2.Es yang Mulai Mencair

Setelah waktu Istirahat telah selesai. Pelajaran pun segera dimulai.

Pelajaran yang paling tidak disukai kebanyakan orang, Sejarah.

"Menurut Profesor Chastain Raestoon, Nenek Moyang Kita,Archeftia berasal dari Koala."

"...haahh..membosankan~~"keluh Jeline sambil menutup mukanya dngn buku Sejarah.

Sementara itu,

Aretta dan Zein sibuk mengobrol..

Jeline langsung melihat kearah mereka,dan beegumam kesal.

"apa-apaan mereka?...haah dasar,mereka malah bermesraan ketika guru menjelaskan pelajaran.."

*yang dilihat Jeline

"apa?!kau menjadi fans ku sejak aku debut?"

"ssssstttt..pelankan suaramu,guru bisa mendengar kita."

"aku tau kau memiliki potensi untuk menjadi idol,jadi aku mendukungmu~"

"apa kau tau, Kekurangan ku adalah sifatku yang dingin jadi sifatku tidak disukai orang,karna itu para fans terkadang mengeluh saat mereka menyapa aku,namun aku hanya menatap mereka dengan dingin."

"aku suka itu~tapi mungkin lebih baik kau lebih ramah kepada fans, setidaknya tersenyumlah saat mereka menyapa mu."

"mungkin itu ide yang bagus..aku akan mencobanya."

"hhmm..Lihat,bukankah kau sudah mencobanya sekarang?kau bersikap ramah padaku."

"...benar juga"

Tak Lama Kemudian hari sudah sore

Tak terasa,Kini waktu sudah menunjukkan pukul 04:45 .

Para Siswa-siswi sudah mulai berhamburan keluar dari kelas dan bersiap untuk pulang.

Ada juga beberapa murid yang tetap dikelas karena bertugas piket.

"Eh?kau tidak pulang,Aretta?"tanya Jeline pada Aretta yang sedang memungut sampah kertas di meja seorang siswi..

Aretta menengok kearah Jeline yang memanggilnya.

"kau pulang saja duluan,hari ini aku piket."Jawab Aretta sambil berjalan memungut sampah lainnya.

"eh? bukankah kau baru piket kemarin?mengapa kau piket lagi?"tanya Selena dengan bingung.

Aretta berjalan membuang sampah tersebut ketempat sampah lalu menjawab pertanyaan Selena.

"Lia memintaku untuk menggantikannya,ia mempunyai urusan mendadak."Jawab Aretta lalu setelah itu ia mengambil sapu dan mulai menyapu.

"hah?Lia?Preman sekolah itu?astaga...dia membodohi mu,dia hanya tidak ingin piket."Jawab Jeline sambil menaruh tasnya.

"biarkan kami membantumu"kata Jeline sambil mengambil penghapus papan tulis dan mulai menghapus tulisan-tulisan guru di papan tulis.

"haaah, dimana murid lain yang bertugas piket? mereka kabur?"kata Selena dengan kesal lalu ia pun langsung mengambil lap untuk membersihkan meja serta kursi.

Aretta melihat tingkah laku para sahabatnya.Ia berhenti sejenak dan berbicara kepada mereka.

"apa yang kalian lakukan?pulanglah,aku bisa mengatasinya sendiri."

Jeline berhenti saat menghapus papan tulis lalu menjawab Aretta yang menyuruh mereka pulang.

"aku akan membantumu,jangan komplain."Kata Jeline yang berhenti sejenak lalu melanjutkan menghapus papan tulis.

"kamu akan kelelahan jika melakukan ini sendiri,kita akan pulang bersama jadi mari cepat selesaikan."kata Selena sambil mengelap meja serta kursi para murid.

Mereka membersihkan Kelas bersama,Tak terasa kelas sudah bersih,dan mereka sudah selesai membersihkan kelas.

"Terimakasih Teman-teman,Kerja bagus."kata Aretta sambil menghampiri mereka yang sedang duduk kelelahan.

"tidak masalah,ayo. Sebaiknya kita cepat pulang."Kata Selena lalu ia bangkit berdiri mengambil tas nya yang ditaruh dimeja depan.

"dia benar,matahari sudah mulai terbenam."Kata Jeline sambil menggendong tas nya dan mulai berjalan bersama Selena dan Aretta yang sudah siap untuk pulang.

Sore hari yang indah dan Matahari mulai terbenam. Mereka,Aretta Selena serta Jeline berjalan bersamaan menyusuri Toko-toko yang sudah tutup.

Episodes

Download

Like this story? Download the app to keep your reading history.
Download

Bonus

New users downloading the APP can read 10 episodes for free

Receive
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play