BAB 43: Dansa Maut di Terowongan Sempit

Terowongan bawah tanah itu sempit, hanya selebar tiga meter, dengan langit-langit rendah yang membuat gerakan melompat hampir mustahil. Air limbah setinggi lutut menghambat langkah kaki, menciptakan cipratan berisik setiap kali seseorang bergerak. Kondisi ini adalah mimpi buruk bagi pengguna Teknik Langkah Bayangan yang membutuhkan ruang terbuka, tapi Lin Fan tidak punya pilihan.

Enam pembunuh elit itu tidak membuang waktu. Begitu pemimpin mereka selesai bicara, mereka menerjang serentak.

"Dua di depan, empat di belakang!" teriak Lin Fan. Dia menarik Xue Ying ke punggungnya untuk sesaat, lalu mendorongnya ke sisi kanan terowongan yang lebih kering. "Jaga belakangku! Jangan biarkan mereka mengepung!"

Xue Ying mengangguk, cambuknya melesat keluar seperti lidah ular, memblokir serangan belati dari dua pembunuh yang mencoba menyelinap dari sisi buta. Sret! Ujung cambuk membekukan lengan salah satu penyerang, membuatnya menjerit kesakitan saat kulitnya melekat pada es.

Di depan, Lin Fan berhadapan langsung dengan pemimpin bermata satu dan dua anak buahnya. Ruang yang sempit memaksa pertarungan menjadi brutal dan jarak dekat. Tidak ada tempat untuk menghindar lebar; setiap inci pergerakan harus presisi.

Pemimpin itu menebas pedangnya dengan cepat, targetnya leher Lin Fan. Lin Fan menunduk, merasakan angin tajam pedang itu melewati rambutnya. Dengan ruang gerak terbatas, ia tidak bisa menggunakan tinju penuh. Sebaliknya, ia menggunakan siku.

Siku Pembeku!

Lin Fan menghantamkan siku kanannya ke dada pemimpin itu. Qi es menembus armor kulit tipis musuh, membekukan tulang rusuknya seketika. Pemimpin itu terbatuk darah, mundur selangkah, tapi dua anak buahnya sudah menyerang dari sisi kiri dan kanan.

Lin Fan terjepit. Pedang kiri menusuk bahunya, merobek jubah dan daging. Darah panas menyembur, bercampur dengan air limbah dingin. Rasa sakit yang tajam membuat visi Lin Fan kabur sesaat.

"Fokus," bisik suara dalam kepalanya. "Es bukan hanya dingin. Es adalah ketajaman."

Lin Fan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Mamat Stone

Mamat Stone

🥰

2026-08-05

0

Mamat Stone

Mamat Stone

🤩

2026-08-05

0

lihat semua
Episodes
1 BAB 1: Sampah Klan Lin
2 BAB 2: Membersihkan Kandang
3 BAB 3: Rahasia di Balik Sampah
4 BAB 4: Ujian Bulanan yang Memalukan
5 BAB 5: Harta Karun di Tumpukan Sampah
6 BAB 6: Kedatangan Naga dari Selatan
7 BAB 7: Bayangan di Balik Tirai
8 BAB 8: Racun dan Rencana Palsu
9 BAB 9: Jebakan di Lembah Hitam
10 BAB 10: Buah dari Kekacauan
11 BAB 11: Bayangan yang Mengintai
12 BAB 12: Harta Karun di Gudang Obat
13 BAB 13: Pertemuan Dua Naga Tua
14 BAB 14: Mata di Kegelapan
15 BAB 15: Bayangan Pembunuh
16 BAB 16: Jalan Keluar yang Berdarah
17 BAB 17: Hukum Rimba dan Bunga Es
18 BAB 18: Gua Naga Es dan Warisan Terlarang
19 BAB 19: Pertarungan di Dalam Kegelapan
20 BAB 20: Jejak Darah dan Kota Hantu
21 BAB 21: Dansa di Ujung Pedang
22 BAB 22: Kabur dari Sangkar Emas
23 BAB 23: Hutan Terlarang dan Beast Inti Api
24 BAB 24: Jejak Si Pengkhianat
25 BAB 25: Pasar Gelap Bawah Tanah
26 BAB 26: Badai di Dalam Istana Zhao
27 BAB 27: Sidang Darah dan Bayangan Masa Lalu
28 BAB 28: Konfrontasi di Perpustakaan Tua
29 BAB 29: Jejak Kutukan dan Hutan Kabut Hitam
30 BAB 30: Persekutuan yang Tak Terduga
31 BAB 31: Jejak di Salju dan Pengkhianatan Diam-diam
32 BAB 32: Bayangan Naga Api
33 BAB 33: Ujian Jiwa dan Warisan Ganda
34 BAB 34: Jalan Keluar dan Bayangan Kota
35 BAB 35: Pasar Gelap dan Ujian Pertama
36 BAB 36: Misi Pertama dan Jejak Masa Lalu
37 BAB 37: Bayangan di Balik Topeng
38 BAB 38: Api Biru dan Pelarian Mustahil
39 BAB 39: Puncak Hening dan Kebangkitan Jiwa Es
40 BAB 40: Topeng di Kota Batu Hitam
41 BAB 41: Malam Sebelum Badai
42 BAB 42: Pelarian dari Sarang Singa
43 BAB 43: Dansa Maut di Terowongan Sempit
44 BAB 44: Badai di Pelabuhan dan Kapal Hantu
45 BAB 45: Lautan Barat dan Monster dari Kedalaman
46 BAB 46: Dunia Terbalik di Balik Pusaran
47 BAB 47: Ujian Kedalaman dan Kebenaran yang Tenggelam
48 BAB 48: Guru Gila dan Kota Abu
49 BAB 49: Arena Darah dan Bayangan Masa Lalu
50 BAB 50: Ilusi dan Kebenaran yang Terkubur
51 BAB 51: Surat dari Alam Baka dan Jejak Pengkhianat
52 BAB 52: Hutan Kabut Abadi dan Bisikan Pohon Tua
53 BAB 53: Naga Bayangan dan Kenangan yang Dipalsukan
54 BAB 54: Jejak di Atas Kabut
55 BAB 55: Kota Angin Utara dan Pasar Bayangan
56 BAB 56: Badai di Ketinggian dan Tamu Tak Diundang
57 BAB 57: Bayangan di Balik Tembok Kediaman Mo
58 BAB 58: Jantung Kegelapan Elder Mo
59 BAB 59: Api Hitam dan Es Murni
60 BAB 60: Fajar Baru dan Jalan yang Tak Terbatas
Episodes

