Mobil Jenderal Adrian meluncur cepat di jalanan sore. Di dalam, pria paruh baya itu duduk diam, matanya menatap lurus ke depan. Namun, pikirannya berkelana pada sosok putri yang belum juga ia temukan.
Tangannya terkepal di atas lutut. Entah mengapa ia merasa bersalah karena kurang peduli kepada Seruni selama ini.
"Seruni, kau di mana sekarang,” gumamnya lirih.
Ia menoleh ke arah ajudannya, Sersan Pieter, yang duduk di kursi kemudi.
“Menurutmu, Pieter,” ucapnya dengan mata menerawang, “putriku akan pergi ke mana… dalam kondisi hatinya yang sedang sedih?”
Sersan Pieter melirik sekilas melalui kaca spion, berpikir sejenak.
“Kalau boleh saya berpendapat, Tuan Jenderal, Nona Seruni mungkin pergi ke rumah keluarga Nyonya Sulastri. Untuk mengenang mendiang ibunya."
Jenderal Adrian menatap ke luar jendela. Ada sedikit kelembutan di matanya saat mendengar nama itu.
“Ya, benar juga. Kalau begitu, kita ke rumah Hadiningrat sekarang.”
"Baik, Tuan.”
Sersan Pieter langsung memutar setir, dan mobil pun melaju menuju pinggiran kota.
Sementara itu, di Rumah Hadiningrat, suasana rumah terasa hangat. Aroma tumisan bawang dan sayur asem memenuhi udara dapur.
Nateya, dengan rambut yang diikat asal, sedang berusaha memotong tempe agar bentuknya sempurna. Namun, hasilnya masih jauh dari harapan.
"Maaf, Bulik, aku tidak terlalu pandai memasak,” katanya sambil tersenyum malu.
Raras tertawa kecil dari arah tungku.
"Tidak apa-apa, Nduk. Yang penting kau mau membantu. Semangatmu bisa membuat masakan ini lebih enak,” ujarnya sambil mengaduk sayur di panci besar.
Mereka tampak seperti dua perempuan yang saling menambal luka lama. Satu dengan kesedihan yang belum sepenuhnya reda, satu lagi dengan kasih yang sabar.
Namun, suasana damai itu tiba-tiba terusik. Dari arah halaman depan, terdengar deru mesin mobil berhenti mendadak. Suara pintu mobil tertutup keras menggema, memecah keheningan.
Raras spontan berhenti mengaduk.
“Lingga, lihat siapa yang datang!" serunya.
"Baik, Buk!” jawab pemuda itu, l…
Istri Jenderal Yang Mencuri Hatinya
Hadiah yang Menanti
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
This Is Me
kok lingga gak ngenalin ayah seruni sih? Bukannya itu suami bibinya kan?
2026-06-12
0
Erna Fkpg
penasaran hadiah apa yg diminta seruni ke gubernur
2025-11-09
0
This Is Me
Seruni makin tersohor, Elias makin terpuruk
2026-06-07
0