Nateya menoleh pada dokter militer dan para perawat yang masih tercengang. Dengan suara tenang dan berwibawa, ia berkata,
“Silakan panggil Jenderal Elias masuk. Kondisi Mayor Ragnar sudah stabil, dia boleh melihat.”
Dokter militer pun segera memanggil Elias yang sejak tadi menunggu dengan gelisah di luar ruangan.
Elias masuk tergesa dengan langkah kaki yang mantap. Namun, begitu melihat Ragnar kini berbaring lebih tenang dengan perban baru di tubuhnya, dahi Elias langsung berkerut.
Alih-alih bertanya pada Nateya, Elias menahan diri. Sebaliknya, dia malah menoleh kepada dokter militer.
“Bagaimana kondisi Ragnar?” Suara Elias tegas, datar, seperti tentara yang menginterogasi tawanan.
Dokter militer itu menatap Elias, lalu menoleh sekilas pada Nateya dengan ekspresi takjub.
“Sudah stabil, Jenderal. Kalau boleh jujur, Nyonya Seruni—” ia ragu sejenak, lalu melanjutkan, “bekerja seperti seorang dokter senior. Bahkan, tekniknya tadi sangat luar biasa. Nyonya Seruni sangat pantas menjadi kepala dokter di barak militer.”
Ruangan mendadak hening. Mata tajam Elias beralih pada Nateya. Namun, ia tidak mengeluarkan sepatah kata pun.
Nateya yang menyadari tatapan suaminya justru mengangkat dagu sedikit, seolah menantang balik. Sambil tersenyum tipis, ia berdiri dan menghalau debu halus di pakaiannya. Seruni berjalan melewati Elias begitu saja, tanpa memberi kesempatan sang suami bicara.
“Aku harus pulang ke rumah,” ujar Nateya kepada dokter militer. “Mayor Ragnar akan sadar paling lama dua jam lagi. Tapi, pastikan pemulihannya dipantau selama dua belas jam ke depan. Jika ada hal mendesak, kabari aku lewat ponsel.”
Semua orang langsung menatap Nateya bingung. Nateya tersadar, lidahnya terpeleset. Tentu saja mereka heran, karena belum ada ponsel di masa kolonial.
Ia buru-buru meralat, suaranya tenang, seolah tidak terjadi apa-apa.
“Maksudku, utus saja salah seorang prajurit ke rumah untuk memberitahuku bila kondisi Mayor Ragnar memburuk."
Dokter militer segera menunduk dalam-dalam…
Istri Jenderal Yang Mencuri Hatinya
Sudah Terbiasa Kau Abaikan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
emang enak di cuekin Elias, sekarang kerasa kan gimana jadi Seruni selama ini... puass banget.😆😆
2026-04-28
0
Athfi Purnama Oeding Alfalimbanny
Thor, ceritanya bagus alurnya cantik
Teruskan yaa...
2025-11-20
0
Minantyorini Djadjuri
🤣🤣🤣🤣
2026-05-28
0