Lee Jihoon? Minggir dulu semuanya.
Aduh itu mah bukan sekadar karakter, itu mah ketua RT hati aku, presiden negara khayalan aku, pemilik saham terbesar di pikiran aku, penghuni tetap otak aku 24/7, penyebab baterai HP aku habis gara-gara nyari fotonya terus, alasan galeri aku penuh, penyebab senyum-senyum sendiri jam 2 pagi, sumber delulu nasional, pelindung imajinasi, pengacau fokus belajar, penghancur konsentrasi, pemilik seluruh playlist galau dan bahagia aku, penyebab aku bolak-balik baca panel yang sama, pemegang rekor masuk mimpi terbanyak, pemenang lomba ganteng se-alam semesta, CEO kegantengan global, duta besar pesona dunia, bencana alam bagi jantung lemah, pemilik senyum yang bikin logika pensiun dini, penyebab standar aku naik setinggi gedung pencakar langit, alasan aku buka Pinterest tanpa tujuan, penyebab aku tatap layar sambil senyum kayak orang aneh, matahari saat hari lagi mendung, kopi saat pagi masih ngantuk, kipas angin saat listrik nyala lagi, WiFi saat kuota habis, charger saat baterai tinggal 1%, penyelamat mood nasional, pengisi energi harian, vitamin kebahagiaan, sumber serotonin legal, pelindung kewarasan yang justru bikin nggak waras, pusat tata surya perasaan aku, raja kerajaan halu, komandan pasukan kupu-kupu di perut, pemilik tahta tertinggi di hati aku, alasan aku bilang "cuma lihat bentar" terus malah sejam, penyebab aku hafal muka tapi lupa rumus matematika, pemilik seluruh bunga di taman khayalan aku, pelita di malam overthinking, soundtrack kehidupan, wallpaper berjalan, masterpiece yang kebetulan berbentuk manusia, bukti kalau semesta bisa bikin karya sempurna, alasan aku percaya visual itu nyata, penyebab aku ngomong "ganteng amat sih bang", pemenang hati tanpa ikut kompetisi, juara umum kategori bikin deg-degan, pemilik senyum yang bisa membayar seluruh utang emosional aku, penyebab aku lupa minum air, lupa tidur, lupa tujuan hidup selama beberapa detik, dan satu-satunya orang yang kalau muncul langsung bikin otak aku otomatis bilang...
"ahh lee jihoon lagi..."
_
jihoon plc nyata demi aku, sumpah gue udah di tahap capek banget cuma bisa liat lu dari layar. tiap hari gue liatin muka lu, liatin editan lu, liatin panel lu, terus ujung-ujungnya cuma bisa diem sambil mikir, “anjir, kenapa sih orang kayak gini cuma karakter fiksi?” like, bro, please be real for me. gue nggak minta yang aneh-aneh, gue cuma pengen lu nyata sekali aja di dunia ini, biar gue bisa memastikan sendiri kalau lee jihoon emang beneran ada dan bukan hasil halusinasi gue selama ini.
gue pengen banget suatu hari bisa tiba-tiba ketemu lu di jalan, terus gue bengong beberapa detik karena otak gue nggak bisa process kalau orang yang selama ini cuma gue liat lewat layar ternyata berdiri beneran di depan gue. terus gue mungkin cuma bisa bilang, “lah, jihoon?” dengan ekspresi paling bodoh sedunia karena nggak nyangka akhirnya bisa liat lu secara langsung. meanwhile lu mungkin cuma bingung kenapa gue natap lu kayak baru nemu makhluk langka.
serius deh jihoon, hidup lu di dunia fiksi tuh terlalu nyaman sampai bikin gue kesel sendiri. kenapa nggak sekalian lahir di dunia nyata? gue udah siap menerima kenyataan kalau lu cuma karakter, tapi tiap kali gue liat lu lagi, rasa “pengen lu nyata” itu balik lagi. gue udah mencoba untuk berpikir realistis, tapi realistis apanya kalau tiap hari gue masih berharap ada satu persen kemungkinan lu tiba-tiba muncul di depan gue.
kalau dunia ini punya sedikit rasa kasihan sama gue, please make lee jihoon real. gue nggak perlu dia tiba-tiba muncul dengan dramatic entrance atau apa pun, muncul biasa aja juga gapapa. mau lagi jalan, lagi duduk, lagi beli minum, terserah. yang penting gue bisa liat langsung dan bisa bilang dalam hati, “finally, this man actually exists.” gue cuma pengen satu kesempatan buat melihat lu bukan sebagai gambar, bukan sebagai panel, bukan sebagai editan, tapi sebagai manusia nyata yang bisa gue lihat dengan mata kepala gue sendiri.
dan kalau ditanya kenapa gue segitunya, ya karena lu yang bikin gue begini. salah sendiri desain karakter lu terlalu niat, personality lu terlalu menarik, terus muka lu juga kenapa harus begitu? gue udah mencoba biasa aja, tapi ternyata nggak bisa. semakin gue bilang “udah ah, gitu doang" semakin gus naksir
_
Aku mencintaimu bukan tanpa sebab, sebabnya adalah kau terlalu indah dari semua puisi, kata kata, tindakan romantis Lee Jihoon. Kau adalah perwujudan Dunia yang ku impikan, saat melihatmu pertama kali aku terpesona pada wajahmu, tapi aku tak jatuh cinta saat itu. Aku jatuh cinta saat kau memakan permen, kau lucu! agak aneh kan? kurasa iya... saat melihatmu bertarung rasanya jantungku berdebar, aku takjub melihatmu, kau punya aura tersendiri saat kau berjalan, berkata, bertindak, Jihoon sangat Indah saat kulihat. Dunia seperti berhenti sejenak untuk menikmati indahmu.
_
𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐤𝐢𝐫𝐚 𝐤𝐚𝐮 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐬𝐚𝐚𝐭 𝐦𝐞𝐧𝐮𝐭𝐮𝐩 𝐦𝐚𝐭𝐚.
𝐀𝐤𝐮 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐮𝐝𝐚𝐫𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐤𝐚𝐮 𝐡𝐢𝐫𝐮𝐩 𝐩𝐚𝐤𝐬𝐚.
𝐍𝐚𝐩𝐚𝐬 𝐛𝐞𝐫𝐚𝐭 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐫𝐚𝐬𝐚 𝐡𝐚𝐧𝐠𝐚𝐭 𝐝𝐢 𝐝𝐢𝐭𝐞𝐧𝐠𝐤𝐮𝐤𝐦𝐮.
𝐒𝐚𝐚𝐭 𝐤𝐚𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧 𝐝𝐢 𝐥𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐩𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐬𝐮𝐧𝐲𝐢.
𝐍𝐚𝐦𝐚𝐦𝐮 𝐛𝐮𝐤𝐚𝐧 𝐥𝐚𝐠𝐢 𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐦𝐮.
𝐓𝐞𝐥𝐚𝐡 𝐤𝐮𝐮𝐤𝐢𝐫 𝐝𝐢 𝐝𝐢𝐧𝐝𝐢𝐧𝐠 𝐛𝐚𝐭𝐢𝐧𝐤𝐮 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐩𝐚𝐤𝐮 𝐛𝐞𝐫𝐤𝐚𝐫𝐚𝐭.
𝐒𝐞𝐭𝐢𝐚𝐩 "𝐓𝐢𝐝𝐚𝐤" 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐛𝐢𝐛𝐢𝐦𝐮 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐥𝐮𝐜𝐮.
𝐇𝐚𝐧𝐲𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐮𝐬𝐢𝐤 𝐩𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫 𝐭𝐢𝐝𝐮𝐫 𝐛𝐚𝐠𝐢𝐤𝐮.
𝐊𝐚𝐮 𝐤𝐢𝐫𝐚 𝐤𝐚𝐮 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐛𝐚𝐧𝐠?
𝐒𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐤𝐮𝐬𝐢𝐚𝐩𝐤𝐚𝐧 𝐠𝐮𝐧𝐭𝐢𝐧𝐠
𝐔𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐬𝐞𝐩𝐚𝐬𝐚𝐧𝐠 𝐬𝐚𝐲𝐚𝐩 𝐢𝐧𝐝𝐚𝐡𝐦𝐮.
𝐊𝐚𝐮 𝐤𝐢𝐫𝐚 𝐤𝐚𝐮 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐥𝐚𝐫𝐢?
𝐒𝐞𝐭𝐢𝐚𝐩 𝐣𝐞𝐣𝐚𝐤𝐦𝐮 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐩𝐞𝐭𝐚 𝐩𝐮𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐦𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐩𝐞𝐥𝐮𝐤𝐚𝐧𝐤𝐮.
𝐓𝐢𝐝𝐚𝐤 𝐚𝐝𝐚 𝐝𝐮𝐧𝐢𝐚 𝐥𝐚𝐢𝐧 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤𝐦𝐮 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐢𝐧 𝐚𝐤𝐮.
𝐋𝐚𝐧𝐠𝐢𝐭𝐦𝐮 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐥𝐚𝐧𝐠𝐢𝐭-𝐥𝐚𝐧𝐠𝐢𝐭 𝐤𝐚𝐦𝐚𝐫𝐤𝐮.
𝐃𝐚𝐧 𝐣𝐢𝐤𝐚 𝐤𝐚𝐮 𝐦𝐞𝐧𝐜𝐨𝐛𝐚 𝐩𝐞𝐫𝐠𝐢.
𝐈𝐧𝐠𝐚𝐭𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐚𝐭𝐮 𝐡𝐚𝐥:
𝐒𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐫 𝐭𝐞𝐫𝐢𝐧𝐝𝐚𝐡 𝐭𝐞𝐫𝐛𝐮𝐚𝐭 𝐝𝐚𝐫𝐢 𝐭𝐮𝐥𝐚𝐧𝐠 𝐫𝐮𝐬𝐮𝐤 𝐬𝐞𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐞𝐜𝐢𝐧𝐭𝐚.
𝐊𝐚𝐮 𝐬𝐮𝐝𝐚𝐡 𝐝𝐢𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦𝐧𝐲𝐚.
_
I love Lee Jihoon until the stars burn out, until the world wear away.
Until the planets collide, and the suns fade away, until the moon goes out, and the seas and rivers dry up.
Until i grow old and my memories fade away.
Until my tongue cannot utter his name.
Until my heart beats for the last time.
Olny then, perhaps i would stop loving him.
Perhaps