juga belum tau namaku jadi kita berkenalan dia memiliki nama yang agak bodoh kurasa jadi aku memberinya julukan "qu" [singkatan dari namanya] dan karena sepertinya dia suka dia juga memberikan julukan "yae".
Hari ke-3
Qu memberi lelucon seperti biasanya tapi anehnya dia juga menyelipkan kata suka kepadaku ratusan kali.
Karena aku ingin kira menjadi teman aku pura pura tidak tau bukan karena tidak peka tapi aku tidak mau pertemanan kita putus.
Tapi dia sangat keras kepala dan mulai mengatakan secara terang terangan bahwa dia menyukaiku seperti mengatakan "apakah aku boleh menjadi lebih dari sekedar teman?."
Walaupun aku sudah menolaknya 5× berurutan turut dia masih tidak menyerah bahkan saat aku mengatakan menyerah lah dia mengartikan nya sebagai jangan menyerah.
Hari ke-4
Qu mulai terang terangan menyatakan cintanya padaku dan setiap aku menolaknya dia akan tersenyum sambil menangis dan kecewa tapi beberapa detik kemudian dia mulai mengatakan bahwa dia menyukaiku lagi.
Aku sudah tidak tahan lagi jadi aku mengatakan ya untuk setiap perkataannya sampai dia menyatakan perasaan nya kepadaku setelah itu aku menolaknya dengan tegas seperti sebelumnya.
Tapi kali ini aku benar benar menolaknya jadi saat aku mengatakan bahwa mending kita putus hubungan saja Qu sangat sedih.
Sebelum aku pergi dia mengatakan bahwa aku adalah orang pertama yang mengatakan dia bukan orang bodoh dan orang pertama yang membuatnya jatuh cinta.
Aku tak tau mengapa tapi sekarang aku merasa bahwa dia memang orang bodoh yang paling bodoh sedunia julukan raja bodoh memang cocok.