"Apa ini?!" tanya Ruby dengan mata yang langsung mendelik tajam pada Cakra yang sudah duduk di hadapannya.
Seperti yang sudah dijanjikan, setelah kedatangan Cakra bersama temannya, Kevin. Mereka bertiga; Safira dan kedua anaknya, saat ini langsung duduk bersama untuk membicarakan sesuatu yang sebelumnya sudah Safira beri tahu pada Ruby, meski tidak sepenuhnya.
"Itu surat perjanjiannya," kata Cakra seraya menutup matanya sesaat.
Netra Ruby semakin laju menulusuri setiap rangkaian kata yang tertuang di sana, tadi ia baru separuh membacanya dan sudah membelalak, terkejut. Kini Ruby memahami semua isi dengan berulang kali menarik napas begitu dalam, wanita yang tengah hamil itu tiba-tiba saja menekan kepalanya setelah selesai membaca keseluruhan isi surat perjanjian yang dibuat resmi oleh William juga Roger Sanders terhadap perusahaan mereka.
"Ini pasti tidak asli, mereka berusaha menipu." Ruby memaksa dirinya berdiri, meraih ponselnya dan segera menghubungi sekertaris perusahaan, meminta untuk memeriksa keaslian surat perjanjian yang telah diberikan oleh William kepada Cakra.
"Sayang, tenanglah. Duduk dulu, ingat kondisimu." Safira terlihat panik, juga merasa sedih melihat raut wajah Ruby yang tertekan setelah ia menceritakan apa yang sempat dijanjikan oleh Roger pada William yang membantu perusahaan Sanders diawal perusahaan itu dikembangkan oleh Roger.
"Bagaimana aku bisa tenang, Mom, disaat ada orang yang berusaha mengambil alih perusahaan dengan cara kotor seperti ini? Ini peninggalan dari orang tua Mommy satu-satunya," ucap Ruby, tangannya masih bertengger di kepala, merasakan denyutan yang semakin meningkat. Ia sudah menghubungi sekertaris perusahaan, berharap bahwa semuanya hanyalah palsu.
Safira terhenyak, ia memeluk Ruby erat. Ingin air matanya menetes, tapi Safira berusaha menahannya.
"Mommy tidak masalah, jika perusahaan itu diberikan pada Tuan William."
Ucapan Safira berhasil membuat Ruby langsung melepaskan pelukan dari mommynya untuk bisa menatap wani…
Ruby Yang Berduri
RYB 59. Hutang yang Dibayar dengan Pernikahan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments
Erna Masliana
heh pikirkan perjuangan Ruby juga.. sudah seharusnya Cakra berkorban toh selama ini dia yang menikmati hasil perusahaan
2025-10-15
1
ora
Mending lepas aja sih. Kenapa menggadaikan seumur hidupnya hanya karena perusahaan😌😌😌
2025-09-05
2
Lee Mbaa Young
Ya mnding hilang perusahaan saja trus bangun baru hidup tentram drpd nikah mlh nnti jauh lbih ruwet. Ya kl wanita nya baik kl gk mlh jd malapetaka.
ruby saja yg maruk harta, lebih baik lepas kan trus kn pinter bikin perusahaan baru punya suami tajir buat apa. toh perusahaan ruby juga standart kn.
2025-09-05
2