*Seusai makan di kantin mereka hendak kembali ke kelas*
Risa Permatasari.
Eh udah kenyang nih gimana kalau kita balik ke kelas aja
Alya Austin.
Ah iya tuh
Putri Argadana.
Oh baiklah
Febianti smith.
Ayo
Dila Alexander.
Hmm
*Saat di perjalanan*
*Brukkk,,,*
Dila Alexander.
"Ma-Maa-Maaf,"gugup dan terbata bata.
Aulia
Aduh sakitt
Ersa
Kamu ngga papa Aulia?
Aulia
"Ini tangan ku sakit banget,ini semua karena dia tuh"menunjuk kearah Dila.
Dita
"Eh kamu yah ,jalan itu pakai mata,"Ngebentak.
Dita
Kamu punya mata ngga sih?
Risa Permatasari.
Eh bisa bicara pelan Pelan ngga sih?
Dita
"Eh kamu lagi,aku udah muak lihat muka kamu yang jelek itu"mendorong Risa.
*Risa hampir terjatuh untung saja ada Alya yang membantu nya*
Alya Austin.
"Hey kamu kira cuman kamu yang muak,Kami juga lebih muak lihat muka menjijikkan kalian itu,"mendorong Dita.
Risa Permatasari.
"Alya sudah jangan di lawan lagi"menahan Alya.
Alya Austin.
Gimana bisa berhenti dia yang bikin emosi
Febianti smith.
Sabar alya
Risa Permatasari.
"Gini kita pergi aja dari sini ngapain coba kita lama lama lihat muka mereka ini,bikin muak tau,dan juga mereka bukan lawan yang sejajar dengan kita,jadi nggak usah berurusan sama orang rendah seperti mereka,"Risa berlalu pergi.
Comments