Esok paginya, Elias baru saja keluar dari kamar dengan pakaian rapi. Ia berencana berangkat lebih awal menuju Gunung Arunika.
Namun, langkahnya terhenti begitu melihat sosok Amara sudah menunggu di ruang tengah. Gadis itu tampak menawan.
Amar mengenakan setelan celana jodhpur putih gading dipadukan dengan blouse satin. Rambutnya dihiasi topi lebar bergaya riding hat. Di tangan Amara tergenggam sebuah tas kulit berisi bekal makanan.
Dengan senyum penuh semangat, ia menyapa Elias.
“Aku sudah siap, Kak Elias. Kita bisa berangkat kapan saja.”
Elias hanya mengangguk singkat, hendak melangkah keluar, ketika suara Bi Warti memanggil dari arah dapur.
“Tuan Jenderal, tunggu sebentar."
Elias menoleh, lalu menatap Amara. “Tunggu aku di mobil.”
Setelah Amara keluar, Elias mendekati Bi Warti. Perempuan setengah baya itu menundukkan kepala hormat sebelum menyerahkan sebuah bungkusan.
“Ini kue lapis legit buatan saya, Tuan. Tolong disampaikan untuk Nyonya Seruni.”
Elias menerima bungkusan itu, sedikit terkejut dengan sikap penuh perhatian Bi Warti. Namun sebelum ia sempat menjawab, Bi Warti melanjutkan dengan suara hati-hati.
“Maafkan saya lancang, Tuan… tapi menurut saya, lebih baik Tuan jangan mengajak Nona Amara. Itu akan membuat Nyonya Seruni semakin sakit hati pada Tuan.”
Alis Elias berkerut. “Maksudmu? Aku hanya ingin Seruni berdamai dengan adiknya. Bukankah itu hal yang baik?”
Bi Warti menggeleng perlahan, matanya berkaca-kaca.
“Kepergian Nyonya kali ini adalah untuk menenangkan diri. Jika Tuan datang bersama Nona Amara… Nyonya Seruni pasti akan semakin kecewa. Saya takut Nyonya tidak akan pernah kembali ke rumah ini lagi."
Ucapan itu menghantam Elias lebih keras daripada yang ia kira. Wajahnya menegang, seolah tak percaya.
“Seruni tidak mungkin meninggalkan aku,” katanya dengan nada yakin, bahkan nyaris angkuh.
“Sejak kecil, dia sudah bermimpi menjadi istriku. Dia nekat melakukan apa pun demi mewujudkannya. Dan sekarang, aku sudah memberinya status sebagai Nyonya Elias…
Istri Jenderal Yang Mencuri Hatinya
Diusir dari Vila
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Amaya Fania
oh iya emang harus dicerai waktu udah jadi cantik biar makin sakit hati. lagaknya elias udah kaya cowok paling cakep sedunia aja
2025-12-12
0
Noveni Lawasti Munte
bagus ..awas kalo plin plan ya seruni dietmu ga bakalan berhasil😤
2025-09-26
2
Oi Min
bagus..... cerei aja sudah..... laki model Elias g usah di pertahankan
2026-02-15
0