Ragnar dan Henry berjalan di depan, mengangkat tandu dengan hati-hati di sepanjang jalan tanah yang licin. Di belakang mereka, Nateya dan Dokter Ronald mengikuti dengan langkah teratur, dikawal oleh empat serdadu yang menjaga ketat di sisi kiri dan kanan.
Perjalanan itu terasa sangat panjang bagi Nateya. Tubuhnya terasa lemas dan berat, setiap langkah seperti menarik seluruh tenaga yang tersisa. Keringat dingin menetes di pelipis, detak jantungnya terasa cepat — tanda kelelahan yang luar biasa pasca melakukan operasi.
Meski begitu, pandangan matanya tak pernah lepas dari tubuh Aldrich di atas tandu. Dia menolak menyerah.
'Aku tidak boleh berhenti. Aku harus memastikan dia selamat,' batin Nateya sambil menggenggam ujung keranjangnya lebih erat.
Akhirnya mereka tiba di rumah perkebunan. Henry dan Ragnar langsung membawa tandu ke kamar utama, ruangan luas berbau kayu jati dengan jendela tinggi dan tirai krem.
Dengan hati-hati, mereka menurunkan Aldrich dari tandu ke atas ranjang besar berseprai putih. Dokter Ronald segera bergerak cepat.
“Henry, ambilkan baju ganti untuk Tuan Aldrich. Sekalian air bersih dan kain lap,” perintahnya tegas.
Henry segera berlari keluar, sementara Nateya melangkah mendekat. Bahunya sedikit bergetar, wajahnya pucat, matanya tampak sayu. Ketika ia hendak duduk di sisi ranjang, Ragnar buru-buru menghampiri.
"Nyonya, sebaiknya pulang dulu dan beristirahat. Nyonya baru saja mengalami hal yang menegangkan," kata Ragnar dengan nada cemas.
Nateya menggeleng pelan, meski suaranya terdengar serak.
"Tidak, Ragnar. Aku tidak akan meninggalkan Aldrich… dia seperti ini karena menyelamatkanku.”
Ragnar terdiam. Wajah Nateya menunjukkan keteguhan yang tak bisa dibantah.
“Tolong pulanglah ke rumah peristirahatan," imbuh Nateya lirih. “Minta Gendis menyiapkan pakaian dan barang keperluanku. Katakan juga pada Mbah Wiryo bahwa aku tidak akan pulang malam ini. Aku akan menjaga Aldrich."
Ragnar mengangguk. Ia memberi hormat, lalu pergi dengan langkah cepat untuk…
Istri Jenderal Yang Mencuri Hatinya
Tetap Di Sampingmu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
This Is Me
Baru sekarang si jendral ini sok perhatian
2026-06-10
0
Erna Fkpg
ikut deg-degkan bacanya berasa nyata☺️
2025-10-11
0
Noorjamilah Sulaiman
jerenal Elias baik jgk cuma tidak tegas Dan tiada pendirian
2026-02-17
1