Akhirnya Yaya berhadapan dengan kakaknya.
Tama saat ini duduk di hadapannya setelah drama tangis dan pelukan yang mereka lakukan beberapa waktu yang lalu didepan pintu masuk restoran. Yaya masih sedikit malu mengingat pertemuan keduanya tadi. Berbeda dengan kakaknya yang sepertinya tidak merasakan apapun tentang masalah malu atau tidak. Pria itu terus menatap ke Yaya tanpa mengalihkan pandangannya sedetikpun.
Yaya yakin dengan tatapan sang kakak yang seperti itu, wanita yang duduk di sebelah lelaki itu pasti cemburu berat. Padahal mereka kakak adik kandung. Ini diluar espektasi Yaya. Awalnya dia pikir kak Tama masih membenci bahkan sudah lupa padanya. Kenyataannya tidak seperti yang dia bayangkan. Kak Tama sudah berubah, sebaik dulu. Waktu mereka kecil, sebelum mama mereka meninggal. Dan Yaya tentu saja bahagia mengetahui hal itu.
"Tam, jadi gadis ini ...,"
akhirnya wanita yang menatapnya dengan tatapan tidak suka tadi angkat suara. Mungkin tidak tahan ingin mengetahui siapa dia. Dan apa hubungannya dengan Tama.
"Ini Yaya, adik kandungku." gumam Tama tanpa memandang wanita itu sama sekali. Ia lebih sibuk mengamati sang adik. Perasaan senang bercampur haru dan rasa syukur pada Tuhan bercampur menjadi satu. Tama pikir dia tidak akan pernah melihat adiknya lagi, namun Tuhan masih memberinya kesempatan untuk bertemu Yaya.
Lindsey sendiri tampak kaget. Jadi perempuan yang menurutnya aneh ini adalah adik kandungnya Tama, lelaki yang diam-diam dia sukai? Ekspresi Lindsey langsung berubah canggung. Astaga, dia sudah salah orang. Dia pikir wanita ini sengaja mau mendekati Tama, ternyata dirinya salah. Ia merutuki sikapnya saat menatap gadis itu penuh permusuhan.
"Lindsey, maafkan aku. Tapi aku harus pergi sekarang. Ada yang ingin kubicarakan berdua dengan adikku," kata Tama lagi kali ini melirik Lindsey sebentar.
"Tidak apa-apa kok," balas Lindsey langsung. Tama lalu berdiri dari kursi dan menarik lembut lengan Yaya keluar dari restoran itu. Meninggalkan Lindsey yang m…
Dear, Gavin
Bab 81
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 208 Episodes
Comments
Mery Andriayani
maunya berakhir bahagia...tapi cuma ada di novel aja
2024-12-04
1
Titin Andien
klau baca atau nonton ko mudah sekali memaafkan nya ya, tpi kenyataan ga semudah itu mungkin hatiku tak sebaik di cerita😂😂😂
2024-09-26
3
Ita Sinta
mungkin aku bkn orang pemaaf, klo aku jadi yaya tak akan aku maafkan
2023-08-16
12