ep3

Esok harinya aku kembali belajar kesekolah. Aku sangat malu tentang kejadian kemarin. Aku minta maaf ke teman temanku :"soal kemarin, maaf ya teman teman". Aku menundukkan kepalaku menghadap teman temanku. Pikiran Asuka:'dia minta maaf kenapa ya?, mungkin karna kamarin. "Ah tidak apa apa" Asuka berkata sambil tersenyum manis.

"Ngomong ngomong Velka, jemarin bidikanmu keren sekali looh." Puji Mika. "Ah, terimakasih Mika-chan". Kami mengobrol sambil menunggu bel berbunyi.

Aku menoleh ke beberapa laki laki yang sedang mengobrol. :" Hei Eiji kemari dong, Masashi tidak sedingin itu kok." "Ah males, kemarin aku bertanya ke dia tapi gak di jawab." "Kalo kamu jadi temen akrab dia ga sedingin itu." "Ya kan, Masashi" "humph," "Hei jawab dong!" "hmm hik" Masashi tersenyum pada eiji, meyakinkan eiji. ' ah dia tersenyum. Baru kali ini aku lihat Masashi tersenyum.

Tiba tiba Asuka memanggilku. :" Heeei, kamu dengar tidak." "Ah, iya kok aku dengar." Balasku. "Mmm, ada apa vel?" Tanya Mika. "dia itu.. anak baru yang katanya dingin dan cuek kan." "Iya masa kamu gak tau. Eh, apa jangan jangan dia tadi senyum? Aaah pasti manis sekali." Mika membayankan Masashi yang sedang tersenyum. Pipinya merah.

"Eh, bel sudah bunyi tuh. Kami menyiapkan buku saat guru datang.

Saat pulang sekolah, aku ke sekolah yang didirikan profesor Akira. Aku disini bukan hanya berlatih laido. Tapi juga belajar tentang sejarah bela diri. Seperti Kendo, Ninjutsu, dan yg lainya. Murid disini ada sekitar 18 orang. Hari ini kita bukan jadwalnya berlatih, hari ini kita ulangan.

Aku mengerjakan soal ulangan tentang teknik teknik dalam beladiri Kendo. Bukan hanya belajar tentang Laido tapi juga tentang Kendo. Kami mengerjaka tiga lembar soal. Butuh waktu 40 menit untuk mengerjakanya.

Setelah ulangan, aku menuju ke kantor profesor. Aku harus menjalankan misi. Misinya adalah mengalahkan Valen. Tapi aku belum cukup kuat untuk mengalahkan Valen.

Disini semua murid memiliki partner untuk menjalankan misi masing masing. Tapi hanya aku yang tidak punya partner. Kar naku memiliki misi yang berbeda. Misi teman teman ku di buat oleh guru Mayumi. Sedangkan aku melaksanakan misiku sendiri.

Aku bergegas menyiapkan Peralatanku. Seperti senapan, pedang elektrik, dan panah mini yang kemarin aku gunakan. Aku menyelendang senapan dengan tali ke pungungku. Lalu memasukkan panah mini kedalam kantong saku, lalu aku rekatkan kantong itu. Sedangkan pedangku kumasukan ke ilatan tali dicelanaku.

Sekarang aku akan membahas tentang kedua senjataku. Pertama pedang elektrik pedang ini dibuat loeh profesor Akira bersama profesor lainya yang ikut membantu. Teman profesor Akira adalah ilmuan yang dipekerjakan oleh profesor Akira. Kempali pada pedangku, pedangku ini sangat canggih. Pedanku hanya berupa pegangan pedang atau bawahanya. Tapi ada beberapa tombol yang ada disana. Jika ditekan tombol peratama yang berwarna merah. Akan muncul pedang laser listrik. pedang itu akan membuat orang menyentuh lasernya menyetrum listrik. Aku bisa menekan tombol itu lagi untu menghilangkan lasernya. Tombol kedua berwarna coklat. Jika ditekan dari dalamnya akan muncul pedang besi yang sangat tajam dan unik.

Senjata kedua adalah Hecate. Sebenarnya ini hanya Hecate biasa . Tapi teropongnya bis melihat sampai kejauhan 2km. Teropong ini juga biasa di gunakan teman temanku disini. Hecate ini dibuat oleh perusahaan milik teman profesor Akira. Doctor itu bernama Doctor Daichi. Aku menebutnya Profesor Daichi. profesor Daichi tidak bekerja disini. Dia mengurus perusahaanya sendiri.

Episodes

Download

Like this story? Download the app to keep your reading history.
Download

Bonus

New users downloading the APP can read 10 episodes for free

Receive
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play