Fathomless Dark Depth

Fathomless Dark Depth

CHAPTER 1 - Lahirnya sang penguasa kegelapan

Angin berderuh berhembus pasir.

langit mulai berwarna jingga karena senja.

Matahari terlihat perlahan-lahan mulai terbenam di ufuk barat,

terletak sebuah kota kecil di ujung pinggir dari negeri babylonia,

lahir lah seorang anak lelaki seiring senja mulai semakin gemerlap dan matahari terbenam, dia diberi nama "mesadim", seorang bayi laki laki dari pasangan sederhana di kota kecil tersebut,

ayah nya seorang peternak kuda

dan ibu nya berprofesi pembuat kendi,

ayah mesadim bernama kolik,

dan ibunya bernama tuttana,

kelahiran mesadim sangat disambut hangat oleh keluarganya, dan betapa bahagianya kedua orang tuanya, terkecuali keluarga dari ibunya mesadim yang jahat dan berhati dengki itu,

yang salah satunya adalah bernama "luzea"

kakak dari tuttana ibunya mesadim,

luzea adalah wanita paling angkuh di utara babylonia, dengki serta serakah.

dia secara diam tak merestui hubungan tuttana dan kolik,

karena luzea ingin tuttana menikah dengan pria kaya raya pilihannya, tetapi tuttana menolak dan tidak ingin hidupnya terlalu diatur-atur

pandangan luzea sangat tajam dan dingin kepada bayi tak berdosa itu yang bernama "mesadim"

dan tak segan mempunyai niat untuk mencelakai si bayi, selain itu luzea sudah sangat lama ingin menghancurkan rumah tangga tuttana, ia ingin memisahkan kolik dari tuttana

seminggu kemudian luzea berencana untuk meracuni mesadim,

dia juga memikirkan bagaimana caranya mencelakai bayi tersebut tanpa terjerat hukum babylonia.

1 tahun pun telah berlalu.

luzea pergi ke sebuah gubuk terpencil di ujung lembah jauh dari jangkauan keramaian,

perjalanan 1 jam dari babylonia

dan di gubuk tersebut ada seorang nenek yang sangat tua, berjubah hitam kusam dan ruangan yang penuh guci dan bahan-bahan semacam ramuan dan gulungan-gulungan kertas,

luzea mendiskusikan niat jahatnya kepada nenek tua tersebut serta memberinya sekantong koin emas, lalu nenek tua tersebut memberi luzea sebuah botol kecil berisi cairan aneh berwarna coklat penuh dengan semacam akar-akar kecil, ia berkata

"cukup satu tetes cairan ini ke bubur bayi itu, lalu kemudian saat melewati malam, bubur itu akan mengeras seperti batu di dalam perut bayi itu" dan menyumbat saluran usus dan merusak lambung bayi itu",

kata si nenek tua tersebut sambil terbatuk-batuk karena usia.

luzea tak berkata banyak dan hanya menganggukan kepala saja, lalu kemudian ia bergegas pergi dan berguman saja mengucapkan terima kasih kepada nenek tua tersebut.

Lalu keesokan harinya luzea berkunjung ke rumah tuttana, dan kebetulan saat itu juga tuttana tengah menyuapi bayinya.

Mereka berdua sempat berbincang-bincang untuk beberapa saat. Lalu beberapa menit kemudian, tuttana pergi ke dapur sebentar dan pinta tolong luzea untuk menjaga bayinya sebentar, dan saat itulah kesempatan busuk si luzea mulai dilakukan,

Ia pun memulainya, dengan meneteskan ramuan terkutuk tersebut ke bubur si bayi tersebut. lalu tak lama kemudian sang ibu datang, dan luzea cepat-cepat bergegas ingin pulang dengan alasannya tersendiri.

Kemudian keesokan harinya

Mesadim menangis tak kunjung berhenti ia menangis hingga sore, orang tuanya pun mulai panik, mengapa anaknya menangis terus dari pagi hingga menjelang sore,

Lalu ibunya menyadari ada darah mengalir keluar dari dubur si bayi, kedua orang tuanya pun mulai bertambah panik dan ketakutan bukan main melihat kondisi anaknya tersebut, lalu kolik sang ayah cepat-cepat membawanya ke tabib terdekat.

