Sudah setengah bulan sejak Serbuk Pengumpul Qi Tujuh Harta mulai dijual.
Namun antusiasme masyarakat sama sekali tidak berkurang.
Setiap hari, orang-orang dari berbagai kota berbaris panjang di depan Paviliun Wanbao. Jalan utama Kota Wushuang bahkan sering dipenuhi kereta dan rombongan dari luar kota yang datang khusus untuk membeli serbuk tersebut.
Tidak ada obat lain yang mampu menggantikan manfaatnya bagi kultivator Alam Pengumpulan Qi.
Pil Pengumpul Qi memang dapat membantu meningkatkan kultivasi, tetapi harganya jauh lebih mahal dan proses pemurniannya juga sulit. Bahkan Alkemis Tingkat Dua seperti Feng Qianyang tidak bisa memproduksinya dalam jumlah besar dengan mudah.
Karena itulah Serbuk Pengumpul Qi Tujuh Harta menjadi pilihan terbaik bagi sebagian besar generasi muda.
Namun ketika seluruh kota sedang menikmati keuntungan dari obat tersebut, suasana di Klan Mo justru dipenuhi kegembiraan dengan alasan berbeda.
Mo Kun akhirnya keluar dari pengasingannya.
Aura kuat menyebar dari tubuhnya.
“Selamat, Patriak!” Mo Yuankong dan para petinggi Klan Mo segera memberi hormat.
Mo Kun telah menerobos Alam Inti Roh Tingkat Satu.
Dengan bantuan pil yang diterimanya, terobosannya berlangsung lebih cepat dari biasanya.
Mo Kun mengepalkan tangan, merasakan kekuatan baru yang mengalir dalam tubuhnya.
“Feng Zhengxiong...”
Senyum dingin muncul di wajahnya. “Sekarang sudah waktunya Klan Feng membayar semuanya.”
Seorang anggota muda Klan Mo langsung berkata, “Patriak, kalau mereka masih menolak menjual Serbuk Pengumpul Qi Tujuh Harta, kita rebut saja resepnya!”
Beberapa orang lainnya langsung menyetujui.
Mo Kun mengangkat tangan dan membuat aula kembali tenang.
“Orang-orang Klan Huangfu sudah tiba?”
“Sudah sejak dua hari lalu,” jawab Mo Yuankong.
Mo Kun mengangguk. “Klan Lin belum pulih dari luka mereka. Mereka tidak akan mampu membantu Klan Feng secara penuh.”
Kemudian ia menoleh kepada Mo Lei.
“Pergi ke Klan Yang. Kalau mereka masih punya harga diri, suruh mereka menahan Klan…
PENGUASA DEWA NAGA
Bab 34: Perang Klan Dimulai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments