Pagi yang cerah pun dimulai, Nathan terbangun dari tidurnya karena mendengar suara alarm, ia melihat jam dengan setengah sadar, Nathan sempat tertidur lagi, Nathan terbangun lagi karena kaget saat melihat jam telah menunjukkan pukul 8 pagi ,"Astaga gw udah terlambat masuk kelas,"ucap Nathan kepanikan, Nathan bergegas bersiap siap untuk menuju ke sekolah,Nathan langsung lari ke sekolah bahkan sampai tidak makan sarapan yang dibuat kakaknya, sesampainya di sekolah Nathan heran karena tidak ada satu pun murid yang datang ke sekolah bahkan pagar sekolah saja tertutup dan terkunci, Nathan mencoba untuk bertanya kepada security,"permisi pak, saya mau tanya, ini kenapa gerbang nya ditutup ya?,"tanya Nathan,"bukannya hari ini tanggal merah ya? apakah kamu lupa?,"ucap security sambil menertawakan Nathan ,"duh jadi malu gw,"ucap Nathan dengan sedikit malu, Nathan kembali menuju rumah dengan rasa malu,saat dijalan Nathan Melihat anak muda yang sedang berdiri disamping jembatan dia terlihat ingin mengakhiri hidupnya, Nathan panik karena di jembatan itu sama sekali tidak ada satu pun orang yang lewat, Nathan ingin membantu tapi dia takut malah mengacau dan anak muda itu loncat dan mengakhiri hidupnya ,"duh apa yang harus gw lakukan ya?,"Nathan terus berpikir cara agar bisa mencegah anak muda itu, tanpa pikir panjang Nathan segera mendekati nya dan menarik anak muda itu,"oy apa yang kamu lakukan?," Ucap ia dengan terkejut karena tiba-tiba ditarik Nathan dari belakang,"jangan lakukan,itu berbahaya,"ucap Nathan ,"apa yang kamu bicarakan,"tanya anak muda itu,"ayo kita pergi dari sini,"Nathan segera menarik tangan ia dan pergi ke sebuah cafe untuk menenangkan anak muda itu,"kenapa kamu ingin berbuat seperti itu?,"tanya Nathan ,"Aku tidak melakukan apapun,"Ucap ia,"jangan bohong!!,kau ingin mengakhiri hidupmu kan?,"ucap Nathan secara tegas,"aku tidak mungkin melakukan hal bodoh seperti itu!, aku hanya melihat pemandangan dipinggir jembatan,"ucap anak muda itu,"eh iyakah?,"ucap Nathan dengan malu 2 kali lipat,"itu memang sudah menjadi kebiasaan ku,"ucap anak muda itu,"saya minta maaf karena sudah menarik dan menyeret mu ke tempat seperti ini,"permintaan maaf dari Nathan,tetapi permintaan maaf Nathan dibantah oleh anak muda itu,"jangan meminta maaf,kau juga telah menyelematkan ku, karena tadi aku hampir terpeleset dan kau menarikku,oh ya namaku Wiliam aku dari SMA 52,salam kenal ya, penjelasan dan perkenalan dari anak muda tersebut yang bernama William,"oh berarti kita dari sekolah yang sama,"ucap Nathan,"Namaku adalah Nathan salam kenal juga ya,"ucap Nathan,"Baiklah,mari kita berteman,"ucap Wiliam sambil tersenyum,"Apakah kamu ingin berteman dengan ku? sungguh?,"ucap Nathan,"Ya,Apakah kamu tidak mau?,"tanya William,"Bukan seperti itu,Aku hanya kaget, karena baru kali ini ada orang yang ingin berteman denganku,"Ucap Nathan dengan bahagia,"Jadi,Apakah Aku teman pertama mu?,"tanya William,"Ya mungkin bisa dibilang begitu,"ucap Nathan,"oh ya mengapa kamu tidak pernah mendapat teman?,"Tanya Wiliam,"mereka membenci ku ketika aku didekati banyak Cewe,"Ucap Nathan ,"Wah ternyata kamu cukup populer ya,ya gak salah sih soalnya wajah mu terlihat tampan,"Ucap William sambil tertawa,"Apa kau tidak membenci ku?,"Tanya Nathan,"Untuk Apa aku membencimu, kawan,"Ucap William,"ya seperti nya kita terlalu lama menghabiskan waktu di sini,"Ucap William Sambil