Tak jauh dari rumahnya, ada seorang tabib bernama "haffat", ditengah-tengah keramaian bazaar pinggir jalan, sampailah sang ayah di tempat sang tabib, dan sempat mengetuk pintu agak lama menunggu keberadaan sang tabib, tak lama sang tabib membuka pintu, dan kolik dengan wajah panik menjelaskan apa yang terjadi kepada tabib, lalu tak lama kemudian sang tabib memeriksa si bayi,

"Masuk lah" "cepat!" Kata sang tabib

Sang tabib menyuruh sang ayah menaruh bayinya di kasur praktek milik sang tabib

Lalu beberapa selang kemudian sang tabib kembali mengecek si bayi

Dengan wajah penuh heran ia melihat perut si bayi,

lalu sang tabib bergumam dalam hati

"Bagaimana mungkin, ini kan ramuan racun kutukan batu buatan seorang penyihir ilmu hitam"

"Bagaimana mungkin ada seseorang yang tega memberikan ini kepada bayi yang tak berdosa"

Sang tabib sengaja tidak ingin sang ayah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi

dan cukup memberi sebuah mantra pelindung sederhana ke bayi tersebut, dan mulai mengobatinya

Sang tabib memberi 3 macam ramuan

Tiap ramuan memiliki jenis botol yang berbeda

"tuangkan setetes cairan ini ke mulut si bayi" berturut turut selama 3 hari,

Ramuan bertutup botol berwarna hijau untuk pagi,

Dan botol berukiran gambar malaikat untuk siang,

Dan botol yang bergambar bulan sabit untuk malam hari"

Gunakan satu kali pakai dalam sehari selama seminggu, dan bayi mu akan sembuh" .. kata sang tabib

Mendengar hal itu sang ayah pun gembira dan senyum, dan mengucapkan terima kasih banyak kepada tabib dengan penuh senyum kebahagiaan

Sang tabib secara diam - diam memberi mantra perisai kepada si bayi agar terlindungi dari segala hal sihir jahat dan tenung iblis

Sang tabib berpesan

"Jangan pernah meninggalkan bayi mu sendirian sedikit pun, apapun yang terjadi, pastikan anak mu selalu ada dalam pengawasan mu, dan tidur di kamar yang sama dengan mu, beri tahu juga istri mu"

"Baiklah tabib" terima kasih banyak

Ujar sang ayah sambil menganggukan kepala

Lalu sang ayah pun bergegas pulang ke rumah

Dan dalam waktu kurun seminggu, mesadim dirawat, sesuai anjuran sang tabib

Dan akhirnya sembuh, dan orang tua mesadim pun sangat gembira dan penuh perasaan lega mengetahui anak nya sembuh total

Luzea bertambah geram dan penuh kebencian melihat mesadim baik-baik saja

Luzea sangat tidak ramah kepada tuttana dan kolik, ia sering menghina mereka secara halus, menyindir, dan membanding-bandingkan mereka dengan hal yang lain, dan terkadang suka mengejek keluarganya sendiri,

Dan selalu iri dan penuh kedengkian, bahkan luzea juga suka iri kepada orang lainnya, bukan hanya kepada keluarga nya saja

Itu seperti penyakit yang sangat melekat di jiwa luzea dan susah hilang,

luzea tidak jauh berbeda dengan saudara dan saudari nya kecuali tuttana

Tuttana memiliki 4 saudara

Luzea, agas, tonna, aida, nurlana,

Agas, tonna dan aida sama busuknya seperti luzea, kecuali nurlana

Nurlana adalah bungsu di keluarga tuttana

Ia baik dan selalu membantu tuttana di kala masa sulit

Agas, tonna dan aida, luzea juga terkenal manusia paling serakah di tanah kelahirannya, mereka suka membuat ulah,

Dan sering mempermalukan orang tua mereka karena sering berbuat hal negatif

mereka suka menipu, berkelahi dengan seseorang dan sebagainya, hal hal tidak baik lainnya.

Semenjak ibu mereka telah tiada, mereka hidup terpisah dan terpencar belah, ayah mereka menikah lagi dan tidak mempedulikan mereka dan pergi ke kota lain di mesir, jauh dari negeri mereka "babylonia"

Sejak saat itu, tonna adik luzea hidup di jalanan bertahun-tahun, dan aida menikah berkali-kali, suka gonta ganti pasangan, sama seperti luzea, mereka adalah wanita materialistik dan manipulatif, mereka tidak menghiraukan keberadaan adik mereka tonna yang nasibnya menjadi pencuri selama hidup di jalanan,

Dan agas hidup di sebuah desa tidak jauh dari babylonia, dia mempunyai perkebunan sendiri dan lahan pertanian, mereka tidak akur satu sama lain dan saling menjelekkan,

Tuttana dan nurlana hidup bersama, pas-pasan, mereka harus bekerja keras untuk melanjutkan hidup,

Tuttana bekerja keras sementara nurlana masih kecil berumur 12 tahun,

Sebelum ia bertemu kolik dan menikah dengannya

Episodes

Download

Like this story? Download the app to keep your reading history.
Download

Bonus

New users downloading the APP can read 10 episodes for free

Receive
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play