"Manja!"
Suara panggilan Ravel memenuhi taman sepi itu. Cowok itu berlari kecil ke Manja dan Karrel. Setelah sampai di depan mereka, ia mengatur nafasnya yang ngos-ngosan.
"Lo gimana sih? Gue kan nyuruh lo nunggu di depan sana, bukan berkeliaran. Lo bikin panin gue tahu nggak, gimana kalo lo hilang jalan, apalagi diculik?" Omel cowok itu panjang lebar. Pandangannya lurus ke Manja sebelum berhenti ke Karrel. Nafasnya masih ngos-ngosan.
Bagaimana tidak, Manja itu suka banget bikin panik orang. Apalagi malam ini area mereka pergi bukan area yang dekat dengan perumahan mereka. Mana hape tuh cewek ada sama dia lagi, mau hubungin gimana coba kalau dia bener-bener hilang? Bisa-bisa dia mati di tangan om Gavin, tante Yaya sama Avar.
"Abisnya Ravel lama banget sih. Nunggu lama itu bosen tahu." balas Manja gak ngerasa bersalah sama sekali. Ingin sekali Ravel jitak kepalanya. Udah salah, masih aja gak mau disalahin. Untung mereka udah lama banget sahabatan, jadi semua sifat Manja Ravel tahu.
"Rel, lo ngapain di sini?" kali ini Ravel bertanya pada Karrel.
"Ngapain di tanya sih? Kan udah jelas Karrel lagi duduk."
"Iya gue tahu dodol. Tapi bukan itu maksud gue." Ravel menoyor kepala Manja lalu duduk di sebelahnya.
Kini posisi Manja di apit oleh kedua cowok itu.
"Gue lagi ngehirup udara seger, terus nggak sengaja ketemu Manja." jawab Karrel. Ravel mengangguk-angguk kemudian memberikan popcorn di tangannya ke Manja.
"Nih popcorn lo,"
Manja segera mengambilnya dengan senang hati dan langsung mengisi beberapa butir ke dalam mulutnya.
"Enak!" serunya sambil mengunyah riang. Karrel hanya melirik lalu tersenyum kecil. Ravel mendecak pelan, tapi wajahnya tidak bisa menutupi kelegaan karena akhirnya menemukan Manja baik-baik saja.
Pada saat Ravel mau bicara lagi, ada orang lain yang muncul di taman tersebut. Devan. Manja yang melihat cowok itu senang sekali dan siap-siap menerriakkan namanya agar Devan melihat ke arah mereka, tetapi rencananya batal saat melihat ada cewek lain…
Dear, Gavin
Manja S2 37
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 208 Episodes
Comments
Eva Karmita
Devan kamu ngk bisa melarang Karrel dekat dgn siapapun Karrel juga berhak mendapatkan teman, jgn terlalu benci kasihan andai saja kamu tau penderitaan Karrel yg diperlakukan mama mu 😭💔
2025-05-15
0
Syifa Azhar
kenapa gak suka??Karel juga berhak bahagia,gak semestinya dia nanggung kesalahan ibu kalian.kalau bisa milih Karel juga gak mau di posisi ini
2025-05-15
1
zhelfa_alfira
semoga salah paham antara devan dan karel bisa teratasi dan bisa saling mendukung nanti nya
2025-05-15
0