Updated 60 Episodes

1
BAB 1: Sampah Klan Lin
2
BAB 2: Membersihkan Kandang
3
BAB 3: Rahasia di Balik Sampah
4
BAB 4: Ujian Bulanan yang Memalukan
5
BAB 5: Harta Karun di Tumpukan Sampah
6
BAB 6: Kedatangan Naga dari Selatan
7
BAB 7: Bayangan di Balik Tirai
8
BAB 8: Racun dan Rencana Palsu
9
BAB 9: Jebakan di Lembah Hitam
10
BAB 10: Buah dari Kekacauan
11
BAB 11: Bayangan yang Mengintai
12
BAB 12: Harta Karun di Gudang Obat
13
BAB 13: Pertemuan Dua Naga Tua
14
BAB 14: Mata di Kegelapan
15
BAB 15: Bayangan Pembunuh
16
BAB 16: Jalan Keluar yang Berdarah
17
BAB 17: Hukum Rimba dan Bunga Es
18
BAB 18: Gua Naga Es dan Warisan Terlarang
19
BAB 19: Pertarungan di Dalam Kegelapan
20
BAB 20: Jejak Darah dan Kota Hantu
21
BAB 21: Dansa di Ujung Pedang
22
BAB 22: Kabur dari Sangkar Emas
23
BAB 23: Hutan Terlarang dan Beast Inti Api
24
BAB 24: Jejak Si Pengkhianat
25
BAB 25: Pasar Gelap Bawah Tanah
26
BAB 26: Badai di Dalam Istana Zhao
27
BAB 27: Sidang Darah dan Bayangan Masa Lalu
28
BAB 28: Konfrontasi di Perpustakaan Tua
29
BAB 29: Jejak Kutukan dan Hutan Kabut Hitam
30
BAB 30: Persekutuan yang Tak Terduga
31
BAB 31: Jejak di Salju dan Pengkhianatan Diam-diam
32
BAB 32: Bayangan Naga Api
33
BAB 33: Ujian Jiwa dan Warisan Ganda
34
BAB 34: Jalan Keluar dan Bayangan Kota
35
BAB 35: Pasar Gelap dan Ujian Pertama
36
BAB 36: Misi Pertama dan Jejak Masa Lalu
37
BAB 37: Bayangan di Balik Topeng
38
BAB 38: Api Biru dan Pelarian Mustahil
39
BAB 39: Puncak Hening dan Kebangkitan Jiwa Es
40
BAB 40: Topeng di Kota Batu Hitam
41
BAB 41: Malam Sebelum Badai
42
BAB 42: Pelarian dari Sarang Singa
43
BAB 43: Dansa Maut di Terowongan Sempit
44
BAB 44: Badai di Pelabuhan dan Kapal Hantu
45
BAB 45: Lautan Barat dan Monster dari Kedalaman
46
BAB 46: Dunia Terbalik di Balik Pusaran
47
BAB 47: Ujian Kedalaman dan Kebenaran yang Tenggelam
48
BAB 48: Guru Gila dan Kota Abu
49
BAB 49: Arena Darah dan Bayangan Masa Lalu
50
BAB 50: Ilusi dan Kebenaran yang Terkubur
51
BAB 51: Surat dari Alam Baka dan Jejak Pengkhianat
52
BAB 52: Hutan Kabut Abadi dan Bisikan Pohon Tua
53
BAB 53: Naga Bayangan dan Kenangan yang Dipalsukan
54
BAB 54: Jejak di Atas Kabut
55
BAB 55: Kota Angin Utara dan Pasar Bayangan
56
BAB 56: Badai di Ketinggian dan Tamu Tak Diundang
57
BAB 57: Bayangan di Balik Tembok Kediaman Mo
58
BAB 58: Jantung Kegelapan Elder Mo
59
BAB 59: Api Hitam dan Es Murni
60
BAB 60: Fajar Baru dan Jalan yang Tak Terbatas

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!