I Gusti Ngurah Putu atau lebih dikenal dengan Putu Wijaya adalah seorang sastrawan yg dikenal serba bisa ia penulis drama,cerpen,esai,novel dan juga skenario film, pelukis dan sinetron.
Riwayat
Putu Wijaya lahir di puri Anom Tebanan, Bali, pada 11 April 1994. Dia adalah bungsu dari lima bersaudara se ayah maupun dari tiga bersaudara se ibu. Dia tinggal di komplek perumahan besar, yg dihuni sekitar 200 orang, yang semua anggota keluarganya dekat dan jauh,dan punya kebiasaan membaca Ayahnya, I Gusti Ngurah Raka, seorang pensiunan penggawa yang keras dalam mendidik anak dan
ibunya bernama Mekel Ermawati.
Semula, ayahnya mengharapkan Putu jadi dokter. Tapi, Putu lemah dalam ilmu pasti. Dia akrab dengan sejarah nya, bahasa, dan ilmu bumi.
Putu menulis sejak SMP, Tulisan pertamanya sebuah cerita pendek yg berjudul "Bisa" dimuat di harian Suluh Indonesia, Bali. Lalu pertama kali bermain drama sejak dia SMA. Memainkan drama sendiri dan menyutradarai dengan kelompok yg didirikan oleh dia sendiri di Yogyakarta. Ikut Bengkel teater pd tahun 1967-1969. Lalu bergabung dengan teater kecil di jakarta sempat main satu kali dalam pementasan Teater yg populer selanjutnya dengan Teater mandiri yg di dirikan pd tahun 1971, dengan konsep "Bertolak dari Yang ada".
Putu Wijaya sudah menulis kurang lebih 30 novel, 40 naskah drama, sekitar seribu cerpen. Ratusan esei, artikel lepas, dan kritik drama. Ia juga telat menulis skenario film dan sinetron.
Sebagai seorang dramawan, dia memimpin Teater Mandiri sejak 1971. Dan telah mementaskan puluhan lakon di dalam maupun diluar negeri, beberapa di antaranya yaitu mementaskan naskah Gere (Geez), dan Aum (Roar) di Madison. Connecticut dan di LaMaMa, New york City, dan pd tahun 1991 membawa Teater Mandiri dengan pertunjukan Yel keliling Amerika Puluhan penghargaan ia raih atas karya sastra dan skenario sinetron.
Putu Wijaya adalah seorang penulis dan seniman terkenal dari Bali. Sejak muda, ia sudah suka membaca, menulis, dan bermain teater. Karena hobinya itu, ia terus belajar sampai akhirnya dikenal sebagai salah satu sastrawan Indonesia yang karya-karyanya banyak dibaca orang. Selain menulis cerpen dan novel, Putu Wijaya juga membuat naskah drama yang sering dipentaskan di berbagai tempat.
Menurutku, Putu Wijaya adalah orang yang kreatif dan tidak mudah menyerah. Walaupun perjalanan hidupnya tidak selalu mudah, ia tetap semangat berkarya. Gaya menulisnya juga berbeda dari penulis lain karena sering membuat pembaca berpikir lebih dalam. Ceritanya kadang terasa aneh, tetapi justru membuat orang penasaran dan ingin terus membaca sampai selesai.
Banyak penghargaan yang sudah ia terima berkat kerja keras dan bakatnya. Namun, ia tetap dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan terus berkarya tanpa merasa puas dengan pencapaiannya. Hal itu bisa menjadi contoh bagi kita untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan yang kita miliki.
Dari kisah hidup Putu Wijaya, kita bisa belajar bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Semua membutuhkan usaha, latihan, dan semangat yang tinggi. Karena itu, kita tidak boleh mudah menyerah saat menghadapi kesulitan. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, kita juga bisa meraih cita-cita seperti Putu Wijaya.Semoga karya-karya Putu Wijaya terus menginspirasi banyak orang untuk berani berkarya, berpikir kreatif, dan pantang menyerah setiap hari nya