berdiri dari tempat duduknya,"mau pergi ke suatu tempat?,"Tanya Wiliam,"boleh aja,"Ucap Nathan,"Bagaimana kalau kita pergi ke taman bermain?,"Nathan Menyetujui dan mereka langsung Pergi ke taman bermain,Saat mereka sampai disana,"disinilah tempat ku beraksi,"Ucap William," Apa yang akan kamu lakukan?,"tanya Nathan,"Lihat ini,"Ucap William dan Dia melakukan perkenalan dengan 1 cewe dan seketika cewe itu menjadi teman William,Sikap Wiliam jauh berbeda dengan Nathan,Dan pada akhirnya Nathan Hanya menghabiskan waktunya untuk melihat Wiliam berteman dengan banyak cewe di taman bermain,Nathan Bahkan sampai Terheran dan mereka beristirahat di salah satu tempat di Taman sana, Nathan ingin sekali bertanya tentang bagaimana William dapat berkomunikasi dengan cewe secara mudahnya,"Bagaimana lu dengan mudahnya melakukan itu?,"tanya Nathan,"Apa maksud mu?,"Ucap William,"Bagaimana Cara lu dengan mudahnya berkomunikasi dengan cewe,"Ucap Nathan dengan sedikit ngegas,"ehh? Apa lu gak bisa ngomong sama cewe? Lu ini populer loh Masa gak bisa berkomunikasi dengan cewe,"Ucap William dengan tertawa sekaligus heran dengan Nathan,Nathan hanya terdiam,"Bagaimana kalau lu mencoba terlebih dahulu?,"Saran dari Wiliam,"Aku tidak bisa,"Ucap Nathan ,"Ayolah ,Lu belum coba,Jadi kita gak tau hasilnya bisa atau enggak,"Ucap William dan langsung menarik tangan Nathan,"Kita gak akan pulang sebelum lu dapet temen cewe,"Ucap William,Nathan dengan terpaksa akhirnya kembali ke taman bermain, William mencarikan target yang pas untuk Nathan dan akhirnya William menemukan Target, William menyuruh Nathan Untuk mendekati cewe tersebut,Nathan Tidak mau,tetapi Wiliam langsung mendorong Nathan dan Nathan Memberanikan diri untuk mendekati cewe tersebut dan mencoba kenalan tetapi tiba"ada seorang cowo dan ternyata itu adalah Pacarnya,Nathan Langsung Kena Amarah Bahkan hampir terkena pukulan Karena dikira Nathan ingin mengambil cewenya,lalu Nathan Meminta maaf dan Melanjutkan Misinya bersama Wiliam,Malam pun tiba,Nathan belum mendapatkan temen cewe Satupun bahkan Cewe selalu lari saat didekati Nathan,Nathan termenung di kursi Taman, William menemani nya,"Apa lu benar-benar tidak pernah berkomunikasi dengan cewe sebelumnya?,"Tanya Wiliam,"Hanya Kakak Gw saja yang pernah mengobrol dengan gw dan satu lagi itu Kayla,"Ucap Nathan ,"Apa Gw harus berteman dengan kakak mu juga hahaha,"Ucap William,"Nathan ikut tertawa,"oh ya dimana rumah mu?,"Tanya Wiliam,"Apa lu kenal Kayla?,"Ucap Nathan,"Oh si cewe cantik yang kutu buku itu ya,Gw tau sih tapi gak terlalu Deket,"Ucap Wiliam,"Apa lu tau rumahnya?,"Ucap Nathan,"Tau,Emang kenapa?,"Ucap Wiliam,"Rumah ku di sebelah rumahnya Kayla,"Ucap Nathan,"Apa kalian Berpacaran?,"Tanya Wiliam,"Gak mungkin lah cewe secantik dia jadi pacar Gw,"Ucap Nathan,"Hey,lu itu Ganteng loh,Bisa aja dia suka sama lu,"Ucap Wiliam,Nathan Berpikir itu Suatu hal yang tidak mungkin terjadi, Mereka keasikan ngobrol bahkan sampai gak sadar taman bermain nya sudah sepi dan hampir tutup,"Bagaimana kalau besok Kita berangkat bareng kan besok juga Hari olahraga,"Ucap Wiliam,"Oh ya gw hampir lupa,Boleh aja kalau mau berangkat bareng,"Ucap Nathan,"Baiklah kalau begitu, besok gw bakal jemput lu,"Ucap Wiliam,Dan akhirnya Nathan pulang tanpa mendapatkan temen cewe satu pun dan ditambah terkena Omelan kakaknya.
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments