Devan masih berdiri di tempatnya, menatap punggung kecil Manja yang semakin menjauh. Suara langkah gadis itu pelan, namun bagi Devan, gema langkahnya terasa keras di hatinya. Ia menghela napas pelan dan menyandarkan kembali tubuhnya ke dinding. Satu sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman tipis.
"Manja, nama yang cocok sama orangnya," gumamnya pelan.
Di balik sikap dingin dan cueknya, ada perasaan aneh yang perlahan tumbuh. Ia sendiri heran, sejak kapan ia mulai memerhatikan gadis polos dan ceria itu? Padahal selama ini ia paling anti dekat-dekat sama yang namanya perempuan.
Entahlah. Yang jelas, sekarang Devan tidak bisa berpura-pura tidak peduli lagi. Ia memang mulai peduli dengan gadis itu.
Sementara itu, Manja berjalan cepat kembali ke kelas. Tangannya memeluk cokelat pemberian Devan seolah itu hadiah ulang tahun paling berharga yang pernah ia terima. Senyumnya tidak pernah hilang dari wajahnya. Beberapa teman memandangnya heran saat ia masuk kelas dengan wajah sumringah, tapi Manja tidak peduli.
Yang ia pikirkan hanya satu, kak Devan perhatian banget sama dia. Dia suka banget sama semua orang yang memperlakukannya dengan baik, biasanya dia akan melekat pada mereka.
Begitu duduk, Manja meletakkan cokelat itu di meja, lalu menatapnya dengan pandangan bahagia. Ravel yang melihatnya penasaran.
"Itu cokelat dari siapa? Lo nyuri di mana?" Tanya Ravel setengah bercanda. Wajah Manja langsung berubah cemberut karena di bilang nyuri.
"Ih, Ravel kok tega banget sih ngatain Manja pencuriii ..."
Ravel tertawa.
"Becanda. Lagian lo ke mana aja sih? Keluar gak manggil-manggil gue, biasa juga gak berani keluar kelas sendiri." katanya.
Manja malah senyum-senyum sendiri, matanya terus menatap cokelat pemberian Devan di atas meja. Ravel menyipitkan matanya curiga.
"Itu cokelat dari siapa?" tanyanya pelan.
Manja menoleh dengan senyum merekah. Kemudian berbisik di telinga sahabatnya tersebut.
"Dari kak Devan," jawabnya pelan.
Ravel cukup kaget mendengarnya. Rasa penasarannya mak…
Dear, Gavin
Manja S2 28
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 208 Episodes
Comments
Ika Wahyuni
dasar rafel emang pocong ad yg py rambut🤣🤣
2025-05-03
0
Tri Oktifatun
eehh Ravel ngomongnya asal njeplak nih
2025-05-08
1
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
2025-05-03
0