Beberapa menit berjalan, akhirnya mereka pun sampai di ruang keluarga yang begitu besar dan mewah
Tak henti hentinya para orang tua terkagum kagum dengan mansion milik risa.
Mereka baru melihat mansion sebesar ini.
•
Para orang tua awalnya begitu terkejut melihat anak anak mereka. bagaimana tidak, cemilan yang berada di meja semua berserakan, Rey yang duduk di sofa tapi kakinya ada di meja, Dylon yang kepalanya di lantai terus kakinya di sofa, Feby yang baring di sofa dengan menjadikan paha dila sebagai bantal sambil memakan cemilan.
Fadhil yang sedang suap suapan dengan alya, Risa yang sibuk dengan laptopnya, dan Bryen dan Reza yang terus mengganggu Risa.
Sungguh sangat berantakan dan semena mena, pikir para orang tua.
Mereka saja takut mengotori lantai mansion itu. tapi melihat anaknya yang biasa saja membuat mereka tercengang
Risa Permatasari.
*Mengerjakan dokumen perusahaan nya.
Bryen George.
Mau aku bantu?
Rezaria permata
Kak?
Risa Permatasari.
*Diam dan tidak membalas
Rezaria permata
Kak?
Risa Permatasari.
Apaan sih!
Risa Permatasari.
*Menatap Reza dengan dingin.
Rey Martin.
Minta minumannya dong!
Dylon Landerge.
Tuh di meja
Febianti smith.
Udah habis!
Putri Argadana.
Ambil aja di kulkas
Putri Argadana.
Susah amat dah
Rey Martin.
Oh oke
Rey Martin.
*Berdiri dan melirik ke arah putri
Rey Martin.
E-eh...
Rey Martin.
Papa!! mamah!!
Bro&Sist
*Auto balik
Kini para orang tua masih tercengang dengan ucapan putri yang terlihat ergg semena mena di rumah orang, apa gak takut ma pemiliknya?
Bro&Sist
Papa!! mama!!
Bro&Sist
*Memeluk orang tuanya masing masing
Nyonya Argadana.
Astaga, alya kamu makin cantik aja!
Nyonya Sanjaya
Eh iya aku baru sadar
Nyonya Sanjaya
Mereka tambah putih dan mulus aja
Nyonya Sanjaya
Bukan hanya perempuan tapi yang laki laki juga.
End
Queen Risa.
Para orang tua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments
ylndaarsfaa.
kasih tau semua nya yh thor oke?><
2020-12-14
3