Let's Kkum!?
"Apa aku coba ikut audisi?" Tanya seorang anak yang sedang duduk sendirian dikamar nya. Jinjin(16 th)
Sebentar lagi ada
audisi, karena bakat yang dimilikinya ia berencana untuk ikut audisi
tersebut tapi khawatir orang tuanya tidak mengizinkan dan juga jika
tidak lolos mungkin saja keluarganya kecewa.
Sejujurnya ia juga sudah
tertarik pada dunia entertainment sejak kecil dan itu adalah salah satu
alasannya masuk ke akademi dance.
"Oke aku tanya kakak aja"Itulah keputusan yang ia dapatkan setelah berpikir sejak pulang tadi.
***
Setelah mendengar kakaknya pulang ia langsung masuk ke kamarnya dan duduk di kasur kesayangan kakaknya.
"Ada apa?"Tanya nya
lembut,ia sangat menyukai kakak laki-laki yang menjadi saudara
satu-satunya. Sejak ia lahir kakaknya itu selalu menyayangi dirinya dan
mereka tidak pernah bertengkar bahkan sampai mereka besar.
"Sebentar lagi ada audisi,aku mau ikut tapi takut mama ga kasih izin"Jawabnya
"Coba aja dulu,nanti aku bantu bicara sama mama&papa"
"Kalau gak lolos?"Tanyanya murung,tiba-tiba saja ia merasa pesimis,semua percaya diri yang ada tadi menghilang entah kemana.
"Kalau gak lolos kamu
bisa coba lagi,kamu belum coba jadi kamu ga tau bakal lolos atau gak.
Kalau emang itu mimpi kamu,waktu gagal kamu pasti mau coba lagi sampai
berhasil."
"Aku terlalu takut nanti gagal dan kecewain kalian"
"Gak papa,kalau gagal
anggap aja proses,kalau kamu gagal pun kita ga akan tinggalin kamu
sendirian dan nyalahin kamu karena kurang berusaha. Gagal kan tinggal
coba lagi,berhasil itu cuma bonus"
"Tapi.."
"Kalau bukan sekarang
kapan lagi?Seenggaknya kamu udah coba walaupun gagal,kalau kamu diem
doang kamu bakal nyesel karena gapernah coba gapai mimpimu sekalipun"
Kalimat terakhir dari kakaknya membuat ia kembali berpikir,memang
kesempatan ini jarang sekali ada datang padanya.
"Oke aku coba,tapi jangan kasih tau mama papa dulu ya,kalau lolos nanti aku kasih tau ke mereka"
"Wani Piro?"
"Nanti kalau lolos aku traktir kakak ice creame deh"
"Daftar aja belum udah janji aja,latihan dulu yang bener nanti ikut audisi biar langsung lolos"
Setelah banyak mengobrol Jinjin pun kembali ke kamarnya dan belajar untuk sekolah besok.
***
3 hari berlalu,akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu oleh Jinjin tiba,berharap semoga hasil latihannya tidak sia-sia.
Setelah menunggu giliran,sekarang adalah waktunya untuk menunjukkan bakat yang ia miliki.
Untungnya semua juri yang ada menyukai penampilan nya.
Setelah dari audisi Jinjin pulang dengan hati senang karena waktunya berlatih dan menunggu giliran tadi tidak sia-sia.
"Mama!!"Teriaknya saat masuk kedalam apartemen mereka
"Ma liat ini ma!" Jinjin sangat semangat menunjukkan kertas yang menunjukkan bahwa dia lolos audisi.
"Wahh hebat! Selamat
ya..latihan kamu terbayarkan sama ini"Ucap mama sambil memeluk Jinjin.
Tapi anehnya mama terlihat agak murung dan itu membuat Jinjin bertanya
tanya.
"Mama gasuka aku lolos audisi?"
"Suka
kok,cuma mikir aja berarti nanti kamu ga tinggal lagi disini,terus
nanti siapa yang temenin mama?pasti ga ada lagi rengekan yang terdengar
disini" Setelah mendengar jawaban mama nya Jinjin kembali bingung
keputusan apa yang harus ia ambil,melepas mimpinya atau melanjutkannya
tapi harus meninggalkan mamanya.
Haiii semuanya!
Makasih udah mampir disini,maaf kalau ada typo atau kesalahan,aku masih belajar dan cuma manusia juga wkwk
Love you yg udah baca!<3
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments