Elias menatap istrinya tajam. “Jangan berulah, Seruni. Kau bukan dokter. Situasi sedang gawat. Lebih baik kau tinggal di rumah, temani Anelis dan Julian.”
Tanpa menunggu bantahan, Elias memberi isyarat pada anak buahnya. Ia melangkah cepat keluar rumah, bersiap menuju kendaraan dinas.
Namun, Nateya nekat berlari menyusul Elias. Tekadnya untuk menolong Ragnar tidak goyah, meski nafasnya terengah akibat tubuh gempal Seruni. Dalam hati ia membayangkan sebuah stetoskop, dan seketika benda itu muncul melingkar di lehernya.
Di halaman, sebuah mobil dinas Dodge Command Car, kendaraan yang lazim dipakai para petinggi militer kolonial, sudah menunggu dengan mesin meraung. Elias baru saja naik ketika Nateya tiba-tiba menyelonong masuk ke kursi belakang.
Elias menoleh kaget, wajahnya penuh amarah.
“Seruni! Apa yang kau—”
“Jenderal!” Kapten Arvid memotong cepat. “Kita harus segera berangkat, waktu genting. Jika terlambat, Mayor Ragnar tidak akan selamat.”
Elias menahan amarahnya. Ia menghela napas panjang, lalu mengangguk pasrah. “Baiklah. Tapi jangan macam-macam, Seruni.”
Mobil pun melaju kencang melewati jalan berbatu. Sepanjang perjalanan singkat menuju Markas Besar Garnisun Kolonial di pinggiran kota Batavia, sirene mengiringi. Membuat penduduk kampung pribumi menepi ketakutan.
Nateya duduk diam, tangannya memegang stetoskop dengan sorot penuh tekad.
Begitu tiba di markas, mereka bergegas menuju bangunan perawatan militer. Di dalam, para prajurit berbaris tegang. Bau darah bercampur antiseptik menusuk hidung.
Di ranjang besi, Mayor Ragnar terbaring pucat, tubuhnya berlumuran keringat dingin. Perban di perutnya sudah basah oleh darah, dan di sampingnya seorang dokter militer bersama dua perawat berusaha memasang kantong darah darurat.
Ketika Nateya masuk, ruangan mendadak hening. Para tentara menoleh, sebagian terbelalak melihat istri Jenderal Elias itu masih mengenakan setelan olahraga yang sama sekali asing bagi mata mereka.
“Keadaan Mayor Ragnar, bagaimana?” tanya Elias.
…
Istri Jenderal Yang Mencuri Hatinya
Dokter yang Menakjubkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Siti Aisyah
mantaap...perlakuan suami mu hrs dibalas dgn keahlian mu..dia terlalu menyepelekan mu nateya..aku mendukung klo kalian mau cerai..jgn mempertahankan laki laki yg tdk berguna..meskipun dia seorang jendral
2026-05-31
0
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Pengen ngakak juga pas Nateya kalau butuh sesuatu kayak bukan sulap bukan sihir tapi langsung ada barangnya.🤭🤭🤭
tangan Nateya ajaib.👍
2026-04-28
0
Momcia
Enak dong ya, membayangkan yg kita inginkan, dgn sekejap ada di hadapan kita...simsalabim..
2026-03-04
0